Kedua bek sayap tersebut masuk di skuad di tim nasional mereka masing-masing dalam menjuarai dua Piala Dunia terakhir. Grosso menjadi pahlawan tim nasional Italia kala Azzurri menjadi juara Piala Dunia tahun 2006 lalu, sedangkan Capdevilla membantu Spanyol meraih juara di Afrika Selatan.
Agen dari Grosso, Giuseppe Bozzo telah pergi menemui petinggi La Vecchia Signora di Turin guna membahas kepastian tentang nasib kliennya tersebut.
Pemain bek sayap Italia tersebut gagal menunjukkan performa apiknya saat di musim pertama ia berbaju Bianconeri, yang berbuntut tidak dipanggilnya ia kembali oleh Marcelo Lippi. Berbanding terbalik dengan Grosso, Capdevilla selalu dimainkan dalam skuad utama Vicente del Bosque di Piala Dunia lalu. (goal/fjr)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Erick Thohir Bongkar Mimpi Besar PSSI: Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030!
Tim Nasional 16 April 2026, 21:41
-
Hasil Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia: Garuda Muda Tumbang 0-1
Tim Nasional 16 April 2026, 21:32
-
Bali United vs Malut United: Ujian Konsistensi Serdadu Tridatu di Kandang
Bola Indonesia 16 April 2026, 19:19
LATEST EDITORIAL
-
9 Kandidat Pengganti Alvaro Arbeloa di Real Madrid
Editorial 16 April 2026, 23:37
-
6 Top Skor Sepanjang Masa Liga Champions
Editorial 15 April 2026, 20:59
-
10 Kegagalan Juara Paling Tragis di Premier League, Arsenal 2025/2026 Menyusul?
Editorial 14 April 2026, 18:00



















KOMENTAR