
Bola.net - Mauricio Pochettino mengatakan bahwa saat ini yang diperlukan oleh Chelsea adalah menjaga kesatuan baik dari skuad asuhannya maupun dukungan dari para penggemar, usai dipermak Wolverhampton di kandang dengan skor 2-4.
Pochettino telah meminta maaf kepada para pendukung atas cara timnya menyerah di Stamford Bridge, ia mengatakan bahwa tim mudanya membutuhkan dukungan jika mereka ingin membalikkan keadaan yang sampai sekarang merupakan musim Premier League yang menyedihkan.
The Blues berada di posisi ke-11 setelah kalah dari tim asuhan Gary O'Neil, total Ben Chilwell dan kolega sudah mengoleksi 10 kekalahan dari 23 pertandingan liga.
Alhasil, para pendukung merespon dengan menyanyikan nama mantan pemilik Roman Abramovich, dan mencemooh Pochettino dan anak asuhnya di luar lapangan saat jeda babak pertama dan sekali lagi saat peluit akhir pertandingan.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Minta Maaf
Ditanya tentang cemoohan, dengan para pendukung yang meneriakkan kata-kata yang menentang tim mereka sendiri selama pertandingan, Pochettino hanya bisa mengatakan meminta maaf.
"Kami meminta maaf kepada para penggemar dan menerima [situasi] ini," buka Pochettino.
"Persepsi adalah satu hal, yang lain adalah kenyataan. Persepsinya adalah Chelsea seharusnya berada di posisi yang berbeda, tetapi untuk situasi yang berbeda kami tidak berada di sana. Mungkin karena kami tidak cukup baik. Tapi apa yang bisa kami lakukan?
"Yang paling penting sekarang adalah merasakan tanggung jawab. Kami harus menerima bahwa itu adalah organisasi dan tentu saja para pemain yang kami miliki.
Pahami Perasaan Suporter
Hat-trick dari Matheus Cunha telah memberikan Wolves kemenangan pertama mereka di Chelsea sejak 1979 dan hal tersebut sangatlah layak, dengan tim tamu yang lebih kreatif dan klinis dalam penguasaan bola, sedangkan anak asuh Pochettino menderita karena kurangnya kreativitas.
Namun itu adalah penampilan tanpa adanya pertarungan yang membuat para pendukung marah.
"Memahami para penggemar sangatlah penting. Kami ingin meminta maaf dan merasa menyesal. Kami kecewa seperti mereka, tetapi sampai akhir kami harus berjuang bersama-sama.
"Jika kami menginginkan hasil yang baik di masa depan, kami harus tetap bersama. Selama 90 menit, kami harus mencoba untuk bekerja sama," timpalnya.
"Dengan kapasitas yang ada, para penggemar berhak untuk mengkritik dan marah jika performa kami tidak bagus. Namun penting [untuk diingat] bahwa para pemain masih muda. Mereka membutuhkan dukungan."
Akui Ada Tekanan
Sebagian besar kemarahan ditujukan kepada Pochettino secara pribadi, sebuah tanda yang jelas dari masa jabatannya bahwa dukungan untuk sang manajer berada di bawah tekanan.
"Pada saat ini, itu tidak menyenangkan," katanya. "Namun saya pikir kami harus terus maju.
"Anda harus meyakinkan para pemain, mendorong mereka untuk tidak pernah menyerah dan berani serta bangkit. Pemimpinlah yang harus ada di sana, memiliki ketenangan untuk mendorong mereka.
"Mereka merasakan tekanan dan mereka membutuhkan bantuan dari para penggemar selama 90 menit. Ini bukan untuk menuntut apa-apa. Namun, sangat mudah untuk berada di luar dan menonton.
"Ketika tekanan itu datang, terkadang itu tidak mudah. Kami harus berada di belakang mereka."
Sumber: Evening Standart
Penulis: Yoga Radyan
Klasemen Premier League 2023/24
Baca Juga:
- Rasmus Hojlund Mendadak Gacor, Apa Sih Rahasianya, Erik Ten Hag?
- Menghilang Lagi, Dominik Szoboszlai Dipastikan Alami Cedera
- Chelsea Semakin Bobrok, Istri Thiago Silva Minta Mauricio Pochettino Dipecat: Mumpung Belum Terlambat!
- Kehancuran Chelsea dan Kerinduan pada Roman Roman Abramovich
- Bukan Cedera Parah, Mikel Arteta Sebut Kondisi Bukayo Saka Baik-Baik Saja
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
6 Pelatih Nganggur yang Bisa Gantikan Mauricio Pochettino di Chelsea
Editorial 6 Februari 2024, 15:40
-
Chelsea yang Sekarang Bukanlah Chelsea yang Dulu
Liga Inggris 6 Februari 2024, 12:17
-
Chelsea Diminta Bersabar dengan Mauricio Pochettino
Liga Inggris 6 Februari 2024, 11:45
-
Terkuak, Bayern Munchen Sempat PDKT dengan Mykhaylo Mudryk di Deadline Day!
Bundesliga 6 Februari 2024, 08:35
-
Chelsea Pecat Mauricio Pochettino: Yang Bener Aja? Rugi Dong!
Liga Inggris 6 Februari 2024, 08:15
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Lecce vs Inter: Federico Dimarco
Liga Italia 22 Februari 2026, 03:18
-
Pertandingan 'Gila' di Championship: Wrexham Jungkalkan Ipswich Town 5-3
Liga Inggris 22 Februari 2026, 03:02
-
Man of the Match Osasuna vs Madrid: Ante Budimir
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:47
-
Man of the Match Chelsea vs Burnley: Joao Pedro
Liga Inggris 22 Februari 2026, 02:41
-
Hasil Osasuna vs Madrid: Bobol Menit Akhir, Los Blancos Tersungkur di El Sadar
Liga Spanyol 22 Februari 2026, 02:38
-
Hasil Lecce vs Inter: Jungkalkan I Giallorossi, Nerrazurri Menjauh Dari Kejaran AC Milan
Liga Italia 22 Februari 2026, 02:15
-
5 Pelajaran Penting untuk AC Milan Usai Duel Lawan Como: Scudetto Kian Menjauh?
Liga Italia 22 Februari 2026, 00:28
-
Hasil Bayern vs Eintracht Frankfurt: Menang walau Ditekan Hebat di Pengujung Laga
Bundesliga 22 Februari 2026, 00:07
-
Hasil Chelsea vs Burnley: Gol Telat Flemming Buyarkan Kemenangan The Blues
Liga Inggris 22 Februari 2026, 00:06
-
Man of the Match Juventus vs Como: Mergim Vojvoda
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:42
-
Prediksi Milan vs Parma 23 Februari 2026
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:29
-
Hasil Juventus vs Como: Kekalahan di Turin Dorong Bianconeri ke Ambang Krisis
Liga Italia 21 Februari 2026, 23:22
-
Masalah Lain Arsenal Musim Ini: Sudah 6 Kali Lawan Tim EPL dengan Pelatih Baru
Liga Inggris 21 Februari 2026, 22:57
-
Hasil BRI Super League: Persebaya Terkapar, 2 Laga Lain Imbang
Bola Indonesia 21 Februari 2026, 22:57
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR