Dua pihak yang disalahkan oleh Maradona yakni presiden Napoli Aurelio De Laurentiis dan juga FIFA. Maradona menyebut bahwa De Laurentiis lebih pantas menjadi seorang pengusaha daripada menjadi presiden klub.
"Saya sudah bosan mengatakan bahwa saat ini tampaknya [De Laurentiis] lebih cocok untuk menjadi pengusaha yang baik dari pada presiden yang baik. Hal ini tidak terjadi untuk saat ini saja," kecam Maradona.
Pemilik gol tangan Tuhan ini juga turut menyalahkan otoritas tertinggi sepakbola dunia, FIFA. Menurut Maradona, selama ini FIFA tidak pernah bertindak dan terus tertidur meski melihat kasus-kasus seperti yang terjadi pada Higuain.
"Sayang sekali bahwa FIFA terus tidur," tegasnya.
Huiguain dilaporkan sudah melakukan tes medis untuk Juventus disalah satu rumah sakit di kota Madrid, Spanyol. El Pipita disebut juga sudah sepakat dengan kontrak berdurasi empat tahun dan gaji 7,5 juta euro untuk setiap musimnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Ada Higuain, Juve Masuk Deretan Empat Besar Klub Terbaik Eropa
Liga Champions 24 Juli 2016, 22:25
-
Butuh Dana, Barcelona Tawarkan Arda Turan ke Juventus?
Liga Champions 24 Juli 2016, 22:12
-
Beli Higuain, Juve Ternyata Tak Perlu Jual Pogba
Liga Italia 24 Juli 2016, 20:19
-
Beli Higuain, Juventus Dapat Diskon Kecil
Liga Italia 24 Juli 2016, 19:01
-
Higuain Sudah Lolos Tes Medis di Juve
Liga Italia 24 Juli 2016, 16:05
LATEST UPDATE
-
Tidak Usah Ragu, Gavi Memang Layak Masuk Skuad Timnas Spanyol
Piala Dunia 26 Mei 2026, 15:32
-
Rekap Daftar Klub yang Sudah Lolos Liga Champions 2026/2027
Liga Champions 26 Mei 2026, 15:02
-
Update Ranking BWF 2026 Setelah Malaysia Masters 2026
Bulu Tangkis 26 Mei 2026, 15:00
-
Bek Tengah Terbaik Versi Jose Mourinho, Ada 2 Nama Ini!
Liga Champions 26 Mei 2026, 14:41
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
























KOMENTAR