Bola.net - - Mantan pemain Napoli, Pepe Reina, menegaskan bahwa skema 'Sarriball' akan mendapatkan panggung spesial di kancah sepak bola Inggris. Oleh karena itu, ia berharap Chelsea akan mempertahankan pelatih yang mencetus taktik tersebut, Maurizio Sarri.
Sarri berlabuh di Stamford Bridge pada musim panas lalu dengan membawa serta skema 'Sarriball'. Hal itu dibuktikan dengan kehadiran pemain andalannya di Napoli, Jorginho, yang dianggap sebagai kunci dari taktik tersebut.
'Sarriball' menyuguhkan permainan menyerang nan atraktif, namun membutuhkan pemahaman taktik yang mendalam. Dalam beberapa kesempatan, Sarri kerap menegaskan bahwa skema itu belum benar-benar bisa dipraktekkan oleh para pemain Chelsea.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Keluar Secara Alami
'Sarriball' ini juga yang membuat Sarri kini berada di ambang pintu keluar Stamford Bridge. Para penggemar nampaknya tidak senang lantaran Chelsea menuai serangkaian hasil buruk pada awal tahun 2019 ini, termasuk saat kalah dari Manchester City 0-6.
Bahkan rumor pemecatan tidak kunjung mereda, meskipun prestasi Chelsea di bawah asuhannya terbilang cukup apik. Selain berhasil finis di peringkat tiga Premier League musim ini, The Blues juga mampu menjadi runner-up Carabao Cup serta finalis Liga Europa.
Pepe Reina, yang pernah diasuh Sarri selama tiga musim di Napoli, meyakini bahwa Chelsea seharusnya mempertahankan pria berumur 60 tahun tersebut. Ia percaya bahwa skemanya membutuhkan waktu agar bisa dimainkan secara natural.
"Pada beberapa poin, [Sarriball] sudah menjadi hal yang natural bagi kami. Kami memainkannya bahkan dengan mata tertutup. Ia hanya ingin anda lebih berani dalam menguasai bola dan pada akhirnya, itu akan keluar secara alami," tutur Reina kepada Independent.
Pelatih Komplit
Reina paham akan kualitas Sarri, dan mantan pelatihnya itu tidak hanya memiliki 'Sarriball' di kantongnya. Ia menganggap Sarri sebagai pelatih komplit yang selalu memberi ruang khusus untuk sepak bola di kepalanya.
"Sarri adalah pelatih yang sangat komplit. Dia sangat memerhatikan setiap detilnya," tambah pemain yang kini berseragam AC Milan tersebut.
"Tidak hanya berfokus pada itu [pada Sarriball]. Dia bisa terlihat gila karena dia senang memikirkan sepak bola, 24 jam per harinya," tandasnya.
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Marcos Alonso: Chelsea Lebih Terbiasa Juara Ketimbang Arsenal
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 22:30
-
Live Streaming Chelsea vs Arsenal di Vidio Premier
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 22:00
-
Lawan Chelsea, Petr Cech Diyakini akan Tampil Profesional
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 20:00
-
Final Liga Europa, Arsenal Tidak Berada Dalam Tekanan
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 19:40
-
Ini Kiat-Kiat Menghentikan Eden Hazard versi Legenda Arsenal
Liga Eropa UEFA 29 Mei 2019, 19:20
LATEST UPDATE
-
Sejarah Baru, Como Lolos Liga Champions untuk Pertama Kali!
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:13
-
Kata-kata Allegri Setelah AC Milan Gagal Lolos Liga Champions
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:09
-
AC Milan dan Juventus Gagal Lolos ke Liga Champions Musim Depan
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:03
-
Man of the Match Torino vs Juventus: Dusan Vlahovic
Liga Italia 25 Mei 2026, 05:01
-
Rekap La Liga 2025/2026: Juara, Wakil Eropa, Degradasi dan Promosi
Liga Spanyol 25 Mei 2026, 05:00
-
Tangis Mohamed Salah
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:47
-
Janji Perubahan dari Arne Slot untuk Liverpool Musim Depan
Liga Inggris 25 Mei 2026, 04:28
-
Man of the Match Milan vs Cagliari: Gennaro Borrelli
Liga Italia 25 Mei 2026, 04:23
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25
























KOMENTAR