
Bola.net - Leonardo Bonucci menegaskan bahwa Juventus tidak boleh puas dengan kemenangan atas Udinese kemarin. Juve harus berjuang ekstra untuk menundukkan Udinese dengan skor 2-1.
Hasil ini datang dengan perjuangan keras. Juve tertinggal sejak menit ke-10, lalu kesulitan sendiri sepanjang laga.
Mereka baru bisa menyamakan kedudukan di menit ke-83 lewat Cristiano Ronaldo, lalu membalikkan skor di menit ke-89 juga lewat Ronaldo.
Bagi Bonucci, hasil ini menunjukkan masalah Juventus sepanjang musim yang sering kesulitan sendiri. Apa katanya?
Tidak boleh puas
Juve praktis bermain buruk pada 80 menit pertama, baru bisa bangkit di 10 menit akhir. Inilah yang disorot Bonucci, dan ini bukan pertama kalinya Juve menunjukkan masalah tersebut musim ini.
"Kami baru membawa pulang tiga poin, tapi jika kami sudah cukup puas dengan 10 menit terakhir berarti kami tidak memahami apa pun. Sama sekali tidak paham," tegas Bonucci kepada Sky Sport Italia.
"Pertandingan ditentukan oleh insiden-insiden. Kami memberikan gol pada mereka, mereka memberikan gol pada kami."
Tidak tahu apa yang salah
Nahasnya, Bonucci sendiri tidak tahu apa yang salah dengan Juve musim ini. Dia mengakui Juve sering sulit panas, menyulitkan diri sendiri, lalu baru bangkit di menit-menit penentu.
"Kami sepertinya tidak bisa menemukan ritme dan menjaga tempo sepanjang pertandingan. Ini sangat sulit dipahami [alasannya], tapi kami ahrus terus memberikan segalanya untuk mencapai target Liga Champions," sambung Bonucci.
"Pertandingan selalu soal detail dan musim ini kami terlalu sering kehilangan poin karena detail-detail itu," tandasnya.
Sumber: Sky Sport Italia
Baca ini juga ya!
- Raih Scudetto, Romelu Lukaku Bangga Main di Inter Milan
- Dominasi Juventus Terhenti di Musim Pertamanya, Apa Kata Andrea Pirlo?
- Galeri Foto: Fans Inter Rayakan Scudetto di Pusat Kota Milan
- Raih Scudetto 2020-21, Apa Sih Rahasia Kesuksesan Inter Milan?
- Hasil, Klasemen, dan Top Skor Liga Italia: Inter Scudetto, Cristiano Ronaldo Tak Ada Lawan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Janji Antonio Conte Setelah Sukses Bawa Inter Milan Raih Scudetto
Liga Italia 3 Mei 2021, 22:30
-
Diincar Chelsea, Juventus Siap Jual Murah Adrien Rabiot
Liga Italia 3 Mei 2021, 21:57
-
Berubah Pikiran, Paulo Dybala Putuskan Bertahan di Juventus
Liga Italia 3 Mei 2021, 18:58
-
5 Klub Peraih Gelar Serie A Terbanyak, Inter Sekarang Ungguli Milan
Editorial 3 Mei 2021, 13:54
LATEST UPDATE
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
-
Tanpa Ampun! Gresik Phonska Libas Jakarta Electric PLN dan Puncaki Klasemen Proliga 2026
Voli 21 Februari 2026, 13:10
-
Kans ke Final Four Tertutup, Bandung BJB Tandamata Fokus Akhiri Musim Proliga 2026 dengan Manis
Voli 21 Februari 2026, 13:05
-
Jadwal Lengkap, Hasil Balapan, dan Klasemen WorldSBK 2026
Otomotif 21 Februari 2026, 12:58
-
Klasemen Sementara WorldSBK 2026 Usai Race 1 Seri Australia di Phillip Island
Otomotif 21 Februari 2026, 12:54
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09
























KOMENTAR