Tensi panas pertemuan Napoli dan Juventus memang meningkat dalam beberapa musim terakhir. Bahkan pada musim lalu, kedua tim bersaing ketat di klasemen Serie A hingga akhir musim.
Dan akhir pekan ini, Napoli akan menyambangi markas Juventus dalam lanjutan Serie A. Banyak yang menilai pertemuan ini sebagai pertemuan untuk menentukan scudetto, namun Sarri menolak gagasan itu.
"Kami harus berhenti membiarkan tekanan palsu ini menumpuk kepada kami. Semua orang tahu apa bagaimana tempat kami di liga. Sebelum musim dimulai bahkan kami kehilangan pencetak gol terbanyak dalam sejarah Serie A, yang membuat 36 gol musim lalu," ujarnya.
"Itu adalah risiko yang sangat besar bagi kami untuk membuat kami bisa saja kehilangan banyak poin. Kami mengisi tim dengan pemain muda menjanjikan, kemudian kami kehilangan penggantinya yang telah mencetak tujuh gol (Arkadiusz Milik)" sambungnya.
"Saya ingin melihat potensi dari skuat ini saat menyisihkan momen-momen berpuas diri," tandasnya.[initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Meski Kalah dari Milan, Zoff Anggap Juve Masih Tim Yang Kuat
Liga Italia 27 Oktober 2016, 19:09
-
Zoff: Laga Lawan Juve Akan Jadi Laga Rumit Bagi Napoli
Liga Italia 27 Oktober 2016, 18:44
-
Tidak Terpakai di MU, Juventus Siap Tampung Mkhitaryan
Liga Inggris 27 Oktober 2016, 15:52
-
Barcelona Jadikan Cuadrado Alternatif Berikutnya
Liga Spanyol 27 Oktober 2016, 15:37
-
Juventus Pantau Wonderkid Monchengladbach Ini
Liga Italia 27 Oktober 2016, 15:34
LATEST UPDATE
-
Andrey Santos OTW Manchester, Hari Ini Tes Medis di MU
Piala Dunia 9 Juli 2026, 13:00
-
Barcelona Ajukan Tawaran Resmi untuk Bintang Borussia Dortmund Ini
Liga Spanyol 9 Juli 2026, 11:30
-
YPP Wujudkan Impian Rumah Sejahtera Terpadu untuk Warga Magelang
Lain Lain 9 Juli 2026, 08:59
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR