Perburuan Liga Champions Memanas, Mengapa Juventus Cadangkan Vlahovic dan Yildiz?

Perburuan Liga Champions Memanas, Mengapa Juventus Cadangkan Vlahovic dan Yildiz?
Pelatih Juventus, Luciano Spalletti memberikan instruksi kepada pemainnnya saat melawan AC Milan di Serie A, 27 April 2026. (c) Alessio Morgese/LaPresse via AP

Bola.net - Hasil imbang tanpa gol saat menghadapi Milan membuat posisi Juventus di zona Liga Champions mulai mendapat tekanan dari para pesaing. Persaingan untuk memperebutkan tiket ke kompetisi tertinggi Eropa itu pun diperkirakan akan berlangsung ketat hingga pekan terakhir.

Kemenangan yang diraih Roma dan Como membuat selisih poin dengan Juventus semakin tipis. Saat ini, Si Nyonya Tua hanya unggul tiga angka dari kedua tim tersebut di klasemen sementara.

Luciano Spalletti memahami bahwa sisa pertandingan musim ini akan menjadi ujian serius bagi mental timnya. Ia pun menuntut seluruh pemain menjaga kedisiplinan agar posisi di empat besar tetap aman.

Selain itu, kondisi fisik pemain juga menjadi perhatian karena jadwal yang padat terus menguras tenaga. Spalletti menegaskan bahwa hanya pemain yang benar-benar siap yang pantas tampil membela Juventus.

1 dari 2 halaman

Dilema Cedera Vlahovic dan Yildiz

Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic saat laga melawan AC Milan, 27 April 2026 di lanjutan Serie A. (c) Alessio Morgese/LaPresse via AP

Penyerang Juventus, Dusan Vlahovic saat laga melawan AC Milan, 27 April 2026 di lanjutan Serie A. (c) Alessio Morgese/LaPresse via AP

Dusan Vlahovic dan Kenan Yildiz baru dimainkan pada menit-menit akhir ketika tim membutuhkan tambahan tenaga. Keputusan tersebut diambil karena keduanya masih menghadapi masalah kebugaran yang belum sepenuhnya pulih.

Spalletti menjelaskan bahwa Vlahovic baru kembali menjalani latihan bersama tim pada hari Jumat. Ia memilih untuk tidak mengambil risiko karena cedera kambuhan bisa berdampak panjang bagi tim.

"Saat tim memiliki kontrol lebih di babak kedua dan mendesak Milan mundur, kehadiran Vlahovic bisa membantu, tetapi dia baru kembali berlatih dengan tim pada hari Jumat. Kenan juga kesulitan saat harus melakukan dua perubahan kecepatan, Anda bisa melihat dia tidak dalam kondisi yang baik," ungkap Spalletti.

"Mengenai Vlahovic, dia baru saja sembuh dari cedera yang sangat lama, dia cedera terakhir kali saat pemanasan di pinggir lapangan, jadi kami tidak bisa terburu-buru. Masa depan juga bergantung pada masa kini, jadi kami tidak bisa mengambil risiko yang tidak perlu," terangnya.

2 dari 2 halaman

Tekanan di Pekan-Pekan Terakhir

Dengan empat pertandingan tersisa, setiap poin kini menjadi penentu bagi langkah Juventus musim ini. Spalletti meminta para pemain menunjukkan karakter kuat hingga pertandingan terakhir.

Tanda-tanda kelelahan mulai terlihat pada beberapa pemain setelah menjalani musim yang panjang. Meski begitu, situasi ini justru menjadi momen untuk membuktikan kualitas mereka di level tertinggi.

"Saya pikir ini akan berlanjut hingga akhir atau sangat dekat dengan itu, karena beginilah permainannya. Roma dan Como menang, jadi kami masih memiliki beberapa pertandingan lagi untuk dimenangkan sebelum kami layak mendapatkan tempat di turnamen itu," tambah Spalletti.

"Ini waktunya untuk sprint terakhir, dan pada tahap inilah kelelahan dari musim yang panjang mulai menumpuk, di situlah Anda bisa tahu siapa yang layak di Juventus dan siapa yang tidak. Kami harus mengonfirmasi budaya disiplin diri, kerja keras, dan tekad yang mendiami klub ini."


BERITA TERKAIT

KOMENTAR

BERIKAN KOMENTAR

LATEST UPDATE

LATEST EDITORIAL