
Tampil di kandang lawan, tidak membuat Srigala Roma gentar. Laga baru berjalan dua menit, mereka sudah berani mengancam gawang tuan rumah melalui tendangan semeter dari luar kotak penalti yang dilakukan oleh Jose Angel. Namun, hasilnya masih nihil. Sebab, bola tendangan bek kiri itu masih melambung tinggi di atas mistar.
Tuan rumah hampir saja bersorak gembira di menit ke-11 kala eksekusi tendangan sudut Sebastian Giovinco mengarah tepat kepada Alessandro Lucarelli. Sayang tandukan bek tengah Parma ini masih tipis di atas gawang Roma.
Lima menit berselang, Parma kembali mendapat peluang melalui Giovinco yang memanfaatkan umpan Daniele Galloppa. Akan tetapi, tendangan kaki kirinya masih belum juga menemui sasaran.
Roma sempat juga mengancam melalui tendangan keras Francesco Totti di menit ke-39. Namun, Antonio Mirante masih sigap menangkap bola yang mengarah ke sudut kanan bawah gawang Parma tersebut.
Skor tanpa gol menghiasi akhir babak pertama ini setelah peluang Gialloblu melalui tendangan bebas Giovinco masih terlalu tinggi dari gawang Roma, yang dalam laga ini dipercayakan pada Bogdan Lobont.
Gol dalam laga ini akhirnya tercipta di babak kedua. Tim tamu lah yang mendapatkan gol di menit ke-50 tersebut. Sebuah umpan sodoran Fabio Borini kepada Aleandro Rosi yang melakukan overlap, diteruskan menjadi crossing oleh bek kanan Roma tersebut. Umpan silang tersebut tak disia-siakan oleh Pablo Osvaldo, yang sukses menanduk bola ke gawang Parma dan membawa tim tamu unggul 1-0.
Gol itu sendiri membuat allenatore Parma, Franco Colomba, bereaksi. Ia kemudian memasukkan Abderazak Jadid untuk menggantikan gelandang lainnya, Daniele Galloppa di menit ke-61. Tak sampai di situ, lima menit kemudian Colomba terpaksa harus memasukkan striker gaek, Hernan Crespo dan menarik keluar Sergio Floccari.
Luis Enrique langsung meladeni taktik pelatih lawan tersebut. Ia pun memasukkan striker muda Bojan Krkic menggantikan Fabio Borini di menit ke-69.
Hampir saja kemenangan Roma buyar saat laga tersisa semenit. Sebuah umpan silang yang dikirimkan Francesco Modesto mampu dimenangkan Cristian Zaccardo dalam duel udara di kotak penalti I Lupi. Beruntung bagi Roma, bola tandukan Zaccardo masih tepat dalam pelukan Bogdan. Skor 0-1 untuk kemenangan AS Roma pun bertahan hingga bubaran.
Selain membawa Giallorossi menghindari zona degradasi dan melesat ke peringkat ke-11, kemenangan ini juga menjadi penanda tiga angka pertama yang diraih Luis Enrique bersama Roma dari segala kompetisi. [initial]
Klasemen Sementara Liga Italia Seri A
Hasil Pertandingan Liga Italia Seri A (bola/mxm)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Mikel Arteta Tunda Pembahasan Kontrak, Fokus Bawa Arsenal Raih Gelar
Liga Inggris 11 April 2026, 00:08
-
Didier Deschamps Masuk Radar Real Madrid, Kandidat Pelatih Musim Depan
Liga Spanyol 10 April 2026, 23:38
-
Prediksi BRI Super League: Persijap vs Bhayangkara FC 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:07
-
Prediksi BRI Super League: Persija vs Persebaya 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 23:00
-
Tempat Menonton Real Madrid vs Girona: Tayang di Mana dan Jam Berapa?
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:38
-
Performa Jules Kounde Menurun, Barcelona Mulai Khawatir
Liga Spanyol 10 April 2026, 22:09
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs Persik 11 April 2026
Bola Indonesia 10 April 2026, 21:54
LATEST EDITORIAL
-
5 Pelatih Sepak Bola Terkaya 2026, Pep Guardiola Hanya Posisi Ketiga
Editorial 10 April 2026, 17:51
-
Bangun Era Baru, 5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Masa Depan Liverpool
Editorial 10 April 2026, 17:32
-
5 Kandidat Pelatih Baru Real Madrid Jika Alvaro Arbeloa Pergi
Editorial 9 April 2026, 17:45















KOMENTAR