Bola.net - - Mantan pemain belakang Inter Milan, Ivan Cordoba mengungkapkan bahwa timnya akan menjadi juara andai tak terpeleset di pekan terakhir. Namun menurutnya kegagalan menjadi juara musim 2001-2002 karena ada 'insiden' lain yang mempengaruhi.
Pada musim 2001-2002, perebutan scudetto memang ditentukan di pekan terakhir kompetisi. Ada tiga tim yang pada saat itu memiliki peluang untuk juara, Inter Milan, Juventus dan AS Roma.
Saat itu, Inter Milan sejatinya memiliki peluang untuk juara karena mereka unggul satu poin dari Juventus di posisi kedua, dan unggul dua poin dari AS Roma yang menguntit di posisi ketiga. Dengan perolehan poin itu, ketiga tim dituntut menang karena bila sampai kalah atau seri, maka salah satunya akan kehilangan peluang juara.
Nah, di partai terakhir ketiga tim itu melakoni pertandingan tandang. Juventus tandang ke markas Udinese, Roma tandang ke markas Torino dan Inter Milan tandang ke kandang Lazio.
Di hari itu Juventus sukses meraih kemenangan dengan skor 2-0 atas Udinese, dan Roma juga menang tipis 1-0 atas Torino. Namun Inter Milan justru mendapat celaka. Anak asuh Hector Cuper itu takluk 2-4 atas tuan rumah Lazio. Hasil-hasil itu pada akhirnya menjadi keuntungan bagi Juventus yang pada akhirnya keluar sebagai juara.
"Kami kacau pada 5 Mei 2002, bahka bila di kepala saya ada sebuah masalah. Ingatan itu kembali, bukan dengan sesuatu yang tak kami lihat, tapi insiden beruntun yang didukung oleh fakta," ujarnya.
"Sementara itu ada Udinese vs Juventus. Setelah permainan itu, salah satu rekan setim internasional saya mendatangi saya dan mengatakan kepada saya bahwa empat orang starter dikirim ke tribun penonton tanpa alasan. Saya tak ingin menyebut pelatih, tapi anda mengerti bahwa insiden seperti itu seperti juga banyak hal lainnya," sambungnya.
"Kami tak menang karena kami tak memiliki kekuatan untuk menang. Itu ada di tangan kami. Tapi kalau tak ada insiden lain, itu akan menjadi cerita yang berbeda," tambahnya.
Cordoba kemudian melanjutkan untuk membahas skandal Calciopoli, yang membuat Juventus diputuskan bersalah dan terdegradasi ke Serie B dan Inter secara kontroversial diputuskan memenangkan gelar 2005-2006.
Selain JUventus, ada Lazio, Fiorentina dan Reggina yang juga dihukum dalam skandal memalukan itu.
"Apa yang terjadi di tahun-tahun itu seharusnya menjadi sumber rasa malu bagi semua sepakbola Italia, untuk apa yang orang-orang telah lakukan pada sepakbola Italia," lanjutnya.
"Mengetahui bahwa anda akan melihat sebuah permainan dan orang lain sudah tahu bagaimana ini akan berakhir adalah sesuatu yang tak mungkin ada," imbuhnya.
"Kita tak bisa melupakannya, atau orang akan kembali melakukan hal yang sama. Anda harus mengingatnya dan membicarakannya, karena bila ini tak ada maka anda bisa berpura-pura tak pernah ada. Itu terjadi di sini, dan entah bagaimana caranya," tandasnya.
Pada tahun 2011, Inter Milan dituduh oleh jaksa penuntut Stefano Palazzi karena telah berusaha mempengaruhi wasit selama era Calciopoli, namun tak ada pengadilan yang diajukan karena terhalang batas waktu penuntutan yang telah berakhir.
Presiden Inter Milan waktu itu, Massimo Moratti membantah semua tuduhan itu, dengan menyebut tuduhan jaksa penuntut itu 'ofensif, serius dan bodoh'.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Presiden Napoli: Juventus Harusnya Khawatir
Liga Italia 6 Oktober 2017, 16:15
-
Del Piero Minta Dybala Ikuti Jejaknya di Juventus
Liga Italia 6 Oktober 2017, 15:45
-
Chelsea Naikkan Tawaran Untuk Bek Juventus Ini
Liga Inggris 6 Oktober 2017, 14:26
-
Eks Juventus Sebut VAR Sebagai Lelucon
Liga Italia 6 Oktober 2017, 12:45
-
Juventus Kembali Tawar Emre Can Januari Nanti?
Liga Italia 6 Oktober 2017, 11:48
LATEST UPDATE
-
Bursa Transfer Sedikit Lagi Tutup, Wayne Rooney Minta MU Angkut Pemain Arsenal Ini
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 21:00
-
Fabio Capello Sebut Inter Milan Tak Punya Rival di Serie A
Liga Italia 21 Agustus 2026, 21:00
-
Manchester United Diprediksi Bawa Pulang 3 Poin dari Kandang Hull City
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:45
-
Manchester City Masih Minati Enzo Fernandez, Chelsea Tak Bergeming!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:30
-
Arsenal Tutup Pintu untuk Real Madrid, Martin Zubimendi Tak Akan Dijual
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:24
-
Yan Diomande: Saya Terbebani Label Harga di Madrid? Ngapain!
Liga Spanyol 21 Agustus 2026, 20:15
-
Michael Carrick Pastikan MU Belum Berhenti Belanja Pemain Baru!
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 20:00
-
Youri Tielemans Dinilai Belum Layak Main untuk Manchester United
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:48
-
Carlos Baleba Dikabarkan Merapat ke MU, Begini Kata Pihak Brighton
Liga Inggris 21 Agustus 2026, 19:45
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59




















KOMENTAR