Bola.net - Juara Liga Italia, Juventus, dapat memulai perselisihan dengan petinggi-petinggi liga dan federasi, jika rencana mereka untuk memasang bintang ketiga di kostum mereka sebagai simbol telah 30 kali menjuarai liga, menjadi kenyataan.
Bahkan sebelum Juventus mengamankan mahkota liga ke-28 mereka pekan lalu, klub yang berbasis di Turin itu telah menegaskan bahwa mereka akan segera merayakan gelar juara liga ke-30.
Setelah kemenangan 2-0 yang menentukan atas Cagliari pada Minggu, para pemain Juventus minum dari botol sampanye yang ditempel angka 30. Situs resmi klub juga mengklaim bahwa Juventus telah memenangi gelar juara Liga Italia untuk ke-30 kalinya.
Secara resmi, Juventus baru memenangi 28 gelar setelah dua gelar yang mereka menangi pada 2005 dan 2006 dicopot menyusul keterlibatan mereka pada skandal pengaturan pertandingan yang berkaitan dengan beberapa wasit papan atas.
Presiden Juventus, Andrea Agnelli, telah menyulut bara dengan menjanjikan akan ada 'kejutan' pada kostum mereka di musim depan.
Di saat beberapa pihak menafsirkan bahwa hal itu berarti bahwa kostum Juventus akan mencantumkan tiga bintang pada musim depan, ketua Federasi Sepak bola Italia (FIGC) Giancarlo Abete mengatakan bahwa dirinya bergeming.
"Jika itu menjadi masalah, federasi akan merespon dengan menyelaraskan dengan peraturan dan sejarah semua klub," ucapnya.
Legenda hidup Prancis, Michel Platini, yang sekarang merupakan presiden UEFA dan mantan pemain Juventus pada era 1980-an, mengatakan pada surat kabar Gazzetta dello Sport, "Itu adalah masalah bagi Italia."
Beberapa pihak menuding hal itu merupakan upaya Agnelli, penerus kekaisaran Fiat yang mengambil alih jabatan presiden klub dari ayahnya, Umberto, untuk mencoba merebut hati penggemar Juventus dalam tahun keduanya menduduki posisi penting tersebut.
Sementara itu, beberapa punggawa Juventus dapat menerima pencopotan gelar 2005 dan 2006 dengan baik. Pelatih Juve, Antonio Conte, berkata, "Berapa banyak gelar? Ini yang pertama bagi saya." Kiper veteran dan kapten Juventus, Gianluigi Buffon, mengelak dengan berkata, "Saya tidak ingin membicarakan hal itu."
Walau demikian, penyerang Juventus, Alessandro Del Piero, berkata, "...bintang-bintang itu berada di hati kami, kami memenangi gelar-gelar ini di atas lapangan," ia mengakui bahwa 'kami harus menghormati keputusan otoritas." Ini merupakan musim terakhir Del Piero di Juventus. (afp/lex)
Bahkan sebelum Juventus mengamankan mahkota liga ke-28 mereka pekan lalu, klub yang berbasis di Turin itu telah menegaskan bahwa mereka akan segera merayakan gelar juara liga ke-30.
Setelah kemenangan 2-0 yang menentukan atas Cagliari pada Minggu, para pemain Juventus minum dari botol sampanye yang ditempel angka 30. Situs resmi klub juga mengklaim bahwa Juventus telah memenangi gelar juara Liga Italia untuk ke-30 kalinya.
Secara resmi, Juventus baru memenangi 28 gelar setelah dua gelar yang mereka menangi pada 2005 dan 2006 dicopot menyusul keterlibatan mereka pada skandal pengaturan pertandingan yang berkaitan dengan beberapa wasit papan atas.
Presiden Juventus, Andrea Agnelli, telah menyulut bara dengan menjanjikan akan ada 'kejutan' pada kostum mereka di musim depan.
Di saat beberapa pihak menafsirkan bahwa hal itu berarti bahwa kostum Juventus akan mencantumkan tiga bintang pada musim depan, ketua Federasi Sepak bola Italia (FIGC) Giancarlo Abete mengatakan bahwa dirinya bergeming.
"Jika itu menjadi masalah, federasi akan merespon dengan menyelaraskan dengan peraturan dan sejarah semua klub," ucapnya.
Legenda hidup Prancis, Michel Platini, yang sekarang merupakan presiden UEFA dan mantan pemain Juventus pada era 1980-an, mengatakan pada surat kabar Gazzetta dello Sport, "Itu adalah masalah bagi Italia."
Beberapa pihak menuding hal itu merupakan upaya Agnelli, penerus kekaisaran Fiat yang mengambil alih jabatan presiden klub dari ayahnya, Umberto, untuk mencoba merebut hati penggemar Juventus dalam tahun keduanya menduduki posisi penting tersebut.
Sementara itu, beberapa punggawa Juventus dapat menerima pencopotan gelar 2005 dan 2006 dengan baik. Pelatih Juve, Antonio Conte, berkata, "Berapa banyak gelar? Ini yang pertama bagi saya." Kiper veteran dan kapten Juventus, Gianluigi Buffon, mengelak dengan berkata, "Saya tidak ingin membicarakan hal itu."
Walau demikian, penyerang Juventus, Alessandro Del Piero, berkata, "...bintang-bintang itu berada di hati kami, kami memenangi gelar-gelar ini di atas lapangan," ia mengakui bahwa 'kami harus menghormati keputusan otoritas." Ini merupakan musim terakhir Del Piero di Juventus. (afp/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Vidal Tak Menyesal Pilih Juventus
Liga Italia 10 Mei 2012, 21:00
-
Juve Siapkan Pesta Bertema 30 Scudetto
Liga Italia 10 Mei 2012, 18:03
-
Madrid Tantang Milan Di New York
Liga Champions 10 Mei 2012, 17:45
-
Notts County Ingin Rayakan Ultah Bersama Juventus
Liga Italia 10 Mei 2012, 15:01
-
Marchisio Masih Terkejut Juve Bisa Juara Serie A
Liga Italia 10 Mei 2012, 11:22
LATEST UPDATE
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR