
Bola.net - AC Milan patut berbangga pada salah satu striker utama mereka. Kevin Prince-Boateng berhasil membalikkan keadaan pertandingan setelah sebelumnya timnya tertinggal 3-0 dari Lecce.
Gol cepat terjadi pada menit 4. Pertahanan Rossoneri tampak lengah menjaga Carlos Javier Grossmuller sehingga pemain tersebut bisa dengan mudahnya memberikan assist ke depan gawang Christian Abbiati. Guillermo Giacomazzi tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia mencetak gol bagi Lecce
Gol cepat ini membuat permainan Rossonerri menjadi goyah. Gawang mereka hampir kembali kebobolan oleh serangan dari Daniele Corvia namun wasit lapangan mengangkat bendera tanda offside.
Robinho membuat kesempatan emas bagi Milan pada menit 24. Kerjasamanya dengan Antonio Cassano membuatnya mampu melepaskan tendangan keras di depan gawang Lecce namun sayangnya tendangan tersebut sedikit melebar.
Petaka kembali menimpa Rossoneri. Corvia benar-benar membuat Christtian Abbiati kalang kabut. Serangannya yang cepat membuatnya terpaksa melanggarnya. Penaltipun akhirnya diberikan bagi kubu tuan rumah. Massimo Oddo berhasil memaksimalkan kesempatan tersebut. Kedudukan 2-0 untuk ketertinggalan Milan menit 30.
Ketinggalan dua gol membuat tim asuhan Galliani tersebut tak bisa berkonsentrasi pada permainan mereka. Dampaknya adalah terciptanya gol ke 3 bagi Lecce pada menit ke 37. Grossmuller yang sempat memberikan assist bagi gol pertama Lecce kini mencetak gol sendiri.
Milan tak banyak melakukan serangan balik pada menit-menit akhir babak pertama. Lecce justru kian gencar menyerang dengan cepat. Para pemain bertahan Milan seperti Alberto Yepes, Alessandro Nesta, Mark van Bommel, dan Massimo Ambrosini tak mampu menahan serangan mereka.
Memasuki babak kedua Milan berusaha meningkatkan serangan mereka dengan memasukkan Kevin Prince-Boateng dan Alberto Aquilani. Usaha mereka ini ternyata memang berhasil. Kerjasama kedua pemain yang baru masuk tersebut berhasil membuahkan sebuah gol pada menit 49
Tensi pertandingan kian meningkat. Kedua kubu saling menyerang satu sama lain. Keadaan ini membuat seorang Massimo Oddo mendapatkan sebuah kartu kuning karena melakukan pelanggaran pada menit 54.
Boateng menjadi bintang pertandingan ini. Ia mencetak sebuah gol lagi pada menit 54 sehingga Rossonerri berhasil mengejar ketertinggalan 3-0 mereka menjadi 3-2.
Dua gol balasan dari Rossoneri membuat kubu Lecce menjadi panik. Mereka melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Andrea Bertolacci. Menit 62 wasit menjatuhkan kartu kuning untuk Daniele Corvia.
Boateng benar-benar membalikkan keadaan. Ia mencetak gol ketiga bagi timnya. 3 gol dalam waktu 18 menit benar-benar memberikan dampak yang kuat bagi kepercayaan diri AC Milan.
Menit 71 Antonio Cassano membuang sia-sia kesempatan emas baginya. Aquilani berhasil memberikan operan bola kepada Cassano yang berdiri bebas di sisi kiri gawang Lecce tapi ia lebih memilih mengopernya kepada Ibrahimovic. Pemain Swedia itu tak bisa memaksimalkannya. Cassano seharusnya bisa memberikan kemenangan bagi timnya.
Publik Rossoneri berteriak kegirangan ketika Mario Alberto Yepes berhasil mencetak gol ke 4 bagi Milan. Cassano berhasil menebus kesalahannya dengan memberikan assist kepada Yepes. Pemain berkebangsaan Kolombia ini berhasil menyarangkan gol ke pojok atas gawang Lecce pada menit 84.
Lecce berusaha menyamakan skor namun sampai wasit meniup peluit akhir pertandingan skor tetap saja tak berubah. Milan mencapai kemenangan dramatis 3-4 setelah sempat mengalami ketertinggalan tiga gol.
Formasi Lecce:
Gol cepat terjadi pada menit 4. Pertahanan Rossoneri tampak lengah menjaga Carlos Javier Grossmuller sehingga pemain tersebut bisa dengan mudahnya memberikan assist ke depan gawang Christian Abbiati. Guillermo Giacomazzi tak menyia-nyiakan kesempatan tersebut. Ia mencetak gol bagi Lecce
Gol cepat ini membuat permainan Rossonerri menjadi goyah. Gawang mereka hampir kembali kebobolan oleh serangan dari Daniele Corvia namun wasit lapangan mengangkat bendera tanda offside.
Robinho membuat kesempatan emas bagi Milan pada menit 24. Kerjasamanya dengan Antonio Cassano membuatnya mampu melepaskan tendangan keras di depan gawang Lecce namun sayangnya tendangan tersebut sedikit melebar.
