
Bola.net - Inter Milan berhasil memetik tiga angka saat bersua Lazio di pekan 21 Serie A 2021-22 di Giuseppe Meazza, Senin (10/01/2022) dini hari WIB.
Inter sempat mencetak gol pada menit ke-17 melalui Lautaro Martinez, memanfaatkan umpan terobosan Alexis Sanchez. Namun gol itu akhirnya dianulir wasit karena Lautaro dianggap dalam posisi offside sebelumnya.
Inter akhirnya bisa mencetak gol pada menit ke-30 melalui tendangan Alessandro Bastoni. Namun Lazio bisa menyamakan skor melalui Ciro Immobile pada menit ke-35.
Inter bisa unggul lagi pada menit ke-67 melalui aksi Milan Skriniar. Gol ini menjadi penutup lag tersebut dan Nerrazurri pun menang 2-1 atas Lazio.
Dari laga tersebut, pelajaran apa saja yang bisa dipetik? Simak ulasannya berikut ini Bolaneters.
Immobile Striker Elit

Lazio masih tetap mengandalkan Ciro Immobile di laga lawan Inter Milan ini. Kepercayaan itu terbayarkan dengan gol yang ia cetak pada menit ke-35.
Padahal Immobile saat itu sendirian di depan. Namun ia bisa mengecoh Milan Skriniar dan Stefan de Vrij plus menaklukkan Samir Handanovic.
Gol tersebut merupakan gol ke-15 Immobile di pentas Serie A musim 2021-22 ini. Gol tersebut memang tak bisa membawa Lazio meraih poin.
Namun gol itu menegaskan status Immobile sebagai striker elit Eropa. Ia kini menjadi striker ketiga yang bisa mencetak setidaknya 15 gol di tiap musimnya dalam enam musim terakhir di lima liga besar Eropa.
Ia mengikuti jejak dua predator elit yang berlaga di Eropa saat ini. Yang pertama adalah bintang Liverpool Mohamed Salah dan bomber Bayern Munchen, Robert Lewandowski.
15x6 - Ciro Immobile has become tonight the third player able to score at least 15 goals in all the last six seasons in the Big-5 European leagues, after Mohamed Salah and Robert Lewandowski. Élite.#InterLazio pic.twitter.com/AnLrzorVTq
— OptaPaolo 🏆 (@OptaPaolo) January 9, 2022
Utang Dibayar Lunas
Inter Milan tampil solid pada musim 2021-22 ini di Serie A. Sebelum laga lawan Lazio ini, mereka cuma kalah sekali.
kekalahan tersebut didapat Inter saat bersua dengan Lazio di Olimpico di putaran pertama Serie A. Saat itu Nerrazurri dipaksa kalah dengan skor 3-1.
Inter sempat unggul lewat Ivan Perisic dari titik penalti. Akan tetapi tim asuhan Maurizio Sarri itu bisa berbalik menang melalui Ciro Immobile, Felipe Anderson, dan Sergej Milinkovic-Savic.
Di laga putaran kedua ini Inter sempat tertekan setelah Lazio sempat menyamakan skor. Namun mereka kemudian bisa mengendalikan jalannya laga dan akhirnya menang.
Utang kekalahan di putaran pertama itu pun akhirnya bisa dibayar lunas oleh Inter Milan. Kemenangan ini terasa makin memuaskan apalagi karena Nerrazurri bisa kembali ke pucuk klasemen.
Pertahanan Butut Lazio

Di lini serang, Lazio memang punya striker elit dalam diri Ciro Immobile. Sayangnya Biancocelesti tak punya pertahanan yang elit.
Lini belakang Lazio bisa dibilang butut, ambyar, bocor, rapuh, dan lain sebagainya. Mereka sekarang kebobolan 39 gol dari 21 laga.
Ini adalah jumlah terbanyak dari delapan tim teratas di klasemen Serie A 2021-22. Jumlah itu sama dengan yang didapat Genoa, tim penghuni peringkat 19 dan cuma kalah dari Empoli, Spezia, Cagliari, dan Salernitana.
Ini juga merupakan catatan pertahanan terburuk Lazio sejak musim 1960-61 silam. Jika masalah ini tak segera dibenahi, siap-siap saja ucapkan selamat tinggal Eropa musim depan.
Soal Gol Lautaro
Seperti diketahui, Inter Milan sempat mencetak gol pada menit ke-17 melalui Lautaro Martinez. Ia melepaskan diri dari jebakan offside bek Lazio dan memaksimalkan umpan terobosan Alexis Sanchez.
Namun gol tersebut dianulir dua menit berselang. Dari pengamatan VAR, Lautaro dinyatakan offside.
Namun sejatinya keputusan ini bisa diperdebatkan. Sebab Lautaro terlihat sejajar dengan bek Lazio.
Jika saja wasitnya lain, mungkin saja gol Lautaro akan disahkan. Namun demikian Inter Milan masih tetap bisa full senyum lantaran mereka tetap bisa menang atas Lazio.
Inter OTW Scudetto

