Kedua tim sama-sama memiliki misi untuk mendapatkan tiga poin, Napoli ingin terus menjaga kesempatannya untuk menempel AC Milan dan merebut scudetto, karena di pertandingan lain Internazionale menelan kekalahan dari Milan.
Sedangkan lazio ingin menjaga posisinya di empat besar agar dapat lolos ke Liga Champions musim depan, karena tim-tim di belakang mereka terus menempel dan mengancam posisi Lazio.
Meski mantan pelatih Napoli dan juga mendapat sambutan hangat dari fans Napoli, tak membuat Edy Reja, bermain setengah hati, Reja bahkan mengisyaratkan pemainnya untuk bermain menyerang.
Bahkan Lazio unggul terlebih dahulu melalui Stefano mauri, dengan kecepatannya, Mauri menerobos pertahanan Napoli, tiga pemain dilewati dengan mudah.
Dengan ketenangannya, Stefano Mauri menendang bola dengan kaki kiri yang sangat keras, bola yang diarahkan ke tiang jauh tak mampu dijangkau oleh Morgan De Sanctis, 1-0 bagi Lazio di menit ke-29.
Di babak pertama, meski juga melakukan serangan, namun tak ada peluang yang berarti yang diciptakan oleh Napoli, sampai berakhirnya babak pertama, tak ada gol yang mampu diciptakan oleh kedua tim.
Mengawali babak kedua, Napoli terus mendapatkan tekanan dari Lazio, dan tak berlangsung lama di menit ke-57, Lazio kembali unggul 2-0 melalui Andre Dias.
Memanfaatkan tendangan bebas Javier Garrido dari sisi kanan, Dias yang tak terkawal menerobos pertahanan Napoli dan dengan mudah menendang bola ke dalam gawang.
Unggul dua gol membuat Lazio lupa diri dan hal itu dimanfaatkan dengan baik oleh Napoli.
Di menit ke-60, Andrea Dossena berhasil memanfaatkan peluang dari tendangan bebas yang diambil oleh Ezequiel Lavezzi, dengan sundulan kepalanya berhasil menaklukkan Fernando Muslera yang tampil lumayan baik di babak pertama.
Selang dua menit kemudian, bintang Napoli, Edinson Cavani membuat pendukung Napoli kembali bersorak, hampir mirip dengan gol pertama, gol terjadi berawal dari tendangan bebas yang mampu dimanfaatkan oleh tandukkan Cavani, dan mengubah kedudukan menjadi 2-2.
Napoli semakin gencar menyerang, hampir saja mengubah kedudukan menjadi 3-2 di menit ke-66.
lazio tentu saja tak ingin kehilangan poin guna memperkuat posisinya di empat besar, sebuah gol bunuh diri yang dilakukan Salvatore Aronica di menit ke-68, membuat asa Lazio kembali hidup.
Aronica yang berusaha menghalau bola tendangan Mauro Zarate, malah membelokkan bola ke gawang De Sanctis, dan kedudukan menjadi 3-2 bagi Lazio.
Giuseppe Biava, membuat Lazio harus menerima hukuman tendangan penalti dari wasit, pergerakan Cavani di kotak penalti membuat Biava harus menjatuhkannya dengan keras, selain hukuman penalti, Biava juga harus menerima kartu merah.
Edinson Cavani dengan ketenangannya mampu menceploskan bola di menit ke 82 yang kembali mengubah kedudukan menjadi 3-2.
Edinson Cavani benar-benar memberi mimpi buruk kepada Lazio, gol ketiganya di menit ke-88 membuat kedudukan menjadi 4-3.
Kemampuan istimewanya berhasil mengelabui Fernando Muslera, dengan sebuah tendangan cungkil yang menawan bola masuk dan menutup pertandingan dengan kemenangan dramatis bagi Napoli.
Dengan hasil ini, Napoli merangsek ke posisi kedua klasemen sementara dengan selisih tiga poin dari AC Milan, sedangkan Lazio harus puas di posisi kelima dengan 54 poin. [initial]
Cavani: Sikap Napoli Tak Akan Berubah (bola/end)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Juventus vs Cremonese: Weston McKennie
Liga Italia 13 Januari 2026, 06:58
-
Man of the Match Liverpool vs Barnsley: Dominik Szoboszlai
Liga Inggris 13 Januari 2026, 06:54
-
Hasil Juventus vs Cremonese: Menggila di Turin, Bianconeri Bungkam Tim Tamu 5-0
Liga Italia 13 Januari 2026, 04:58
-
Hasil Liverpool vs Barnsley: Wirtz dan Ekitike Segel Kemenangan di Anfield
Liga Inggris 13 Januari 2026, 04:53
-
Hasil Lengkap Drawing FA Cup Putaran Keempat: Arsenal dan Chelsea Dapat Lawan Enteng
Liga Inggris 13 Januari 2026, 04:16
-
Resmi: Alvaro Arbeloa Ditunjuk Gantikan Xabi Alonso di Real Madrid
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 03:47
-
Prediksi Newcastle vs Man City 14 Januari 2026
Liga Inggris 13 Januari 2026, 03:00
-
Prediksi Roma vs Torino 14 Januari 2026
Liga Italia 13 Januari 2026, 03:00
-
Rekap Hasil Piala Asia U-23: Kejutan Besar, Vietnam U-23 Kalahkan Arab Saudi
Asia 13 Januari 2026, 02:48
-
3 Rekrutan Baru AC Milan Musim 2025/2026 yang Masih Dipertanyakan
Liga Italia 13 Januari 2026, 02:32
-
Xabi Alonso Resmi Dipecat Real Madrid! Arbeloa dan Klopp Jadi Calon Pengganti
Liga Spanyol 13 Januari 2026, 00:42
-
Ketika Ketajaman Lautaro Martinez Sama Sekali Tak Terlihat
Liga Italia 12 Januari 2026, 22:12
LATEST EDITORIAL
-
Warisan Terakhir Ruben Amorim: 4 Nama Target yang Masih Bisa Direkrut MU
Editorial 12 Januari 2026, 15:17
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55




















KOMENTAR