Bola.net - - Manajer Manchester United, Jose Mourinho, sudah memecat anak gawang klub di Old Trafford, dan menggantikan mereka dengan pemain dari akademi.
Bos Setan Merah tidak senang melihat betapa lambannya bola masuk lagi ke dalam lapangan. Dan sang manajer memutuskan untuk memecat para anak gawang yang ditunjuk oleh Manchester United Foundation.
Menurut laporan yang diturunkan The Mirror, Mourinho sudah mengubah sistem yang ada dan menghentikan MU Foundation mengirim anak gawang, dimulai dengan pertandingan kandang melawan Liverpool pekan lalu.
Pria Portugal lantas memilih untuk menunjuk para pemain muda dari akademi, yang ia yakini mampu memahami permainan dengan lebih baik dan bisa mengembalikan bola lebih cepat.
Sumber United mengatakan: "Manajer tak senang dengan apa yang ada sebelumnya. Dia ingin anak gawang yang bekerja lebih cepat - terutama ketika United menyerang atau waktu hampir habis."
"Dia merasa dengan mendatangkan pemain akademi - mereka yang bisa memahami permainan, akan tahu betapa pentingnya memasukkan bola dengan cepat."
"Tentu saja, ada spekulasi apakah hal yang sama akan dilakukan ketika tim lawan yang menyerang."
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
PSG, MU dan Arsenal Rebutan Goncalo Guedes
Liga Inggris 23 Januari 2017, 23:37
-
Griezmann: Maaf Memphis, Old Trafford Lebih Baik!
Liga Inggris 23 Januari 2017, 19:35
-
Memphis Depay dan Debut Impresifnya di Lyon
Liga Eropa Lain 23 Januari 2017, 19:02
-
Mourinho Tak Puas dengan Lini Depan, MU Cari Striker Baru?
Liga Inggris 23 Januari 2017, 16:00
-
Griezmann Dijual Demi Kandang Baru Atletico?
Liga Spanyol 23 Januari 2017, 14:20
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Amerika Serikat vs Belgia: Charles De Ketelaere
Piala Dunia 7 Juli 2026, 09:26
-
Sudah Waktunya Pensiun dari Timnas Portugal, Wahai Cristiano Ronaldo?
Piala Dunia 7 Juli 2026, 07:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR