
Pertandingan baru berjalan satu menit, Abel Hernandez sudah mengancam gawang Inter, tendangan keras pemain asal Uruguay tersebut masih melebar ke sisi gawang Julio Cesar.
Selanjutnya, pemain incaran tim-tim besar Eropa, Javier Pastore, setelah melakukan pergerakan dengan rekannya, Pastore berhasil memasuki kotak penalti Inter, namun Julio Cesar dengan sigap mengamankan gawangnya.
Bermain sedikit lamban, Inter malah berhasil mencuri gol, umpan terobosan Wesley Sneijder berhasil diterima oleh Samuel Eto'o yang kemudian melakukan solo run ke dalam kotak penalti dan menempatkan bola ke pojok kiri gawang Sirigu, gol bagi Inter di menit ke-25.
Palermo pun tak putus asa, mereka terus menekan Inter, berawal dari sebuah kemelut di kotak penalti berhasil diakhiri dengan tendangan keras dari Hernandez, namun Julio Cesar lagi-lagi mampu mementahkan peluang tersebut.
Hernandez menjadi pemain yang paling sering merepotkan Cesar, di menit-menit akhir babak pertama, tendangannya dari dalam kotak penalti kembali mengancam gawang Cesar, meski Cesar masih mampu menangkap bola dengan baik.
Sampai peluit ditiup oleh Wasit Morganti kedudukan tak berubah, Inter masih unggul 1-0.
Mengawali babak kedua, Palermo langsung mengacam Inter, tendangan Pastore dari luar kotak penalti membuat Lucio berjibaku mengamankan gawang Inter.
Palermo terus menekan Inter, Palermo seperti menunjukkan diri bahwa mereka adalah tim yang tak bisa diremenhkan, sekalipun oleh Inter.
Fabrizio Miccoli kini ikut-ikutan membuat Cesar bekerja keras, sundulan kepala yang diarahkan ke tanah dan memantul ke gawang Inter masih mampu ditepis oleh Cesar.
Namun, hanya sampai di menit ke-70 Palermo mendominasi pertandingan selanjutnya Inter yang mengambil alih permainan.
Di menit ke-79, lagi-lagi dari umpan manis Wesley Sneijder, Samuel Eto'o berhasil menaklukkan Sirigu yang coba menerkam bola dengan keluar dari sarangnya, 2-0 untuk Inter.
Seperti tak ingin hanya memberi umpan, Sneijder juga ingin mencetak gol, namun tendangan lengkungnya dari luar kotak penalti masih mampu ditepis oleh Sirigu.
Akhirnya, secara tak terduga, Palermo yang mendapat tekanan malah berhasil mencetak gol, Ezequiel Munoz berhasil menyundul bola hasil tendangan penjuru dan mengubah kedudukan menjadi 2-1 di menit ke-88.
Sungguh sial, baru dua menit yang lalu mencetak gol, Munoz harus diganjar kartu merah karena melanggar McDonald Mariga di luar kotak penalti Palermo.
Keunggulan jumlah pemain langsung dimanfaatkan oleh Inter, Diego Milito, pemain yang sedikit menurun penampilannya musim ini karena cedera, berhasil mencetak gol di menit ke-92 yang membuat gelar pertama Leonardo semakin dekat.
Umpan kembali diberikan oleh Wesley Sneijder yang pantas menjadi Man of The Match di pertandingan ini.
Akhirnya peluit panjang dibunyikan oleh wasit sebagai tanda berakhirnya pertandingan, dan membuat Internazionale menjadi kampiun Coppa Italia musim 2010-2011. (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Erling Haaland dan Piala Dunia yang Mengubah Dirinya
Piala Dunia 12 Juli 2026, 16:26
-
Atletico Bukakan Jalan Bagi Manchester United untuk Rekrut Joao Gomes
Liga Inggris 12 Juli 2026, 16:00
-
Manchester United Segera Ajukan Tawaran Perdana untuk Manu Kone
Piala Dunia 12 Juli 2026, 15:00
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
-
Ini Dua Rahasia Jude Bellingham Bisa Bawa Inggris Comeback Lawan Norwegia
Piala Dunia 12 Juli 2026, 09:14
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 08:08
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


















KOMENTAR