Pasukan Massimiliano Allegri tertinggal tiga poin dari Juventus dalam perburuan Scudetto dan sangat membutuhkan kemenangan di laga ini. Dalam lima pertandingan terakhirnya, il Diavolo mengumpulkan delapan poin, sedangkan Juve sanggup mengamankan 15.
Milan menguasai jalannya laga di babak pertama dengan unggul penguasaan bola hingga 64 persen, tapi belum sanggup membobol gawang Genoa yang dijaga oleh Frey, karena lima buah tembakannya tidak ada yang on target.
Genoa, yang menembak tiga kali, juga bernasib sama seperti kubu tuan rumah.
Skor 0-0 mengiringi langkah para pemain menuju ruang ganti di waktu jeda. Milan harus memperbaiki permainan, terutama penyelesaian akhirnya di depan gawang, jika tak ingin tertinggal makin jauh dari Juventus, yang pada saat bersamaan juga ditahan imbang tanpa gol di paruh pertama oleh tuan rumah Cesena.
Harus diakui, Rossoneri bermain di bawah standar dalam 45 menit pertama, seolah tanpa energi dan keinginan untuk menang. Timbul pertanyaan, apakah mereka sudah menyerah dalam perburuan juara?
Milan melakukan pergantian ganda di awal babak kedua. Boateng dan Antonio Cassano masuk untuk El Shaarawy dan Van Bommel. Rupanya, mereka mulai sungguh-sungguh.
Daya serang Milan meningkat setelah pergantian tersebut. Lima menit masuk lapangan, Boateng mendapatkan peluang pertamanya, tetapi tendangan yang dilepaskannya dari jarak sekitar 10 meter masih bisa dihalau dengan sempurna oleh Biondini.
Pada menit ke-72, Genoa harus bermain dengan sepuluh orang setelah Bosko Jankovic menerima kartu kuning kedua akibat pelanggaran yang dilakukannya terhadap Abate di dekat kotak penalti. Akan tetapi, tendangan bebas yang diambil oleh Zlatan Ibrahimovic membentur barisan pertahanan Genoa dan hanya menghasilkan tendangan sudut untuk Milan.
Sepuluh menit jelang berakhirnya waktu normal, di saat Juventus unggul 1-0 atas Cesena, Milan memasukkan satu penyerang lagi, Maxi Lopez masuk menggantikan Antonini.
Milan meningkatkan tekanan ke lini pertahanan Genoa. Empat menit jelang bubaran, gol yang ditunggu-tunggu itu pun akhirnya datang juga. Crossing Emannuelson dari sayap kiri ke tiang jauh diselesaikan oleh Boateng dengan drive rendah yang menghunjam gawang Genoa. 1-0 untuk Milan. Ternyata, mereka belum menyerah mengejar Scudetto!
Empat menit tambahan waktu diberikan oleh wasit, tetapi tidak ada gol lagi yang tercipta. Milan sukses menjaga selisih tiga poin (74-71) dengan Juventus, yang juga meraih skor yang sama di markas Cesena.
Statistik Milan - Genoa
Penguasaan bola: 67% - 33%
Shot (on goal): 15 (2) - 5 (1)
Corner: 9 - 1
Pelanggaran: 12 - 14
Offside: 3 - 1
Kartu kuning: 3 - 1
Kartu merah: 0 - 1
Penyelamatan: 1 - 1
Susunan pemain Milan: Abbiati; Abate, Nesta, Yepes, Antonini (80' Maxi Lopez); Nocerino, Van Bommel (50' Boateng), Muntari; Emanuelson; El Shaarawy (50' Cassano), Ibrahimovic.
Susunan pemain Genoa: Frey; Granqvist, Kaladze, Moretti, Birsa (70' Roger); Kucka, Jankovic, Biondini, Belluschi (81' Veloso); Sculli (77' Alhassan), Palacio.
Pencetak gol:
86' (1-0) Boateng
Kartu kuning: Abate (29'), Yepes (43'), Muntari (53'), Jankovic (60'), Moretti (83').
Kartu merah: Jankovic (72').
Serie A masih menyisakan empat pertandingan. Berikutnya, Milan akan bertandang ke markas Siena, sedangkan Juventus melawat ke Novara. [initial]
HIGHLIGHTS - Boateng Bawa Milan Taklukkan Genoa (bola/gia)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Timnas Indonesia U-17 vs Malaysia, Saatnya Garuda Mengukir Prestasi
Tim Nasional 13 April 2026, 19:02
-
Bukan Italia, Ini Lawan Timnas Indonesia pada FIFA Matchday Juni 2026
Tim Nasional 13 April 2026, 18:52
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Man United vs Leeds
Liga Inggris 13 April 2026, 17:31
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45





















KOMENTAR