Fiorentina bermain kurang apik di laga ini. Di lain pihak, Milan tampil cukup bagus. Gol-gol bagi Rossoneri disumbangkan oleh Philippe Mexes di babak pertama dan sebiji lagi dipersembahkan oleh striker bengalnya, Mario Balotelli, di babak kedua.
Kedua tim bermain dengan tempo sedang sejak menit pertama. Walau demikian, mereka sudah saling menyerang kendati tak ada serangan yang benar-benar membahayakan gawang lawan masing-masing. Namun, sang tuan rumah sedikit menguasai jalannya laga.
Namun, Rossoneri akhirnya memegang kendali permainan sejak menit ke-21. Mereka lebih banyak menekan pertahanan tuan rumah. Bahkan, serangan mereka akhirnya membuahkan hasil melalui Philippe Mexes di menit ke-23. Bek asal Prancis itu berhasil menyambar bola liar hasil tendangan bebas Balotelli yang tak bisa diantisipasi dengan sempurna oleh Neto. 0-1 Milan memimpin.
Skuat asuhan Clarence Seedorf tersebut masih terus mendominasi jalannya laga usai mencetak gol tersebut. Dengan duet Kaka dan Taarabt, Rossoneri terus menggempur pertahanan La Viola.
Fiorentina juga sesekali berusaha melencarkan serangan balik. Namun, mereka tak bisa menghadirkan ancaman yang berarti bagi Abbiati.
Hingga wasit meniupkan peluit tanda berakhirnya babak pertama, tak ada lagi gol yang tercipta. Milan masih unggul 0-1 atas tuan rumah Fiorentina.
Di babak kedua, Milan coba kembali menekan. Akan tetapi, performa mereka tak sebagus di babak pertama. Alhasil, Fiorentina tak lama kemudian langsung mengambil alih kendali permainan.
Di menit ke-48, Fiorentina langsung mendapatkan peluang emas untuk menyamakan kedudukan. Matri, yang berdiri bebas di kotak penalti Milan, mendapat umpan crossing yang apik. Sayangnya, bola hasil heading-nya masih melebar.
Fiorentina kembali terus mencoba menggedor pertahanan Milan. Namun, bukannya mencetak gol, mereka malah kembali kebobolan di menit ke 64. Gawang Neto kali ini dibobol oleh Mario Balotelli. Eksekusi tendangan bebasnya meluncur mulus ke pojok kiri atas gawang La Viola. 0-2 Rossoneri memimpin.
Sang tuan rumah mencoba untuk kembali bangkit. Namun, serangan mereka tetap tak ada yang mampu membahayakan gawang sang tamu. Mereka sempat mengepung pertahanan Milan, namun tetap tak bisa membongkar ketatnya tembok pertahanan sang tamu yang digalang oleh Mexes dan Rami.
Hingga berakhirnya babak kedua, Fiorentina masih tak sanggup mencetak satu gol pun. Milan pun akhirnya menang dengan skor 0-2. Ini adalah kemenangan Rossoneri yang pertama sejak akhir Februari lalu.
Dengan tambahan tiga poin dari laga tersebut, Milan kini mengoleksi 39 angka. Namun, mereka tak beranjak dari posisi ke 12. Di lain pihak, Fiorentina tetap berada di posisi keempat dengan koleksi 51 poin.
Statistik Fiorentina - AC Milan:
Penguasaan bola: 59% - 41%
Shot (on goal): 10 (0) - 15 (6)
Corner: 10 - 4
Pelanggaran: 16 - 30
Offside: 2 - 0
Kartu kuning: 3 - 7
Kartu merah: 0- 0
Susunan Pemain:
Fiorentina: Neto; Tomovic (Wolski), Savic, Gonzalo, Pasqual (Roncaglia); Ambrosini, Borja Valero, Matias Fernandez, Cuadrado, Matri, Joaquin (Matos)
AC Milan: Abbiati; Bonera, Mexes, Rami, Constant; De Jong, Muntari; Kaka, Honda, Taarabt (Birsa); Balotelli (Zaccardo).
(bola/dim)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Duo Attaccante Maut Serie A Satu Dekade
Editorial 27 Maret 2014, 16:26
-
Gullit Minta Seedorf Tak Dikambing Hitamkan
Liga Italia 27 Maret 2014, 12:36
-
Minim Dana, Gullit Minta Berlusconi Tinggalkan Milan
Liga Italia 27 Maret 2014, 12:17
-
Tahukah Anda? Fiorentina 0-2 AC Milan
Liga Italia 27 Maret 2014, 10:52
-
Liga Italia 27 Maret 2014, 08:42

LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Liga Spanyol: Barcelona vs Espanyol
Liga Spanyol 11 April 2026, 19:48
-
Nonton Live Streaming Liga Inggris: Liverpool vs Fulham
Liga Inggris 11 April 2026, 19:02
-
Nonton Live Streaming Liga Italia: Milan vs Udinese
Liga Italia 11 April 2026, 18:02
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45


























KOMENTAR