
Bola.net - Fabio Capello membuat pernyataan mengejutkan tentang skuad Juventus saat ini. Mantan pelatih itu mengaku hanya Kenan Yildiz yang layak masuk dalam timnya yang pernah juara Serie A.
Capello juga memberikan pujian khusus untuk pelatih Roma Claudio Ranieri. Ia membandingkan Ranieri dengan seniman ternama yang kurang dihargai.
AS Roma dan Juventus akan bertemu di Stadio Olimpico pada Senin (7/4/2025) dini hari nanti WIB. Capello yang pernah menangani kedua klub membagikan analisis menarik tentang pertandingan tersebut.
Yildiz Bak Karya Seni Bernilai Tinggi

Capello menganggap Yildiz sebagai pemain spesial di skuat Juventus saat ini. Ia membandingkan bintang muda Turki itu dengan lukisan Wassily Kandinsky yang nilainya terus meningkat.
Menurut Capello, Yildiz memiliki sesuatu yang berbeda dibanding pemain lain. Ia menyarankan Juventus untuk mempertahankan pemain berusia 19 tahun tersebut.
"Dari skuad Juventus sekarang, mungkin hanya Kenan Yildiz yang layak masuk tim saya. Dia pemain yang punya sesuatu yang berbeda," ujar Capello kepada La Gazzetta dello Sport.
"Yildiz seperti karya Kandinsky, nilainya akan terus naik. Jika saya di Juventus, saya akan mempertahankannya," tambahnya.
Ranieri Si Seniman Underrated

Capello memuji kerja keras Ranieri yang berhasil membangkitkan Roma. Ia membandingkan pelatih veteran itu dengan seniman Giorgio De Chirico yang kurang dihargai.
Menurut Capello, kehebatan Ranieri terletak pada kesederhanaan pendekatannya. Ia mampu memotivasi pemain dan menempatkan mereka di posisi terbaik.
"Ranieri seperti De Chirico, pelukis hebat yang sedikit underrated. Dia spesial karena tidak menciptakan hal baru, tapi menggunakan logika sederhana," kata Capello.
"Dia memberi kepercayaan pada pemain, bahkan yang dicemooh suporter sekalipun," lanjut mantan pelatih AC Milan itu.
Kritik untuk Skuad Juventus
Capello mengaku hanya akan memilih dua pemain Roma untuk timnya: Paulo Dybala dan kiper Mile Svilar. Sementara dari Juventus, hanya Yildiz yang dianggap layak.
Ia juga memberikan kritik untuk performa Teun Koopmeiners dan Dusan Vlahovic. Kedua pemain dinilai belum menunjukkan potensi terbaiknya musim ini.
"Saya yakin Juventus akan lolos ke Liga Champions. Saya tetap yakin bahwa Teun Koopmeiners tidak bisa tetap menjadi bayang-bayang pemain hebat yang kita kagumi di bawah asuhan Gian Piero Gasperini di Atalanta. Cepat atau lambat, Koopmeiners dan Dusan Vlahovic harus kembali menjadi versi asli diri mereka sendiri," tegas Capello.
"Thiago Motta hanya meminta yang minimal dari pemain, dan kesannya adalah skuad Juventus akhirnya jadi bingung," pungkasnya.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Link Live Streaming AS Roma vs Juventus - Serie A/Liga Italia
Liga Italia 6 April 2025, 22:45
-
AS Roma Mengantisipasi Wajah Baru Juventus
Liga Italia 6 April 2025, 12:05
-
Igor Tudor: Roma vs Juventus itu Laga Penting, Tapi Bukan Penentu
Liga Italia 6 April 2025, 10:48
LATEST UPDATE
-
Prediksi Burnley vs Man United 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 03:15
-
Prediksi Parma vs Inter 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 02:45
-
Prediksi Man City vs Brighton 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Prediksi Fulham vs Chelsea 8 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 02:30
-
Jadwal Lengkap Piala Super Spanyol 2026, 8-12 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:05
-
Prediksi Barcelona vs Athletic Club 8 Januari 2026
Liga Spanyol 7 Januari 2026, 02:00
-
Jadwal Liga Inggris Pekan Ini Live di SCTV dan Vidio, 7-9 Januari 2026
Liga Inggris 7 Januari 2026, 01:21
-
Prediksi Napoli vs Verona 8 Januari 2026
Liga Italia 7 Januari 2026, 00:30
-
Tiket Persib vs Persija Sold Out, GBLA Bakal Dipenuhi Bobotoh
Bola Indonesia 6 Januari 2026, 22:33
LATEST EDITORIAL
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58
-
3 Kandidat Pengganti Enzo Maresca di Chelsea
Editorial 1 Januari 2026, 13:40




















KOMENTAR