Bola.net - Virgil Van Dijk mengaku ia awalnya tak paham seberapa besar Liverpool itu dan baru menyadarinya saat ia bermain di Southampton.
Van Dijk termasuk pemain yang cukup telat berkembang. Ia mulai karir profesionalnya bersama Groningen pada tahun 2011. Dua tahun kemudian ia gabung dengan Celtic di Skotlandia.
Performanya menarik perhatian Southampton dan pada tahun 2015, mereka menariknya ke Premier League. Di Soton, Van Dijk mulai menunjukkan kemampuannya sebagai bek tengah yang solid.
Ia kemudian diincar Manchester City, Liverpool, dan Chelsea. Namun pada akhirnya ia memilih gabung The Reds pada musim dingin 2018 dengan bandrol mencapai 75 juta pounds.
Di Liverpool, Van Dijk berkembang jadi bek terbaik dunia, di usia 27 tahun. Ia juga menjadi andalan lini pertahanan Timnas Belanda. Bek kelahiran Breda ini dikenal sebagai bek yang sulit dilewati dalam duel satu lawan satu.
Tak Paham Seberapa Besar Liverpool
Virgil Van Dijk mengenang masa-masa sebelum ia pindah ke Liverpool. Bek berusia 28 tahun ini mengatakan sebelumnya ia buta informasi soal klub Merseyside tersebut.
Ia akhirnya baru mulai merasakan aura kebesaran Liverpool setelah bermain di Inggris bersama Southampton. Terlebih ia sempat bermain melawan mereka dan bertemu dengan para suporternya.
Pada akhirnya, hal itu ikut membantu Van Dijk membuat keputusan untuk mengacuhkan Manchester City dan memilih Liverpool.
"Sungguh tidak nyata bagi saya harus membuat keputusan ke mana harus pergi pada saat itu. Perasaan instan ada di sana dengan Liverpool dan mereka memenuhi sebagian besar persyaratan saya," kata Van Dijk dalam sebuah wawancara dengan Jamie Redknapp di Sky Sports.
"Ketika saya pergi ke Celtic, saya tidak menyadari seberapa besar mereka pada waktu itu, tetapi saya memiliki perasaan sebelum saya bergabung dengan Liverpool seberapa besar Liverpool sebenarnya," serunya.
"Anda melihat semua pertandingan mereka, saya sudah bermain di sana dua kali sebelum saya bergabung dengan mereka, dan selama waktu sebelum saya masuk, saya bertemu begitu banyak orang, penggemar Liverpool, yang akan mengatakan, 'Saya harap Anda bergabung dengan kami'," tuturnya.
Everton dan Kemajuan Liverpool
Virgil Van Dijk langsung bisa beradaptasi dengan Liverpool setelah pindah ke Anfield. Ia bahkan langsung dimainkan saat The Reds bersua Everton dan bahkan langsung mencetak gol.
Van Dijk juga berhasil membantu Liverpool masuk ke dua final Liga Champions, dan memenangi satu di antaranya. Dua gelar lainnya menyusul dan musim ini ia sebenarnya nyaris membawa The Reds juara Premier League.
Van Dijk mengaku sangat mengingat debutnya bersama Liverpool. Dan setelah melihat perjalanannya sejauh ini, ia mengaku senang karena dirinya dan The Reds telah berkembang begitu jauh dan ia berharap situasinya akan terus seperti itu.
"Itu istimewa, dan ketika segala sesuatunya selesai dan Anda mulai bermain, debut saya melawan Everton adalah sesuatu yang tidak akan pernah saya lupakan," seru Van Dijk.
"Bagaimana keadaan pada akhirnya; dimulai pada musim dingin, mencapai final Liga Champions, kekecewaan karena kalah, tetapi kemudian memenangkannya setahun kemudian, nyaris mendekati memenangkan Premier League dan jelas sekarang kami berada dalam posisi yang sangat beruntung untuk mudah-mudahan bisa melewati batas ketika segalanya mulai bergerak lagi," serunya.
"Kami membuat kemajuan besar sebagai sebuah tim dan saya sendiri jelas telah membuat kemajuan besar," tandas Van Dijk.
(sky sports)
Baca Juga:
- Ralf Rangnick: Timo Werner Cocok Bermain di Liverpool
- 7 Pemain Terbaik Liverpool Asal Amerika Selatan, Luis Suarez Nomor Satu
- Ranking 50 Pemain Terbaik yang Tak Pernah Raih Gelar Premier League: Gerrard Nomor 2
- Jika Laga Hanya Berlangsung 80 Menit, Liverpool Tetap Unggul di Klasemen Premier League
- RB Leipzig ke Timo Werner: Lihat Naby Keita di Liverpool, Gagal kan?
- Gary Neville Sebut Wan-Bissaka Lebih Baik Ketimbang Trent, Tapi...
- Abaikan Man City Demi Liverpool, Ini Alasan Van Dijk
- Lucas Memprediksi Trent Bakal Jadi Salah Satu Pemain Terbaik Dunia
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mahrez Pernah Dilirik Liverpool, Tapi Batal Direkrut Gara-Gara Salah
Liga Inggris 11 Mei 2020, 21:47
-
Pemerintah Inggris Beri Lampu Hijau Premier League Digelar Kembali
Liga Inggris 11 Mei 2020, 19:54
-
Arsenal Batal, Thomas Partey ditawarkan ke Liverpool
Liga Inggris 11 Mei 2020, 18:34
LATEST UPDATE
-
Prediksi Milan vs Genoa 9 Januari 2026
Liga Italia 8 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Atletico Madrid vs Real Madrid 9 Januari 2026
Liga Spanyol 8 Januari 2026, 02:00
-
Tempat Menonton Man City vs Brighton: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 01:09
-
Prediksi PSG vs Marseille 9 Januari 2026
Liga Eropa Lain 8 Januari 2026, 01:00
-
Tempat Menonton Fulham vs Chelsea: Jadwal Live Streaming dan Tayang di Mana?
Liga Inggris 8 Januari 2026, 00:35
-
BRI Super League: Persebaya Menggebrak dengan Pelatih dan 2 Pemain Asing Baru
Bola Indonesia 7 Januari 2026, 21:57
-
Rodrygo Naik Level: Dari Cadangan Jadi Andalan Baru Real Madrid
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 21:34
-
AC Milan Pilih Jadi Penonton Persaingan Scudetto Serie A 2025/2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 20:48
-
Tiket Early Bird KLBB 2026 Ludes Secepat Kilat, Habis Tak Sampai Satu Jam
Lain Lain 7 Januari 2026, 20:38
-
Live Streaming Parma vs Inter - Link Nonton Serie A/Liga Italia di Vidio
Liga Italia 7 Januari 2026, 19:45
-
Ole Gunnar Solskjaer Muncul di Cheshire, Segera Kembali ke Manchester United?
Liga Inggris 7 Januari 2026, 19:42
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR