
Bola.net - Inter Milan menutup laga Serie A di kandang dengan kemenangan mencolok, meski sempat berada di posisi sulit pada awal pertandingan. Pisa mengejutkan publik tuan rumah dengan dua gol cepat yang membuat Nerazzurri tertinggal dalam 23 menit pertama.
Situasi tersebut memaksa Inter bermain lebih agresif dan mengambil risiko lebih besar. Tekanan berlapis akhirnya mengubah arah pertandingan, dengan gol demi gol yang datang sebelum dan sesudah jeda.
Pisa tampil tanpa rasa gentar dan langsung menekan sejak menit awal. Stefano Moreo menjadi aktor utama dengan dua gol cepat yang membuat Inter terdiam.
Gol pembuka Pisa lahir dari kesalahan distribusi Yann Sommer yang keluar dari kotaknya untuk menerima umpan balik. Moreo memotong bola dan melepaskan lob jarak jauh sejauh sekitar 30 meter yang langsung bersarang ke gawang.
Delapan menit kemudian, Moreo kembali mencatatkan namanya di papan skor. Ia menyambut sepak pojok dari sisi kiri dengan sundulan di tiang dekat untuk menggandakan keunggulan tim tamu.
Perubahan Cepat Chivu Mengubah Alur Laga
Tertinggal dua gol membuat pelatih Inter, Cristian Chivu, mengambil keputusan cepat. Ia melakukan pergantian taktis sebelum laga berjalan setengah jam dengan memasukkan Federico Dimarco menggantikan Luis Henrique.
Masuknya Dimarco langsung menghidupkan sisi kiri permainan Inter. Tekanan yang terus meningkat menghasilkan penalti pada menit ke-39 akibat handball Matteo Tramoni.
Piotr Zielinski maju sebagai eksekutor dan menjalankan tugasnya dengan baik. Gol tersebut menjadi titik balik yang mengembalikan kepercayaan diri Inter dalam membangun comeback.
Comeback Tuntas Sebelum Jeda
Hanya dua menit setelah gol penalti, Inter menyamakan kedudukan. Dimarco mengirimkan umpan silang akurat yang diselesaikan Lautaro Martinez dengan sundulan di tiang jauh, menaklukkan Simone Scuffet.
Tekanan Inter tidak berhenti sampai di situ. Pada masa tambahan waktu babak pertama, Alessandro Bastoni mengirimkan umpan silang yang disambut Pio Esposito dengan sundulan keras dari dalam kotak penalti.
Gol tersebut memastikan Inter berbalik unggul 3-2 sebelum turun minum. Momentum sepenuhnya beralih ke tangan tuan rumah.
Inter Mengamuk di Babak Kedua
Usai jeda, Inter tetap mengontrol jalannya pertandingan. Pio Esposito kembali mengancam, namun Scuffet melakukan penyelamatan gemilang dengan menepis bola ke sudut atas gawang.
Marcus Thuram dan Nicolo Barella kemudian masuk untuk menambah intensitas serangan. Thuram memimpin serangan balik cepat, meski upayanya digagalkan Scuffet, sebelum Dimarco menghantam tiang gawang dari bola rebound.
Gol keempat akhirnya datang melalui aksi luar biasa Dimarco. Ia melepaskan tendangan voli yang menghantam bagian dalam tiang sebelum masuk, memastikan Inter menjauh dari kejaran Pisa.
Enam Gol, Enam Pencetak Berbeda
Dimarco kembali terlibat dalam gol kelima Inter. Umpan terobosannya menemukan Bonny yang masuk ke kotak penalti, melewati dua pemain bertahan, dan mencetak gol dari sudut sempit.
Inter belum berhenti menambah penderitaan Pisa. Henrikh Mkhitaryan mencetak gol Serie A pertamanya dalam lebih dari satu tahun dengan sundulan jarak dekat di tiang jauh, memanfaatkan umpan sundulan Yann Bisseck dari sepak pojok.
Kemenangan 6-2 ini membuat Inter kini unggul enam poin dari Milan di posisi kedua. Milan masih memiliki satu pertandingan tunda yang akan dimainkan di markas Roma pada hari Minggu.
Statistik Inter vs Pisa
Tembakan: 34 - 8
Tembakan tepat sasaran: 14 - 3
Penguasaan bola: 66% - 34%
Operan: 468 - 215
Akurasi operan: 88% - 78%
Pelanggaran: 8 - 11
Kartu kuning:
Kartu merah:
Offside:
Tendangan sudut: 7 - 5
Susunan Pemain
INTER (3-5-2): Yann Sommer; Alessandro Bastoni, Stefan de Vrij, Yann Bisseck; Carlos Augusto, Henrikh Mkhitaryan, Piotr Zielinski, Petar Sucic, Luis Henrique; Francesco Pio Esposito, Lautaro Martinez.
PISA (3-4-2-1): Simone Scuffet; Francesco Coppola, Simone Canestrelli, Arturo Calabresi; Samuele Angori, Marius Marin, Michel Aebischer, Idrissa Toure; Matteo Tramoni, Stefano Moreo; Henrik Meister.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR