Bola.net - Masa depan Tahith Chong di Manchester United saat ini sedang tidak menentu. Pasalnya, menurut sejumlah kabar, perbincangan kontrak anyar pemain berumur 19 tahun itu sedang menemui jalan buntu.
Kontrak Chong akan berakhir pada bulan Juni tahun 2020 nanti. Jika dibiarkan begitu saja, maka Manchester United terancam kehilangan dirinya secara gratis.
Kesempatan bermain untuk Chong sendiri bisa dikatakan minim pada musim ini. Pria berkebangsaan Belanda itu baru bermain sebanyak dua kali sebagai starter. Jika ditotal, ia sudah tampil empat kali di semua kompetisi.
Padahal Ole Gunnar Solskjaer sedang gencar memainkan anak muda pada musim ini. Namun tetap saja, ia tak bisa menggeser sosok seperti Scott McTominay atau Fred, alih-alih Paul Pogba yang sedang cedera saat ini.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Juventus Berminat dengan Chong
Pada bulan Januari nanti, Chong bisa menjalin hubungan dengan klub lainnya untuk merencanakan kepindahan dari Old Trafford. Daily Mail melaporkan bahwa sang pemain tengah diincar oleh klub raksasa Italia, Juventus.
Juventus telah menunjukkan ketertarikannya dengan Chong. Menurt kabar, sang juara bertahan Serie A itu telah mengirim pemandu bakat untuk memantau aksinya saat memperkuat Manchester United U-23.
Ketertarikan Bianconeri ini mengingatkan soal bagaimana Pogba berlabuh di Turin pada tahun 2012 lalu. Saat itu, Juventus sukses mendaratkannya secara gratis. Lalu, empat tahun setelahnya, mereka menjualnya dengan harga 105 juta euro.
Kultur Pemain Gratisan Juventus
Juventus memiliki sejarah dengan pemain gratisan. Hebatnya, hampir semua pemain yang diboyong mereka secara gratis tampil apik semasa di Turin.
Pogba adalah salah satu contohnya. Selain itu, Juventus juga pernah merekrut sejumlah pemain penting seperti Andrea Pirlo, Fernando Llorente, Dani Alves, hingga Aaron Ramsey yang baru saja diboyong dari Arsenal.
Ramsey sedang menarik perhatian pada musim ini. Performanya yang apik sampai membuat sang pelatih, Maurizio Sarri, rela mengubah pakem favoritnya 4-3-3 menjadi 4-3-1-2 agar Ramsey bisa terakomodir dengan baik.
(Mirror)
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Miralem Pjanic: Tak Ada Tim yang Kalah karena Wasit
Liga Italia 1 November 2019, 23:40
-
Playmaker Juventus Ini Menyukai Sarriball, Ada Tapinya
Liga Italia 1 November 2019, 22:30
-
Statistik Ini Membuktikan Bahwa Chris Smaldini Lebih Baik dari Matthijs De Ligt
Liga Italia 1 November 2019, 22:17
-
Juventus Segera Perpanjang Kontrak Wojciech Szczesny
Liga Inggris 1 November 2019, 22:00
-
Cedera Justru jadi Tantangan Bagi Chiellini
Liga Italia 1 November 2019, 19:23
LATEST UPDATE
-
Prediksi Starting XI Nottm Forest vs Liverpool: Opsi Rotasi The Reds Cukup Terbatas
Liga Inggris 21 Februari 2026, 19:14
-
Everton Incar Kemenangan Ganda, Man Utd Usung Rekor Tandang yang Kuat
Liga Inggris 21 Februari 2026, 18:54
-
Puasa Kemenangan Tottenham, Kepercayaan Diri Arsenal
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:42
-
Nottm Forest Membangun Momentum, Liverpool Menjaga Posisi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:28
-
Tembok Pertahanan Man City, Tantangan Laga Tandang Newcastle
Liga Inggris 21 Februari 2026, 17:14
-
Menguji Konsistensi Chelsea yang Masih Kerap Kehilangan Poin setelah Unggul
Liga Inggris 21 Februari 2026, 16:35
-
Juventus, Como, dan Persaingan Ketat di Papan Atas
Liga Italia 21 Februari 2026, 16:22
-
Tinggalkan Man United, Casemiro Kini Berpeluang Jadi Rekan Setim Lionel Messi
Liga Inggris 21 Februari 2026, 15:26
-
Prediksi Everton vs Man United 24 Februari 2026
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:53
-
Head to Head Tottenham vs Arsenal: Pemuncak Klasemen Bakal Kembali Tergelincir?
Liga Inggris 21 Februari 2026, 14:16
LATEST EDITORIAL
-
6 Calon Pengganti Casemiro di Manchester United: Siapa Pewaris Tahta Gelandang Bertahan?
Editorial 20 Februari 2026, 00:00
-
7 Pemain yang Tenggelam Usai Pindah Klub Musim 2025/2026: Masih Ingat Darwin Nunez?
Editorial 19 Februari 2026, 23:35
-
Dari Eks Chelsea hingga Barcelona: 5 Pemain yang Pensiun di 2026
Editorial 16 Februari 2026, 23:25
-
5 Transfer Ideal untuk Michael Carrick Jika Jadi Manajer Permanen Manchester United
Editorial 16 Februari 2026, 23:09

























KOMENTAR