
Bola.net - AC Milan bertandang ke markas Napoli dengan misi meraih tiga angka di pekan ke-28 Serie A hari Senin (7/3/2022). Misi tersebut berhasil diselesaikan dengan kemenangan tipis 1-0.
Satu-satunya gol yang tercipta pada pertandingan kali ini lahir dari kaki Olivier Giroud. Penyerang AC Milan itu membelokkan bola yang tidak mengarah tepat ke gawang Napoli dengan satu sentuhan, membuat David Ospina terkecoh.
Ada lima pelajaran menarik yang perlu Bolaneters petik dar pertandingan kali ini. Informasi selengkapnya bisa disimak dengan melakukan scroll ke bawah.
Giroud Pembawa Kemenangan

Dewi Fortuna sepertinya merasuki tubuh Olivier Giroud. Setiap kali penyerang berkebangsaan Prancis tersebut mencetak gol dalam satu pertandingan, Milan mampu meraih kemenangan siapapun lawannya.
Berdasarkan catatan Whoscored, Giroud menjebol gawang lawan dalam delapan pertandingan bersama klub berjuluk Rossoneri itu. Ia membukukan 11 gol dan semuanya berhasil disapu bersih Milan dengan kemenangan.
Beberapa di antaranya merupakan laga sulit, seperti waktu menghadapi Inter Milan pada awal Februari lalu. Selain itu, Giroud juga mencetak gol dan menyumbangkan kemenangan buat Milan saat bertemu Lazio, AS Roma, dan juga Torino.
Pecah Rekor Buruk di San Paolo

Stadio San Paolo, yang sekarang berganti nama jadi Stadio Diego Armando Maradona, menyimpan banyak kenangan buruk buat Milan. Bagi Milan, stadion legendaris tersebut adalah neraka.
Bukannya Milan tidak pernah menang di sana. Mereka juga mampu meraih hasil positif. Tapi mencatatkan kemenangan beruntun di San Paolo bukanlah sesuatu yang biasa buat Milan.
Milan mencatatkan kemenangan beruntun di San Paolo untuk pertama kalinya sejak tahun 1981. Rekor yang diharapkan bisa berlanjut, karena Napoli semakin kuat seiring berjalannya waktu.
Bagaimana Mungkin, Saelemaekers?

Milan seharusnya bisa keluar dengan margin skor yang lebih besar. Serangan balik mereka terbilang cukup efektif, namun kebanyakan gagal membuat jala gawang Napoli bergetar.
Skor bisa berubah menjadi 2-0 buat Milan di menit-menit akhir laga. Napoli keasyikan menyerang hingga meninggalkan celah menganga di lini pertahanan. Milan mencoba memanfaatkan situasi itu untuk mengunci kemenangan dengan gol kedua.
Situasi satu lawan dua, Theo Hernandez menyodorkan bola ke Alexis Saelemaekers yang berada di posisi enak, tak dikawal dan tinggal berhadapan dengan penjaga gawang. Namun tembakan Saelemaekers malah melambung tinggi.
Pertahanan Napoli Bermasalah?

Perlu dicatat bahwa Napoli merupakan tim dengan jumlah kebobolan paling sedikit di Serie A musim ini. Gawang yang sering dikawal David Ospina baru bobol sebanyak 20 kali, lebih sedikit dari Milan yang kini menempati puncak.
Namun torehan mereka cukup mengkhawatirkan belakangan ini. Il Partenopei tidak pernah mencatatkan clean sheet lagi sejak terakhir kali melakukannya pada tanggal 6 Februari, yakni ketika menghadapi Venezia.
Enam pertandingan berlalu sejak duel itu, dan Napoli sudah kebobolan sembilan gol. Kabar baiknya, selain laga leg kedua Liga Europa melawan Barcelona, mereka cuma kebobolan satu gol setiap laganya.
Tapi Napoli tidak boleh bernafas lega. Suatu hari, lin depan mereka akan mengalami hari yang buruk seperti di laga kontra Milan. Kalau kebobolan terus, mereka bakal menerima hasil buruk lebih sering di masa mendatang.
Perebutan Scudetto Semakin Seru
Tiga tim teratas di klasemen sementara Serie A terpisahkan oleh jarak yang sangat amat tipis. Milan selaku pemuncak klasemen mengumpulkan 60 poin, disusul Inter Milan dengan 58 poin dan Napoli 57.
Tidak ada yang aman. Persaingan sepertinya akan berjalan hingga akhir musim. Dibutuhkan mental baja untuk bisa meraih trofi dengan situasi seperti ini.
Dan dalam beberapa tahun terakhir, ketiga tim tersebut kerap mengalami penurunan performa jelang akhir musim. Situasi ini semakin diperparah oleh Juventus yang semakin mendekat, dan hanya terpaut tujuh angka dari Milan.
Baca juga:
- Napoli 0-1 AC Milan, Suara Fans: Jangan Lupa Pakai Jaket, Pucuk Dingin!
- Man of the Match Napoli vs AC Milan: Theo Hernandez
- Hasil Pertandingan Napoli vs AC Milan: Skor 0-1
- Clarence Seedorf jadi Mualaf: Legenda Liga Champions Ini Resmi Memeluk Islam
- 6 Pemain yang Bisa Ditendang AC Milan di Akhir Musim: Lord Krunic, Lalu Siapa Lagi?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Babak Belur di Laga Napoli vs Milan, Ini Kata Olivier Giroud
Liga Italia 7 Maret 2022, 23:31
-
Bagi Giroud, Hasil Napoli vs Milan tak Krusial Dalam Perburuan Scudetto
Liga Italia 7 Maret 2022, 22:54
-
Jadwal AC Milan: 10 Pertandingan Menuju Scudetto?
Liga Italia 7 Maret 2022, 21:30
-
Bukan Milan, Ini Tim yang Dijagokan Pioli Raih Scudetto 2021-22
Liga Italia 7 Maret 2022, 19:47
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09






















KOMENTAR