Inter Milan sekarang sedang dalam tren positif. Dengan kemenangan atas Lazio ini, Inter kini selalu menang dalam delapan laga terakhirnya di pentas Serie A 2021-22.
Inter kini juga tak terkalahkan dalam 12 pertandingan terakhirnya di Serie A. Mereka juga menang 24 kali dalam 26 laga kandang terakhirnya di kompetisi tersebut.
Moral skuat Inter kini jelas sedang tinggi-tingginya. Ini akan menjadi modal yang sangat bagus untuk perjalanan mereka di sisa kompetisi musim ini.
Inter Milan kini juga kembali ke pucuk klasemen Serie A dengan raihan 49 poin. Mereka unggul satu angka dari AC Milan. Namun Inter masih punya tabungan satu laga. Jika menang mereka akan unggul empat angka dari Rossoneri.
Dengan tren positifnya itu, wajar jika Inter Milan menjadi kandidat kuat untuk meraih Scudetto pada musim 2021-22 ini.
(Bola/Opta Paolo/Sportsmole)
Jangan Lewatkan:
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Digusur Inter, Milan Cuma Sebentar di Puncak
- Inter Milan Sikat Lazio, Suara Fans: Bastoni Terinspirasi Dewangga, Bau Scudetto Nih!
- Man of the Match Inter Milan vs Lazio: Alessandro Bastoni
- Hasil Pertandingan Inter Milan vs Lazio: Skor 2-1
- Usai Bantai Venezia, Ini Pesan Tegas Theo Hernandez Untuk AC Milan
- Agen Alvarez Tiba di Italia, Segera Gelar Pertemuan dengan Milan dan Inter
- Sukses Rekrut Onana, Inter Diharap tak Lakukan Kesalahan Seperti PSG
- Foto Skuat Inter Milan Jalani Pemanasan di Laga Kontra Bologna yang Batal Digelar
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pioli Akui Akan Sulit Bagi Milan untuk Ikuti Jejak Inter Musim Lalu
Liga Italia 10 Januari 2022, 22:59
-
Kabar Baik AC Milan! Barcelona Tidak Berminat Pada Renato Sanches
Liga Italia 10 Januari 2022, 22:07
-
Cedera Parah Akhiri Musim Federico Chiesa, Karier Terancam?
Liga Italia 10 Januari 2022, 22:00
-
Cedera Lutut Parah, Federico Chiesa Banjir Doa dari Kawan dan Lawan
Liga Italia 10 Januari 2022, 20:50
-
Musim Berakhir! Juventus Umumkan Federico Chiesa Alami Cedera Lutut Serius
Liga Italia 10 Januari 2022, 19:45
LATEST UPDATE
-
Daftar Pelatih yang Sudah Dipecat pada Musim 2025/2026
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:15
-
Terungkap, Ini Ketegangan di Balik Layar Sebelum Man Utd Pecat Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 18:01
-
Usai Pecat Ruben Amorim, MU Tidak Buru-buru Cari Manajer Baru?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:55
-
Rekam Jejak Ruben Amorim Dipecat Man United: Hanya 24 Kemenangan dari 63 Laga
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:45
-
Pernyataan Lengkap Manchester United Soal Pemecatan Ruben Amorim
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:39
-
Ruben Amorim Dipecat, Siapa Pelatih Man United Sekarang?
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:33
-
Perubahan Gaya Main Liverpool di Era Arne Slot Jadi Bumerang di Anfield
Liga Inggris 5 Januari 2026, 17:27
-
Daftar Pemain Voli Putri Jakarta Electric PLN Mobile di Proliga 2026
Voli 5 Januari 2026, 17:14
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40


















KOMENTAR