Petaka kembali menimpa Rossoneri. Corvia benar-benar membuat Christtian Abbiati kalang kabut. Serangannya yang cepat membuatnya terpaksa melanggarnya. Penaltipun akhirnya diberikan bagi kubu tuan rumah. Massimo Oddo berhasil memaksimalkan kesempatan tersebut. Kedudukan 2-0 untuk ketertinggalan Milan menit 30.
Ketinggalan dua gol membuat tim asuhan Galliani tersebut tak bisa berkonsentrasi pada permainan mereka. Dampaknya adalah terciptanya gol ke 3 bagi Lecce pada menit ke 37. Grossmuller yang sempat memberikan assist bagi gol pertama Lecce kini mencetak gol sendiri.
Milan tak banyak melakukan serangan balik pada menit-menit akhir babak pertama. Lecce justru kian gencar menyerang dengan cepat. Para pemain bertahan Milan seperti Alberto Yepes, Alessandro Nesta, Mark van Bommel, dan Massimo Ambrosini tak mampu menahan serangan mereka.
Memasuki babak kedua Milan berusaha meningkatkan serangan mereka dengan memasukkan Kevin Prince-Boateng dan Alberto Aquilani. Usaha mereka ini ternyata memang berhasil. Kerjasama kedua pemain yang baru masuk tersebut berhasil membuahkan sebuah gol pada menit 49
Tensi pertandingan kian meningkat. Kedua kubu saling menyerang satu sama lain. Keadaan ini membuat seorang Massimo Oddo mendapatkan sebuah kartu kuning karena melakukan pelanggaran pada menit 54.
Boateng menjadi bintang pertandingan ini. Ia mencetak sebuah gol lagi pada menit 54 sehingga Rossonerri berhasil mengejar ketertinggalan 3-0 mereka menjadi 3-2.
Dua gol balasan dari Rossoneri membuat kubu Lecce menjadi panik. Mereka melakukan pergantian pemain dengan memasukkan Andrea Bertolacci. Menit 62 wasit menjatuhkan kartu kuning untuk Daniele Corvia.
Boateng benar-benar membalikkan keadaan. Ia mencetak gol ketiga bagi timnya. 3 gol dalam waktu 18 menit benar-benar memberikan dampak yang kuat bagi kepercayaan diri AC Milan.
Menit 71 Antonio Cassano membuang sia-sia kesempatan emas baginya. Aquilani berhasil memberikan operan bola kepada Cassano yang berdiri bebas di sisi kiri gawang Lecce tapi ia lebih memilih mengopernya kepada Ibrahimovic. Pemain Swedia itu tak bisa memaksimalkannya. Cassano seharusnya bisa memberikan kemenangan bagi timnya.
Publik Rossoneri berteriak kegirangan ketika Mario Alberto Yepes berhasil mencetak gol ke 4 bagi Milan. Cassano berhasil menebus kesalahannya dengan memberikan assist kepada Yepes. Pemain berkebangsaan Kolombia ini berhasil menyarangkan gol ke pojok atas gawang Lecce pada menit 84.
Lecce berusaha menyamakan skor namun sampai wasit meniup peluit akhir pertandingan skor tetap saja tak berubah. Milan mencapai kemenangan dramatis 3-4 setelah sempat mengalami ketertinggalan tiga gol.
Formasi Lecce:
Benassi; Oddo, Tomovic, Esposito, Mesbah; Obodo, Strasser, Giacomazzi; Cuadrado (Ofere 81), Grossmuller (91 Bertolacci); Corvia (Giandonato 73).
Formasi AC Milan:
Abbiati; Abate; Nesta; Yepes; Antonini; Ambrosini (Aquilani 46); v Bommel; Nocerino; Robinho (Boateng 46); Ibrahimovic; Cassano (Shaarawy 89) [initial]
LIGA ITALIA - Allegri: Boateng Mengubah Segalanya
Klasemen Sementara Liga Italia Seri A
Hasil Pertandingan Liga Italia Selengkapnya
(bola/rev)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Resmi! Manchester United Umumkan Transfer Andrey Santos dari Chelsea
Liga Inggris 13 Juli 2026, 20:20
-
PORAL 2026 Resmi Dibuka, Perkuat Kemampuan dan Soliditas Prajurit TNI AL
Lain Lain 13 Juli 2026, 19:49
-
Jejak Marko Simic dan Kedatangan Denis Kolinger ke Persija Jakarta
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 19:23
-
UEFA dan Gelombang Penolakan Wacana Piala Dunia 2030 Diikuti 64 Negara
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:47
-
Noni Madueke tak Lebih Baik dari Kabel!
Piala Dunia 13 Juli 2026, 18:32
-
Persebaya Perkuat Skuad, Francisco Rivera Optimistis Sambut Musim Baru
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 18:12
-
Daftar 7 Pemain Timnas Indonesia yang Berlaga di Eredivisie 2026/2027
Bola Indonesia 13 Juli 2026, 17:58
-
Here We Go! Gantikan Ederson, Manchester United Rekrut Youri Tielemans
Liga Inggris 13 Juli 2026, 17:38
-
Prediksi Piala Dunia 2026: Inggris vs Argentina 16 Juli 2026
Piala Dunia 13 Juli 2026, 17:00
-
Prancis Belajar dari Luka
Piala Dunia 13 Juli 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR