
Bola.net - Massimiliano Allegri sukses membawa AC Milan membungkam rival sekota mereka, Inter Milan. Kemenangan tipis ini mendongkrak posisi Rossoneri ke peringkat dua klasemen sementara Liga Italia.
Namun, sang pelatih enggan larut dalam euforia kemenangan derby yang emosional tersebut. Ia justru memberikan peringatan keras kepada anak asuhnya terkait konsistensi permainan di lapangan.
Allegri menyoroti betapa rapuhnya pertahanan tim saat intensitas permainan mulai menurun. Peringatan ini diberikan agar skuadnya tidak lengah menghadapi sisa kompetisi musim ini.
Kemenangan ini terasa krusial karena Inter sempat memberikan tekanan yang sangat hebat sepanjang laga. Rossoneri bahkan harus berterima kasih pada tiang gawang yang menyelamatkan mereka di babak pertama.
Evaluasi Taktis Allegri

Allegri mengakui bahwa timnya memulai pertandingan dengan sedikit gugup di awal babak pertama. Ketegangan terlihat jelas sebelum akhirnya para pemain mulai menemukan ritme permainan.
"Ini adalah kemenangan yang hebat, pertandingan yang menghibur," ujar Allegri kepada DAZN Italia.
Pelatih asal Italia tersebut menyoroti pengambilan keputusan pemainnya di sepertiga akhir lapangan. Menurutnya, ada beberapa momen serangan balik yang terbuang percuma karena salah operan.
"Kami memulai dengan sedikit tegang di 15 menit pertama, tapi kemudian menjadi cair dan memiliki empat atau lima situasi di mana kami bisa membuat pilihan yang lebih baik di sepertiga akhir, terutama ketika mengirim Pulisic dan Saelemaekers ke depan," tambah Allegri.
Paradoks Raksasa dan Tim Gurem
Musim ini AC Milan memiliki rekor aneh dengan menyapu bersih kemenangan melawan tim-tim besar. Mereka sukses menundukkan Bologna, Napoli, AS Roma, dan kini Inter Milan.
Sebaliknya, Rossoneri justru kehilangan poin penting saat bersua tim-tim kecil di liga. Mereka kerap terpeleset saat meladeni perlawanan Cremonese, Parma, hingga Pisa.
"Saya pikir poin yang kami miliki adalah apa yang pantas kami dapatkan, karena kami bisa saja imbang dengan mudah lawan Napoli dan Roma, jadi semuanya seimbang," tegas Allegri.
Allegri menilai fenomena ini terjadi karena perbedaan determinasi pemain saat menghadapi laga besar dibanding laga biasa. Ia ingin mentalitas baja ini tetap terjaga siapa pun lawannya nanti.
Bahaya Penurunan Intensitas
Kunci permainan Milan menurut Allegri adalah kemampuan menjaga tempo tinggi sepanjang laga. Saat tempo itu hilang, gawang Mike Maignan menjadi sasaran empuk lawan.
"Pertandingan ini mengonfirmasi musim kami sejak awal, yaitu ketika kami harus mengatur tempo, kami tidak selalu melakukannya, kebobolan gol melawan Cremonese, Parma, dan Pisa," jelas Allegri.
Kemenangan atas Inter menjadi bukti bahwa fokus penuh bisa menghasilkan poin maksimal. Hal inilah yang ditekankan Allegri agar tidak lagi terulang kesalahan-kesalahan sebelumnya.
"Ketika ini adalah pertandingan level atas, Anda lebih bertekad, tetap fokus lebih lama, dan jadi kami harus mengerti bahwa ketika kami membiarkan intensitas turun, kami menjadi rentan," pungkasnya.
Klasemen Liga Italia
Berikut klasemen sementara Liga Italia 2025-2026. Ada di posisi berapa tim favoritmu Bolaneters!
BACA INI JUGA BOLANETERS!
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Frustrasi Berat! Dominasi Inter vs Milan Sia-sia, Chivu: Satu Kesalahan, Kami Tamat!
Liga Italia 24 November 2025, 11:54
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Sevilla vs Barcelona: Raphinha
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:10
-
Hasil Sevilla vs Barcelona: Hattrick Raphinha Jaga Start Sempurna Blaugrana!
Liga Spanyol 20 September 2026, 04:00
-
Man of the Match Roma vs Inter: Lautaro Martinez
Liga Italia 20 September 2026, 01:19
-
Hasil Roma vs Inter: Comeback Nerazzurri Paksa Giallorossi Berbagi Angka
Liga Italia 20 September 2026, 00:57
-
Baru Saja Debut, Kiper Juventus Kamil Grabara Malah Alami Cedera ACL
Liga Italia 20 September 2026, 00:26
-
Link Live Streaming Sevilla vs Barcelona 20 September 2026
Liga Spanyol 19 September 2026, 23:59
-
5 Pelajaran Arsenal 0-3 Brighton: Malam Buruk The Gunners di Amex Stadium
Liga Inggris 19 September 2026, 23:35
-
Rapor Pemain Arsenal saat Kalah dari Brighton: Bruno Guimaraes dan Odegaard Melempem
Liga Inggris 19 September 2026, 23:21
-
Man of the Match Brighton vs Arsenal: Pascal Gross
Liga Italia 19 September 2026, 23:14
-
Hasil Brighton vs Arsenal: The Gunners Kalah Telak 0-3
Liga Inggris 19 September 2026, 22:55
-
Mourinho Tak Khawatir Barcelona, Real Madrid Disebut Tak Bisa Dibandingkan
Liga Spanyol 19 September 2026, 22:00
-
Tottenham Akhirnya Cetak Gol, tetapi Kalah dari Aston Villa
Liga Inggris 19 September 2026, 21:25
-
Link Live Streaming Roma vs Inter 19 September 2026
Liga Italia 19 September 2026, 21:00
-
Hasil Bhayangkara FC vs Isenmulang FC: The Guardians Menang 2-0
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:57
-
Hasil BRI Super League: Java United Tersungkur, Persija Lanjutkan Start Sempurna
Bola Indonesia 19 September 2026, 20:55
LATEST EDITORIAL
-
Bukan Cuma Ronaldo, 3 Pemain Ini Juga Pernah Membela Real Madrid dan Inter Milan
Editorial 8 September 2026, 20:58
-
Robert Sanchez Blunder Lagi, 5 Kiper Ini Bisa Jadi Solusi Chelsea
Editorial 27 Agustus 2026, 14:00
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
























KOMENTAR