
Bola.net - Simone Inzaghi meyakini bahwa meski Inter Milan mampu meraih hasil positif usai menaklukkan Juventus, ia menampik bahwa perburuan scudetto di musim ini telah usai.
Inter sukses menggondol tiga poin penting saat menjamu rivalnya pada laga lanjutan pekan ke-22 Serie A 2023/24. Bermain di Giuseppe Meazza, Senin (5/2/2024) dini hari WIB, mereka menang dengan skor tipis 1-0.
Nerazurri langsung tancap gas sejak peluit sepak mula dibunyikan dengan mengurung pertahanan tim asuhan Massimiliano Allegri. Gol kemenangan di laga kali ini dihasilkan oleh gol bunuh diri Federico Gatti di menit 37.
Atas hasil ini, Inter semakin kokoh di puncak klasemen dengan koleksi 57 poin dan mereka masih menyimpan satu laga lebih sedikit. Sementara Bianconeri tertahan di posisi kedua di klasemen dengan tertinggal empat poin.
Simak berita selengkapnya di bawah ini.
Belum Usai
Pasca pertandingan, Inzaghi mengapresiasi perjuangan pasukannya serta dukungan yang diberikan oleh penggemar membuat nya tampil kesetanan. Namun, ia tidak mencoret dua rivalnya yakni Juventus dan AC Milan dalam perburuan scudetto.
"Kami meraih kemenangan, sebuah kemenangan penting dan sangat pantas kami dapatkan bersama seluruh skuad," ujar Inzaghi kepada DAZN.
"Cara kami mempersiapkan diri, bermain dan mengendalikan permainan, kami sangat senang. Para penggemar mendukung kami sejak pemanasan hingga peluit akhir dan seterusnya.
"Namun, ini hanya satu langkah dalam perjalanan panjang. Juve dan Milan tidak akan menyerah."
Minta Fokus
Sang pelatih mengungkapkan bahwa ia memasukkan Davy Klaassen di menit-menit akhir untuk menggantikan Barella karena Davide Frattesi merasa kesakitan dan ia tidak dapat mengambil risiko bahkan di menit-menit akhir.
Meskipun gol bunuh diri menjadi pembeda, hasil akhir pertandingan tidak terlalu diragukan.
"Szczesny membuat pertandingan tetap terbuka dengan penyelamatan luar biasa terhadap Arnautovic dan Barella, namun saya melihat tim saya berkonsentrasi, kami hanya membiarkan Juve melakukan satu serangan balik dalam 95 menit.
"Para pemain telah bekerja dengan cara yang patut dicontoh selama tujuh bulan, namun kami harus terus melangkah maju. Ini hanya sebuah batu loncatan.
"Masih ada empat bulan yang intens dengan banyak pertandingan, kami harus terus seperti ini. Kami memenangkan 18 dari 22 pertandingan Serie A, namun meskipun begitu, kami masih bisa terkejar oleh Juventus dan Milan.
Atletico Madrid Sudah Menunggu
Sementara, Inter telah memenangkan Supercoppa Italiana dan sekarang dapat mempersiapkan diri untuk menghadapi babak sistem gugur Liga Champions melawan Atletico Madrid.
"Itulah tujuannya. Liga Champions adalah tahap yang sangat penting bagi kami, kami menjalani musim yang luar biasa musim lalu dan kami tahu bahwa kami telah memiliki lawan yang sangat tangguh di babak 16 besar."
Sumber: DAZN
Penulis: Yoga Radyan
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mengagumi Kemampuan Playmaking Hakan Calhanoglu
Liga Italia 5 Februari 2024, 13:59
-
Dikartu Lawan Juventus, Simone Inzaghi Absen di Roma vs Inter
Liga Italia 5 Februari 2024, 13:23
-
Karena Juventus Sudah Agak Lupa Caranya Bersaing di Papan Atas
Liga Italia 5 Februari 2024, 13:03
-
Inter vs Juventus: Kurang Agresif, Kalah, Akhirnya Kecewa dan Menyesal
Liga Italia 5 Februari 2024, 11:57
LATEST UPDATE
-
Sang Ayah: Erling Haaland ke Real Madrid? Kenapa Tidak?
Piala Dunia 6 Juli 2026, 12:00
-
Bekuk Meksiko, Bukti Inggris Sanggup Jadi Juara Piala Dunia 2026
Piala Dunia 6 Juli 2026, 11:00
-
Man of the Match Meksiko vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 6 Juli 2026, 10:13
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55



















KOMENTAR