
Bola.net - Lautaro Martinez terpilih menjadi man of the match pertandingan Inter Milan vs Benevento.
Dini hari tadi, Inter Milan menjamu Benevento. Laga ini merupakan laga yang wajib mereka menangkan, karena sang tetangga AC Milan menang melawan Bologna, sehingga jika mereka kehilangan poin, mereka akan tertinggal jauh dalam perebutan Scudetto.
Melawan Benevento yang notabene tim promosi, Inter sukses menunjukkan dominasi mereka. Anak asuh Filipo Inzaghi itu tidak berkutik dibuat kubu La Beneamata di laga ini.
Inter berhasil menang dengan skor telak 4-0 di laga ini, dan Lautaro Martinez terpilih menajdi man of the match.
Mengapa Lautaro menjadi man of the match? Simak selengkapnya di bawah ini.
Pergerakan Berbahaya
Salah satu alasan mengapa Lautaro menjadi man of the match karena pergerakannya yang sangat berbahaya.
Striker asal Argentina itu kerap menebar ancaman di laga ini. Ia sempat membuat gol namun di anulir di awal babak kedua.
Ia bahkan sukses mencetak satu gol ke gawang Benevento 10 menit berselang. Jadi ia benar-benar jadi ancaman di laga ini.
Tidak Egois
Secara jumlah gol, Lautaro memang kalah dari Lukaku di laga ini. Karena sang striker asal Belgia itu mencetak dua gol ke gawang Benevento.
Namun gol pertama Lukaku itu hadir dari assist Lautaro. Padahal Lautaro yang sukses mengintersep bola dari kiper Benevento sebenarnya bisa mencetak gol sendiri di laga itu.
Namun ia memiliki memberikan umpan kepada Lukaku dan diselesaikan sang striker dengan baik.
Laga Berikutnya
Inter Milan akan melakoni sebuah laga sulit di tengah pekan nanti.
Mereka akan berhadapan dengan Juventus di leg pertama semi final Coppa Italia musim ini.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Christian Eriksen Mampu Beradaptasi dengan Peran Barunya
Liga Italia 31 Januari 2021, 14:30
-
Bantai Benevento, Pemain Inter Layak Diacungi Jempol
Liga Italia 31 Januari 2021, 14:00
-
Cristiano Ronaldo Mandul, Andrea Pirlo Tidak Masalah
Liga Italia 31 Januari 2021, 13:30
-
Inter Milan Permak Benevento, Lautaro Martinez Hepi
Liga Italia 31 Januari 2021, 07:30
-
5 Pelajaran dari Laga Sampdoria vs Juventus: Cristiano Ronaldo Butuh Suplai Bola
Liga Italia 31 Januari 2021, 07:30
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Afrika 2025: Senegal vs Mesir, Nigeria vs Maroko
Bola Dunia Lainnya 11 Januari 2026, 07:00
-
Persita vs Borneo FC: Alasan Kekalahan Borneo FC di Tangan Persita
Bola Indonesia 11 Januari 2026, 06:59
-
Proliga 2026: Bandung BJB Tandamata Incar Kemenangan atas Jakarta Popsivo Polwan
Voli 11 Januari 2026, 06:49
-
Mengenal Cesar Meylan, Si Jenius Tangan Kanan John Herdman di Timnas Indonesia
Tim Nasional 11 Januari 2026, 06:43
-
Charlton vs Chelsea: Rating Pemain The Blues usai Menang Telak di Piala FA
Liga Inggris 11 Januari 2026, 06:36
-
Man of the Match Charlton vs Chelsea: Tosin Adarabioyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 05:47
-
Prediksi Inter vs Napoli 12 Januari 2026
Liga Italia 11 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Barcelona vs Real Madrid 12 Januari 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 02:00
-
Man of the Match Man City vs Exeter City: Antoine Semenyo
Liga Inggris 11 Januari 2026, 01:49
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52

























KOMENTAR