Bola.net - Thomas Tuchel seharusnya tahu bahwa posisinya di Chelsea tidak benar-benar aman. Tuchel bisa dipecat kapan saja jika hasil di lapangan tidak mendukung.
Akhir pekan lalu, Chelsea memetik kemenangan 2-0 atas Tottenham di Premier League. Hasil ini begitu penting bagi Chelsea, bukan hanya soal tiga poin.
Pasalnya, kemenangan itu sekaligus mengakhiri laju empat pertandingan tanpa kemenangan di liga. Chelsea sedang tersandung masalah, untung Tuchel masih selamat.
Terus merosot
Chelsea saat ini ada di peringkat tiga klasemen sementara, selisih tipis dari Liverpool, tapi tertinggal jauh dari Manchester CIty. Posisi ini cukup mengecewakan karena Chelsea sempat memuncaki klasemen.
Performa mereka merosot drastis dalam dua bulan terakhir. Tuchel tidak bisa segera menemukan solusi ketika kehilangan banyak pemain intinya.
Kemerosotan Chelsea inilah yang bisa membuat Tuchel kehilangan pekerjaannya. Julien Laurens, analis Premier League, yakin betul Tuchel sudah mengetahui situasi itu.
"Dia [Tuchel] sudah sangat memahami aturan main di klub seperti Chelsea. Dia adalah salah satu pelatih paling cerdas yang pernah saya jumpai," ujar Laurens di ESPN FC.
Rawan dipecat
Menurut Laurens, Tuchel seharusnya sadar bahwa klub seperti Chelsea hanya mementingkan hasil di lapangan. Begitu hasil kurang memuaskan dan tidak segera diperbaiki, Tuchel bisa dengan mudah dipecat.
"Dia tahu bahwa begitu tiba harinya mereka tidak bisa meraih hasil maksimal, yang berarti tidak ada lagi final FA Cup, Liga Champions, Piala Liga," lanjut Laurens.
"Ketika Anda tidak cukup bagus untuk bersaing di Liga Champions atau di liga, dia tahu bahwa dia bakal dipecat dan pelatih lain akan datang menggantikannya," tutupnya.
Sumber: ESPN FC
Jangan lewatkan ini Bolaneters!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Diincar Barcelona, Chelsea Optimistis Cesar Azpilicueta Bakal Bertahan
Liga Inggris 28 Januari 2022, 19:34
-
Lyon Tolak Pulangkan Emerson Palmieri ke Chelsea
Liga Inggris 28 Januari 2022, 18:58
-
Kabar Baik Chelsea! Reece James Bisa Comeback Lebih Cepat
Liga Inggris 28 Januari 2022, 17:47
-
Mempertanyakan Keputusan Chelsea Jual Tammy Abraham dan Beli Romelu Lukaku
Liga Inggris 28 Januari 2022, 09:24
-
Skenario Transfer Chelsea: Bisa Satukan Matthijs de Ligt dan Frenkie de Jong!
Liga Inggris 28 Januari 2022, 05:30
LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR