Bola.net - Status Paulo Dybala di Juventus kian kabur setelah rumor pertukaran dirinya dengan penyerang Manchester United, Romelu Lukaku, terkuak di media. Pemain asal Argentina itu sendiri tak kunjung memberikan jawaban soal masa depannya.
Sejumlah pemberitaan mengklaim bahwa nasib Dybala akan ditentukan setelah berbincang dengan sang pelatih, Maurizio Sarri, setibanya dari Argentina. Sebagai informasi, ia telat bergabung dengan skuat karena baru saja melakoni laga-laga Copa America 2019.
Diyakini bahwa Dybala akan langsung ke Continassa Bianconeri dan berbicara dengan Sarri usai sesi latihan. Namun realitanya, ketimbang ke Continassa atau J-Medical, ia justru berangkat langsung menuju kediamannya.
Dilansir dari Football Italia, Dybala belum mengagendakan pertemuan apapun dengan sang pelatih pada hari Kamis (1/8) kemarin. Keduanya diyakini bakalan bertatap muka sehari setelah Dybala tiba di Turin, atau tepatnya pada hari Jumat (2/8) waktu setempat.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Tinggal Menunggu Jawaban Dybala
Sementara itu, menurut sejumlah media termasuk Sky Sport Italia, Lukaku dikabarkan sudah mencapai kesepakatan personal dengan Juventus. Kabarnya, penyerang asal Belgia tersebut akan mendapat bayaran senilai sembilan juta euro per tahunnya.
Lukaku sendiri sempat dikabarkan akan bergabung dengan musuh bebuyutan Bianconeri, Inter Milan. Namun masalah harga membuat Nerazzurri dan Manchester United tak kunjung mencapai kesepakatan yang bisa membuat sang pemain hengkang ke San Siro.
Sekarang semuanya tergantung kepada Dybala. Begitu ia mengatakan 'ya' kepada Manchester United, maka proses pertukaran akan menjadi kenyataan. Tapi masalahnya, beberapa media yakin bahwa peluang Dybala menerima pinangan The Red Devils sangat kecil.
Gaji Dybala Bisa Jadi Rintangan
Alasan pertama yang membuat publik sangsi dengan kedatangan Dybala di Old Trafford adalah gaji. Beberapa laporan menyebutkan bahwa pemain berumur 25 tahun tersebut meminta bayaran senilai 10 juta euro plus bonus per musim.
Selain itu, Dybala juga enggan menyepakati kebijakan Manchester United yang akan menyunat gaji para pemainnya sebesar 20 persen andai kembali gagal tampil di Liga Champions pada musim berikutnya. Dybala hanya ingin mendapatkan bayaran secara utuh.
Ada opsi lain jika saja Dybala tak mencapai kesepakatan dengan skuat besutan Ole Gunnar Solskjaer tersebut. Manchester United dikabarkan siap menerima Mario Mandzukic dan Blaise Matuidi sebagai alat tukar dengan Romelu Lukaku.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Juventus Tawarkan Mario Mandzukic ke Manchester United
Liga Italia 2 Agustus 2019, 22:13
-
Enggan ke MU, Dybala Tunggu Tawaran dari PSG
Liga Italia 2 Agustus 2019, 20:06
-
Juventus Tukar Joao Cancelo dengan Bek Manchetser City Ini
Liga Italia 2 Agustus 2019, 19:00
-
Arsenal Tidak Jelas, Sami Khedira Merapat ke Klub EPL Lain
Liga Inggris 2 Agustus 2019, 18:40
-
Inter Milan Coba Bajak Paulo Dybala dari Manchester United
Liga Italia 2 Agustus 2019, 18:30
LATEST UPDATE
-
Update Transfer Alejandro Balde ke MU: Agen Jorge Mendes Jadi Kunci
Liga Inggris 24 Agustus 2026, 18:38
-
Lutut Gavi yang Selalu Bikin Cemas
Liga Spanyol 24 Agustus 2026, 18:01
-
RESMI: Arema FC Lepas Penyerang Joel Vinicius
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 17:05
-
Timnas Voli Putri Indonesia Takluk dari Thailand di AVC Continental 2026
Voli 24 Agustus 2026, 16:50
-
Dicari: Kiper Baru untuk Persib Bandung
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 15:11
-
Dean James Bersinar di Eredivisie: Bawa Go Ahead Eagles Raih Peringkat ke-2 Klasemen
Tim Nasional 24 Agustus 2026, 14:12
-
Ambisi Sandy Walsh Bersama Persib: Kejar Gelar Keempat hingga Tantang Klub Asia
Bola Indonesia 24 Agustus 2026, 13:48
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59


























KOMENTAR