
Bola.net - Tidak semua dongeng di sepak bola berakhir bahagia. Tiga tim yang naik kasta ke Premier League musim ini datang dengan harapan dan semangat baru, tapi realitas di kasta tertinggi sepak bola Inggris begitu keras.
Leicester City, Southampton, dan Ipswich Town mencoba menantang dominasi para elite. Mereka membawa semangat juang dan mimpi besar dari Championship. Sayangnya, kenyataan di Premier League tak selalu ramah pada tim-tim baru.
Musim ini belum sepenuhnya rampung, tapi nasib dua dari tiga tim promosi sudah dipastikan tamat. Leicester dan Southampton harus menerima kenyataan pahit terdegradasi dan kembali ke Championship.
Leicester: Jatuh Lebih Dalam Setelah Bangkit

Kisah Leicester seolah menegaskan bahwa keajaiban tak selalu terulang dua kali. Setelah sempat bangkit dari keterpurukan musim lalu, mereka gagal menyesuaikan diri dengan kerasnya persaingan Premier League.
Dari 33 pertandingan sejauh ini, Leicester hanya mampu meraih empat kemenangan dan enam hasil imbang. Kebobolan 73 gol dan hanya mencetak 27 memperlihatkan betapa rapuhnya lini belakang mereka.
Alih-alih mengejutkan, performa Leicester musim ini justru menjadi pengingat bahwa membangun kembali kekuatan setelah degradasi sebelumnya butuh lebih dari sekadar semangat. Mereka tampak belum siap.
Southampton: Kembali, Lalu Tersungkur

Southampton juga mengalami musim yang sangat sulit. Mereka hanya menang dua kali dari 33 laga yang telah dimainkan, hasil yang sangat jauh dari ekspektasi.
Dengan selisih gol terburuk di antara ketiganya (24 gol memasukkan, 78 kebobolan), pertahanan mereka menjadi titik lemah yang tak pernah bisa diperbaiki. Bahkan dengan lima pertandingan tersisa, peluang mereka untuk bertahan sudah tertutup.
Bagi The Saints, musim ini menjadi pengingat betapa curamnya tanjakan dari Championship ke Premier League. Mereka naik kembali terlalu cepat, tanpa kesiapan yang cukup.
Ipswich: Menunggu Kepastian yang Menyakitkan

Satu-satunya tim promosi yang belum dipastikan degradasi secara matematis adalah Ipswich Town. Namun, dengan hanya 21 poin dan lima laga tersisa, keajaiban tampaknya terlalu jauh untuk dijangkau.
Ipswich berada di posisi ke-18, terpaut 15 poin dari zona aman yang saat ini ditempati West Ham. Dengan statistik empat kemenangan, sembilan imbang, dan 20 kekalahan, kebangkitan terlihat sangat mustahil.
33 gol dan 71 kebobolan menunjukkan ketimpangan kualitas yang mereka miliki. Kini, Ipswich hanya menunggu waktu untuk kembali ke Championship, menyusul dua rekannya yang telah lebih dulu gugur.
Tiga tim promosi, tiga kisah kegagalan. Premier League kembali menunjukkan bahwa hanya tim yang benar-benar siap secara teknis, taktis, dan mental yang mampu bertahan di antara para elite.
Klasemen Premier League
Baca Artikel-artikel Menarik Lainnya:
- Menuju Keabadian: 4 Ujian Terakhir PSG dalam Upaya Merajut Rekor Tak Terkalahkan
- Misi Ganda Real Madrid: Perburuan Gelar La Liga dan Persiapan El Clasico di Final Copa
- Bentuk Perlawanan Terakhir Arsenal: Tunda Pesta Juara Liverpool
- Inter Merawat Mimpi Treble, Milan Menjaga Harapan Terakhir ke Eropa
- Prediksi Getafe vs Real Madrid 24 April 2025
- Prediksi Arsenal vs Crystal Palace 24 April 2025
- Prediksi Inter Milan vs AC Milan 24 April 2025
- Anthony Elanga: Permata yang Disia-siakan Manchester United
- Leeds United, Mesin Gol yang Siap Menggebrak Premier League
- Pascal Struijk: Darah Indonesia di Jantung Promosi Leeds United
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming Arsenal vs Crystal Palace - Premier League/Liga Inggris
Liga Inggris 23 April 2025, 23:00
-
Menolak 'Dikadalin', MU Bakal Nego Sadis Victor Osimhen
Liga Inggris 23 April 2025, 20:50
-
Selain Cunha, Manchester United Juga Kebut Transfer Liam Delap
Liga Inggris 23 April 2025, 20:40
-
Mau Franco Mastantuono, MU Harus Siap Uang Segini
Liga Inggris 23 April 2025, 20:22
LATEST UPDATE
-
Tempat Menonton Benfica vs Real Madrid: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 23:13
-
Legenda Man United Sebut Ruben Amorim 'Bunuh' Karier Kobbie Mainoo
Liga Inggris 17 Februari 2026, 21:56
-
Tempat Menonton Galatasaray vs Juventus: Live Streaming Liga Champions di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 21:34
-
Live Streaming Dortmund vs Atalanta - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Monaco vs PSG - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Live Streaming Benfica vs Real Madrid - Link Nonton Liga Champions/UCL di Vidio
Liga Champions 17 Februari 2026, 20:00
-
Jadwal Persib vs Ratchaburi Rabu 18 Februari 2026, Siaran Langsung RCTI dan GTV
Bola Indonesia 17 Februari 2026, 19:55
LATEST EDITORIAL
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
-
9 Pemain yang Tinggalkan Manchester United Musim Panas Lalu dan Nasib Mereka Sekarang
Editorial 12 Februari 2026, 22:39
-
10 Atlet dengan Bayaran Tertinggi di 2026: Ronaldo Kalahkan LeBron James dan Messi
Editorial 12 Februari 2026, 21:52
-
Jika Berpisah dengan Liverpool, Ini 5 Klub Potensial untuk Arne Slot
Editorial 11 Februari 2026, 23:48




















KOMENTAR