
Bola.net - AC Milan menjalani empat pertandingan pertama Liga Italia 2022/2023 dengan inkonsistensi. Meskipun catatannya tidak buruk, yaitu dua kali menang dan dua kali imbang.
Inkonsisten yang disorot oleh para penggemar adalah gaya main Milan di bawah asuhan Stefano Pioli yang tidak sama. Di satu pertandingan menarik, di pertandingan lain sama sekali tidak menyenangkan.
Hal itu yang tampak pada pekan ke-4 saat Milan bermain imbang 0-0 menghadapi Sassuolo. Milan kesulitan mengkreasikan peluang, bahkan berpeluang kalah dari penalti.
Perbedaan gaya main itu juga dianggap imbas dari gonta-ganti susunan sebelas pertama. Alhasil, strategi bermain yang diterapkan berbeda dari pertandingan sebelumnya.
Kira-kira bagaimana ya reaksi netizen menanggapi hasil imbang ini? Scroll ke bawah, yuk, Bolaneters~
Blundernya Pioli
pioli blunderrrrr, ga masukin de katelaere dari awal, jadinya giroud kurang disupply bola. mending messias dr pd ale. harusnya adli/tonali yg masuk diawal dan bukan pobega. leao kurang dibentak ibra, emg harus ada yg picu leao biar totalitas dan cuma ibra yg bisa. hampir kalah!!
— .yog (@jstanordinaryog) August 30, 2022
Ganti Terosss
Good Job PIOLI, GOOD JOB, CHANGE your Team Every WEEK.. CHANGE it..You Will not be coaching Milan again later..
— Adit2103 (@Milanista2103) August 30, 2022
Gak Punya Determinasi
From the first minute to the last plus the entire first eleven and the five others who came in they all lacked hunger and weren’t anything above bad…
— Eyiowuawi Toluwalase Otaiku (@e_toluwalase) August 30, 2022
Kacau Bener Lini Tengahnya
Yeah that was terrible. Too many long balls. Nobody in the middle and playing quick passes. Had a feeling it would be like this but not good enough. Credit Sassuolo for their effort but man we were terrible
— Jay (@JPatskanick) August 30, 2022
Giroud Terisolasi di Depan
Giroud could not do anything because of lack of service. Alexis and Diaz had couple of opportunities but their final ball was totally no where. Then came the other five. CDK made runs that would have gotten him free but wasn’t passed the ball, Adli tried to do too much
— Eyiowuawi Toluwalase Otaiku (@e_toluwalase) August 30, 2022
Set-play Masih Kurang
Salad+Leao+MessiASS+Diaz udah main 2 musim barengan tapi tetap aja ga bisa kasih set play enak buat targetmen 😑
— 🔴⚫ (@cuitan_Milan) August 30, 2022
Adli+CDK yang masi butuh adaptasi malah terlihat lebih berusaha kasih servis..
Lini Belakangnya Juga Gak Bisa Atur Serangan
Our defenders can’t play long balls ( I guess only Mike can so sad) Theo tried his best trying to carry the whole team, Florenzi was a waste putting bad crosses and passes, bennacer just did his part he can’t be the creator from the back
— Eyiowuawi Toluwalase Otaiku (@e_toluwalase) August 30, 2022
Set Piecenya Juga, Ampun Dah
Set piece Milan jelek banget, main longball sangat tidak Milan selama musim lalu, Theo dan Leao agak egois, ini komposisi yang samgat pas pasan, kalo gak main as a team ya begini jadinya. Pobega pergerakan tanpa bolanya bagus, positioning bagus, malah yang dioper ke yang jauh 😂
— Furqan Adillah (@adillah_furqan) August 30, 2022
Passing Gak Bener, Crossing Gak Bener
Highly disappointed at such play. Too many misplaced passes, no accuracy in crossing, no shooting ability or creating chance to shoot from outside the box, was really an awful performance. God bless you MagicMike for that wonderful save..
— Edward (@ObaOneConcept) August 30, 2022
Untung ada Maignan
Stay calm Milanisti...Maignan saved AC Milan a valuable point.
— Vijay Rahaman (@TriniSportsGuy) August 30, 2022
Teams like Atalanta & Sassuolo obviously changed from modern attacking teams, to defensive "put 11 men behind the ball" teams.
TRUST Pioli to find a way, it's a process.
Prima, ora e sempre: FORZA MILAN!❤️🖤💪
Kalau Gini Terus, Scudetto Lagi Susah, Nih
Diaz definitely got neutralized, and less inspiring for his teammates. At the same time you got Saele who only good for trickery but got no vision or skills too. If we keep on dropping points like this, we will chart a way for other to become scudetto. Bad formation by Pioli
— SRingo (@ssringo) August 30, 2022
Klasemen Serie A
Sumber: Twitter
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
AC Milan Akhirnya Akan Dapatkan Gelandang Baru, Namanya Aster Vranckx
Liga Italia 31 Agustus 2022, 22:58
-
Setelah Ross Barkley, Chelsea Putus Kontrak Pemain Ini?
Liga Inggris 31 Agustus 2022, 18:40
-
AC Milan cuma Imbang, Inter Milan Menang, Berikutnya Derby della Madonnina
Liga Italia 31 Agustus 2022, 12:17
-
Jadwal Serie A di beIN Sports dan Vidio Hari Ini, Rabu 31 Agustus 2022
Liga Italia 31 Agustus 2022, 10:48
-
Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: AS Roma Kudeta Puncak
Liga Italia 31 Agustus 2022, 08:35
LATEST UPDATE
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
-
Hasil Race 1 WorldSBK Australia 2026: Ducati Sapu Bersih 3 Podium, Nicolo Bulega Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 12:43
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSSP 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 11:25
-
Hasil Race 1 WorldSSP Australia 2026: Aldi Satya Mahendra Sabet Poin, Jaume Masia Menang
Otomotif 21 Februari 2026, 11:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR