Musim 2014/15 kemarin, para pemain Parma tidak menerima gaji sejak awal kompetisi akibat krisis finansial. Meski begitu, Lucarelli dan sejumlah rekannya tetap memberikan yang terbaik buat Parma hingga kemudian finis di posisi terbawah Serie A.
Parma akhirnya tak terselamatkan. Tak ada investor baru hingga deadline yang ditetapkan otoritas setempat, Parma pun resmi dinyatakan bangkrut dan divonis harus memulai lagi dari liga amatir, yakni Serie D.
Usai dinyatakan bangkrut, para pemain Parma langsung berstatus free agent. Ada beberapa yang sudah direkrut oleh klub lain dan beberapa lainnya tetap melanjutkan karier di Serie A. Salah satunya adalah kiper Antonio Mirante yang bergabung dengan tim promosi Bologna.
Lucarelli juga mendapat tawaran dari sejumlah klub di level profesional, tapi dia menolak karena ingin terus bersama Parma. Lucarelli bertekad menjadi bagian dari reinkarnasi Parma, yang kini dilahirkan kembali dengan nama Parma Calcio 1913.
"Saya sudah mati bersama klub ini dan saya ingin menjadi bagian dari kelahiran kembalinya," kata Lucarelli dalam wawancara dengan Parmafanzine.
"Saya menerima beberapa telepon dari klub-klub di level profesional, tapi saya tak peduli. Saya takkan mengingkari kata-kata saya," tegasnya.
Lucarelli direkrut Parma dari Genoa dengan biaya transfer €1,2 juta pada Juli 2008 silam. Sejak itu, Lucarelli telah memainkan total 235 pertandingan di semua ajang.
Lucarelli adalah salah satu pemain paling setia dalam sejarah Parma. Loyalitas serta kecintaannya terhadap Parma sungguh sangat besar dan itu tak perlu diragukan. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Open Play 6 Juli 2015, 23:56

-
Liga Italia 6 Juli 2015, 23:20

-
Allegri Resmi Perpanjang Kontrak
Liga Italia 6 Juli 2015, 23:03
-
Gol Terakhir Pirlo Dengan Seragam Juventus
Open Play 6 Juli 2015, 22:52
-
Liga Italia 6 Juli 2015, 22:31

LATEST UPDATE
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR