
Bola.net - Chelsea mulai bergerak serius mencari sosok baru untuk memimpin proyek mereka musim depan. Nama Xabi Alonso kini muncul sebagai kandidat paling kuat untuk mengambil alih kursi panas di Stamford Bridge.
Manajemen The Blues disebut sudah melakukan pendekatan awal kepada pelatih asal Spanyol tersebut. Meski begitu, Alonso belum sepenuhnya memberi lampu hijau untuk menerima pekerjaan itu.
Situasi ini membuat negosiasi berjalan cukup hati-hati di balik layar. Alonso dikabarkan masih menyimpan trauma setelah pengalaman singkat dan penuh tekanan bersama Real Madrid.
Di sisi lain, Chelsea melihat Alonso sebagai figur ideal untuk membangun ulang identitas tim mereka. Reputasinya yang melejit bersama Bayer Leverkusen membuat namanya sulit diabaikan oleh petinggi klub London Barat tersebut.
Alonso Minta Jaminan Khusus Sebelum Datang ke Stamford Bridge

Chelsea dilaporkan telah membuat kemajuan penting dalam upaya merekrut Xabi Alonso. Namun, mantan gelandang Liverpool itu belum ingin terburu-buru mengambil keputusan besar mengenai masa depannya.
Pelatih berusia 44 tahun tersebut disebut meminta jaminan yang jelas dari manajemen Chelsea sebelum bersedia menandatangani kontrak. Ia ingin memastikan proyek yang ditawarkan benar-benar stabil dan mendukung visi jangka panjangnya.
Menurut laporan The Times, Alonso juga meminta kepastian terkait kendali tim dan dukungan penuh terhadap arah pembangunan tim. Hal itu muncul setelah pengalaman buruknya bersama Real Madrid yang hanya bertahan tujuh bulan meski sempat menandatangani kontrak tiga tahun pada Januari lalu.
Meski Chelsea dipastikan absen dari Liga Champions musim depan, Alonso tetap terbuka untuk melakukan pembicaraan lebih lanjut. Reputasinya sebagai pelatih masih sangat tinggi usai membawa Bayer Leverkusen mencatat musim tak terkalahkan dan menjuarai Bundesliga 2024.
Florentino Perez Pasang Badan untuk Alonso

Bayang-bayang kegagalan Alonso di Real Madrid memang masih menjadi sorotan. Akan tetapi, Presiden Real Madrid Florentino Perez justru memberikan pembelaan terbuka terhadap mantan pelatihnya tersebut.
Perez menilai masalah utama Madrid saat itu bukan berasal dari kualitas taktik Alonso. Ia menyebut jadwal padat dan badai cedera menjadi faktor besar yang menghancurkan performa tim sepanjang musim.
Berbicara kepada La Sexta, Perez mengatakan bahwa keputusan menunjuk Alonso sebenarnya bukan sebuah kesalahan. Ia juga mengungkapkan bahwa kondisi skuad yang tidak ideal membuat situasi menjadi semakin sulit dikendalikan.
"Merekrutnya bukanlah sebuah kesalahan. Kami tidak memiliki persiapan pramusim (karena Piala Dunia Antarklub). Ketika Anda terus bermain pada hari Rabu dan Minggu tanpa dasar tersebut, kebugaran Anda pasti akan menurun," tutur Perez, seperti dikutip dari Goal.
"Kami mengalami 28 cedera. Kami pikir transfer itu akan menyelesaikannya, tetapi solusi itu hanya sementara dan performa kembali menurun."
Chelsea Tetap Siapkan Kandidat Pelatih Lain

Walaupun Alonso menjadi prioritas utama, Chelsea tidak ingin mengambil risiko terlalu besar dalam proses pencarian pelatih baru. Klub tetap menyiapkan sejumlah opsi lain apabila negosiasi dengan Alonso gagal mencapai kesepakatan.
The Blues disebut telah mempersempit daftar calon pelatih menjadi lima nama berbeda. Langkah ini dilakukan setelah Liam Rosenior hanya bertahan selama 106 hari sebelum akhirnya dipecat pada April lalu.
Salah satu nama yang masuk radar Chelsea adalah pelatih Bournemouth, Andoni Iraola. Selain itu, pelatih Fulham Marco Silva juga dikabarkan sudah dihubungi sebagai opsi cadangan oleh manajemen klub.
Meski demikian, pengalaman dan reputasi Alonso dinilai masih berada di level berbeda dibanding kandidat lainnya. Chelsea percaya sosok mantan pemain Liverpool, Real Madrid, dan Bayern Munchen itu mampu menjadi figur transformasional untuk membawa klub kembali bersaing di papan atas Premier League dan kompetisi elite Eropa.
Klasemen Liga Inggris
(The Times/Goal)
Baca Juga:
- Juventus Incar Frattesi, Inter Minta Tukar dengan Cambiaso
- Barcelona Siap Buka Negosiasi Lagi untuk Marcus Rashford, Opsi Pinjaman Jadi Solusi
- Barcelona Bidik Alternatif, Negosiasi Julian Alvarez dengan PSG Semakin Serius
- Federico Valverde Bermasalah di Real Madrid, Manchester United Siap Manfaatkan Situasi
- Barcelona Kalah Cepat, Anthony Gordon Sudah Sepakat dengan Bayern Munchen
- MU Diam-diam Temui Andoni Iraola, Posisi Michael Carrick Terancam?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Final FA Cup: Chelsea Bisa Mengalahkan Siapa Pun, Termasuk Man City
Liga Inggris 15 Mei 2026, 16:37
LATEST UPDATE
-
Kenapa Tielemans yang Ambil Penalti, Bukan Lukaku?
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:55
-
Belgia Bertahan dalam Harapan, lalu Mengubahnya Menjadi Kemenangan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:50
-
Senegal dan Mimpi yang Buyar dalam Hitungan Menit
Piala Dunia 2 Juli 2026, 08:35
-
Belgia, Jepang, dan Senegal: 2 Kisah Comeback yang Sulit Dilupakan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 07:47
-
Belgia Menunggu Lawan Berikutnya
Piala Dunia 2 Juli 2026, 07:06
-
Man of the Match Belgia vs Senegal: Youri Tielemans
Piala Dunia 2 Juli 2026, 06:14
-
Apresiasi untuk Lionel Mpasi
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:13
-
Inggris vs RD Kongo: Pertandingan yang Gila
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:07
-
RD Kongo Sudah Bermain dengan Baik
Piala Dunia 2 Juli 2026, 03:02
-
Karena Inggris Pegang Teguh Keyakinan
Piala Dunia 2 Juli 2026, 02:54
LATEST EDITORIAL
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41

























KOMENTAR