Bola.net - Fans Arsenal yang tergabung dalam 'Arsenal Supporters Trust' mengecam keputusan pihak manajemen tim yang terlihat kurang ambisius dalam mendapatkan pemain baru.
Chief executive Arsenal, Ivan Gazidis menyatakan bahwa Arsene Wenger akan menjadi salah satu pelatih yang akan sibuk pada bursa transfer Januari kemarin. Namun pada kenyataannya, tak ada pengeluaran besar seperti apa yang telah dijanjikan.
Selama jendela transfer, The Gunners hanya mampu mendatangkan satu pemain, Nacho Monreal yang diperkirakan berharga 8,5 juta pounds. Tak ayal AST pun merasa kesal dan mengecam keputusan yang diambil para petinggi klub.
"Daya saing kami menghilang dan infrastruktur sepakbola kami tidak berjalan degan baik. Hal terpenting yang kami inginkan adalah Arsenal harus memiliki ambisi lebih - dan menggunakan sumber-sumber yang telah diberikan oleh para fans," tukas Tim Payton selaku juru bicara AST.
Bahkan, Payton menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan analisa dan menemukan bahwa Arsenal sebenarnya memiliki dana sekitar 50 hingga 70 juta pounds. Akan tetapi jumlah tersebut sama sekali tidak mereka gunakan.
Kekecewaan mereka semakin bertambah karena para suporter telah memberikan kontribusi dengan rela membayar harga tiket pertandingan yang mahal. Akan tetapi, pihak manajemen sama sekali tidak membalas hal tersebut dengan tindakan nyata yang bisa membuat Meriam London mengakhiri puasa gelar mereka.
"Suporter Arsenal harus membayar salah satu harga tiket termahal di dunia sepakbola, hanya untuk memberikan sumber dana yang besar kepada klub, namun ambisi serta kemauan untuk menggunakan hal itu sama sekali tidak ada," lanjut Payton. (mtr/bgn)
Chief executive Arsenal, Ivan Gazidis menyatakan bahwa Arsene Wenger akan menjadi salah satu pelatih yang akan sibuk pada bursa transfer Januari kemarin. Namun pada kenyataannya, tak ada pengeluaran besar seperti apa yang telah dijanjikan.
Selama jendela transfer, The Gunners hanya mampu mendatangkan satu pemain, Nacho Monreal yang diperkirakan berharga 8,5 juta pounds. Tak ayal AST pun merasa kesal dan mengecam keputusan yang diambil para petinggi klub.
"Daya saing kami menghilang dan infrastruktur sepakbola kami tidak berjalan degan baik. Hal terpenting yang kami inginkan adalah Arsenal harus memiliki ambisi lebih - dan menggunakan sumber-sumber yang telah diberikan oleh para fans," tukas Tim Payton selaku juru bicara AST.
Bahkan, Payton menyatakan bahwa pihaknya telah melakukan analisa dan menemukan bahwa Arsenal sebenarnya memiliki dana sekitar 50 hingga 70 juta pounds. Akan tetapi jumlah tersebut sama sekali tidak mereka gunakan.
Kekecewaan mereka semakin bertambah karena para suporter telah memberikan kontribusi dengan rela membayar harga tiket pertandingan yang mahal. Akan tetapi, pihak manajemen sama sekali tidak membalas hal tersebut dengan tindakan nyata yang bisa membuat Meriam London mengakhiri puasa gelar mereka.
"Suporter Arsenal harus membayar salah satu harga tiket termahal di dunia sepakbola, hanya untuk memberikan sumber dana yang besar kepada klub, namun ambisi serta kemauan untuk menggunakan hal itu sama sekali tidak ada," lanjut Payton. (mtr/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Wenger Tepis Isu Krisis di Emirates
Liga Inggris 4 Desember 2012, 15:30
-
Foto: Kecele, Giroud Minta Kausnya Kembali
Open Play 31 Oktober 2012, 15:20
-
Giaccherini: Waspadai Bendtner, Italia!
Piala Dunia 16 Oktober 2012, 00:30
-
Giroud Berharap Rekor Tak Terkalahkan Arsenal Berlanjut
Liga Inggris 29 September 2012, 01:30
-
Preview: Montpellier vs Arsenal, Laga Spesial Giroud
Liga Champions 18 September 2012, 13:08
LATEST UPDATE
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00





















KOMENTAR