
Bola.net - Juventus baru saja menunjukkan taringnya di ajang Serie A. Si Nyonya Tua sukses melumat Cremonese dengan skor telak 5-0.
Kemenangan ini membawa mereka menyamai poin Roma dan Napoli di papan klasemen Liga Italia. Namun, Luciano Spalletti justru memberikan peringatan keras.
Spalletti merasa skuadnya belum berada di level yang sama dengan para rival. Ia menyoroti kualitas permainan Inter Milan dan Napoli yang lebih matang.
Mantan pelatih Timnas Italia tersebut enggan terlena dengan skor mencolok di papan skor. Baginya, masih banyak pekerjaan rumah yang harus diselesaikan Juventus.
Kemenangan Besar dan Faktor Dewi Fortuna

Bianconeri tampil beringas dengan memanfaatkan hasil imbang yang diraih tiga tim teratas. Gol-gol kemenangan lahir dari berbagai situasi, termasuk aksi bunuh diri lawan.
Meski mendominasi, Spalletti mengakui ada unsur keberuntungan yang memihak timnya. Gol pembuka Gleison Bremer bahkan tercipta dari pantulan tak sengaja.
"Dengan sedikit keberuntungan, kami berhasil mendapatkan hasil yang tepat lebih awal, tetapi kemudian juga mengalami nasib buruk dengan penalti yang membentur tiang gawang," ujar Luciano Spalletti.
"Saya pikir setelah mempertimbangkan semuanya, kami yang memegang kendali, meskipun masih ada beberapa guncangan yang sulit dihilangkan," tambah Spalletti.
Akui Level Rival Scudetto Lebih Tinggi

Spalletti secara khusus memantau laga big match antara Inter Milan kontra Napoli. Ia melihat kualitas sepak bola tingkat tinggi di sana.
Mantan pelatih Timnas Italia ini menilai Juventus harus segera mengejar ketertinggalan kualitas tersebut. Ia tidak ingin timnya hanya jago kandang melawan tim kecil.
"Saya menonton Inter-Napoli tadi malam, mereka menunjukkan level sepak bola tertinggi, sepak bola terbuka dan menyerang, dengan karakter dan ide, yang mewakili pelatih mereka," puji Spalletti.
"Saya pikir kami perlu banyak berbenah untuk mencapai level mereka, dan kami perlu mengambil langkah-langkah itu dengan cepat," tegasnya.
Jujur Soal Kontroversi Wasit
Laga melawan Cremonese juga diwarnai drama Video Assistant Referee (VAR). Tim tamu sempat mendapat penalti yang kemudian dibatalkan.
Menariknya, Spalletti justru sepakat dengan pandangan para pengamat. Ia menilai keputusan wasit di laga tersebut kurang tepat bagi kedua tim.
"Saya hanya ingin mencatat bahwa menurut pandangan saya, tidak satu pun dari kedua penalti hari ini seharusnya diberikan," kata Spalletti.
"Ketika Anda mengambil pekerjaan ini, akan selalu ada kejutan, baik dan buruk, karena lapanganlah yang berbicara," sambungnya.
Optimisme Juventus Bisa Lebih Baik
Kemenangan ini membuat Juventus mengoleksi 39 poin di klasemen sementara. Mereka kini masuk kembali dalam bursa perebutan Scudetto yang ketat.
Melihat kerja keras anak asuhnya, Spalletti mulai memupuk rasa percaya diri. Ia yakin Kenan Yildiz dan kawan-kawan bisa terus berkembang.
"Saya telah melihat upaya besar dari para pemain ini," tutur pelatih berkepala plontos itu.
"Jadi saya merasa kami dapat melakukan perbaikan-perbaikan tersebut," tutup Spalletti.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Spalletti Ogah Perpanjang Kontrak di Juventus? Alasannya Bikin Terharu!
Liga Italia 13 Januari 2026, 08:15
-
Pesta Gol 5-0 Belum Cukup, Spalletti: Juventus Masih di Bawah Level Inter dan Napoli!
Liga Italia 13 Januari 2026, 07:51
-
Man of the Match Juventus vs Cremonese: Weston McKennie
Liga Italia 13 Januari 2026, 06:58
-
Hasil Juventus vs Cremonese: Menggila di Turin, Bianconeri Bungkam Tim Tamu 5-0
Liga Italia 13 Januari 2026, 04:58
LATEST UPDATE
-
Jadwal Lengkap India Open 2026, 13-18 Januari 2026
Bulu Tangkis 13 Januari 2026, 09:42
-
Link Live Streaming Pertandingan Bulu Tangkis India Open 2026 di Vidio
Bulu Tangkis 13 Januari 2026, 09:36
-
Daftar Pebulu Tangkis Indonesia dan Hasil Drawing India Open 2026
Bulu Tangkis 13 Januari 2026, 09:31
-
Musim Conor Bradley Berakhir, Arne Slot Akui Rencana Liverpool Berantakan
Liga Inggris 13 Januari 2026, 09:19
-
3 Dosa Besar yang Mengakhiri Era Singkat Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 09:17
-
Daftar Crew Chief MotoGP 2026, 4 Pembalap Dapat Pendamping Baru Agar Kompetitif
Otomotif 13 Januari 2026, 09:05
-
Akhir Era Xabi Alonso: Ketika Filosofi Kalah Melawan Ego Bintang Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 08:47
-
Disebut Remehkan Lawan dan Disentil Arne Slot, Szoboszlai Minta Maaf
Liga Inggris 13 Januari 2026, 08:27
-
Spalletti Ogah Perpanjang Kontrak di Juventus? Alasannya Bikin Terharu!
Liga Italia 13 Januari 2026, 08:15
-
Dipecat Real Madrid, Mau ke Mana Xabi Alonso, Jodoh ke Manchester United?
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 08:05
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55























KOMENTAR