
Bola.net - Memiliki pekerjaan yang tetap dan nyaman jelas menjadi dambaan bagi semua orang. Bagi Maurizio Sarri, duduk di kursi pelatih adalah hal terbaik ketimbang menghabiskan banyak waktunya sebagai seorang bankir.
Bankir bukanlah profesi yang buruk, begitupula dengan pelatih sepak bola. Semuanya cuma soal preferensi saja. Sarri memiliki semangat untuk menjadi seorang pelatih ternama ketimbang bankir.
Perjalanan Sarri sebagai seorang sudah berlangsung sangat lama. Sarri memulai karirnya di Stia, dan terus melanglang buana bersama beberapa klub amatir. Ia merintis karir dari bahwa hingga menjadi pelatih Juventus.
Dan sekarang, ia sudah sangat dekat dengan gelar Serie A pertamanya. Juventus sedang menempati puncak klasemen dan hanya membutuhkan empat poin lagi guna mengunci trofi juara Serie A untuk kesekian kalinya.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Bosan Menjadi Seorang Bankir
Pada awal mulanya, Sarri tidak pernah membayangkan bahwa dirinya akan menjadi seorang pelatih seperti yang sekarang. Ia berhenti menjadi bankir demi mengejar apa yang disebut orang-orang sebagai 'passion'.
"Saya tidak berhenti karena saya berpikir akan menjadi pelatih hebat di Eropa," buka Sarri usai membantu Juventus mengalahkan Lazio di ajang Serie A, Selasa (21/7/2020), ke Sky Sport Italia.
"Saya meninggalkan bank karena bosan dan punya 'passion' ini, berharap bisa mendapatkan penghasilan dari 'passion' itu," lanjutnya.
Hanya untuk Mencari Penghasilan
Niat Sarri murni: hanya mencari penghasilan dari dunia yang ia senangi. Mantan pelatih Napoli itu tak pernah memasang target besar seperti yang akan ia capai dalam waktu dekat ini.
"Kadang, di dalam karir, anda bisa berada di tempat dan waktu yang tepat, jadi anda melakukan upaya yang lebih besar dari niatan awal. Niat awal saya adalah hidup dengan melakukan apa yang saya suka," tutupnya.
Sarri tinggal menunggu waktu untuk mendapatkan trofi Scudetto pertamanya. Dan pada bulan Agustus nanti, ia berpeluang untuk meraih trofi Liga Champions. Tergantung sampai mana ia mampu membawa Bianconeri melaju.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Torehan Gol Juventus Sudah Bagus, Tapi Maurizio Sarri Belum Puas
- Maurizio Sarri Membuat Satu Pilihan Beresiko Sebelum Melawan Lazio, Apa Itu?
- Maurizio Sarri: Ketika Cristiano Ronaldo Mengendus Bau Darah...
- 5 Pelajaran dari Laga Juventus vs Lazio: Ronaldo tak Bisa Dihambat Usia
- Kapan Juventus Bisa Rayakan Scudetto Serie A 2019/2020?
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mau Duvan Zapata, Juventus Harus Bayar Segini
Liga Italia 21 Juli 2020, 21:40
-
Juventus Siap Tumbalkan Adrien Rabiot untuk Alexandre Lacazette, Sepadan?
Liga Italia 21 Juli 2020, 18:40
-
Puja-Puji Netizen Usai Cristiano Ronaldo Bikin 3 Rekor Baru di Juventus
Liga Italia 21 Juli 2020, 14:33
-
Highlights Serie A: Juventus 2-1 Lazio
Open Play 21 Juli 2020, 13:56
LATEST UPDATE
-
Ketika Vinicius Junior Justru Dianggap Masalah bagi Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 20:19
-
Statistik Ini Jadi Bukti Nyata Bernardo Silva Ubah Permainan Real Madrid
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 19:45
-
Strategi Cerdas Marc Marquez Sprint Race MotoGP Malaysia 2026: Pantang Memimpin Balapan!
Otomotif 31 Oktober 2026, 19:14
-
Hasil BRI Super League: Madura United Raih Poin Penuh dari Markas PSM Makassar
Bola Indonesia 31 Oktober 2026, 17:44
-
BRI Tulungagung dan PWI Salurkan 250 Paket Sembako untuk Warga Kampung Pemulung
News 31 Oktober 2026, 17:13
-
Legenda Thailand Dukung Timnas Indonesia ke Piala Dunia 2030
Tim Nasional 31 Oktober 2026, 16:36
-
Live Streaming Barcelona vs Alaves: Jadwal dan Link Nonton
Liga Spanyol 31 Oktober 2026, 15:21
-
Live Streaming AC Milan vs Inter Milan: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:16
-
Live Streaming Udinese vs Roma: Jadwal dan Link Nonton
Liga Italia 31 Oktober 2026, 15:11
-
Live Streaming Man City vs Brighton: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:06
-
Live Streaming Chelsea vs Man Utd: Jadwal dan Link Nonton
Liga Inggris 31 Oktober 2026, 15:01
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Inggris yang Meraih Ballon d'Or sebelum Harry Kane
Editorial 27 Oktober 2026, 13:52
-
Kursi Panas Pelatih Premier League: 4 Manajer yang Berisiko Dipecat Lebih Dulu
Editorial 26 Oktober 2026, 23:49
-
7 Pelatih Gratis yang Bisa Gantikan Michael Carrick di Manchester United
Editorial 26 Oktober 2026, 16:03
-
5 Pemain Argentina yang Bisa Mewarisi Nomor 10 Lionel Messi
Editorial 8 Oktober 2026, 11:18

























KOMENTAR