
Bola.net - Ada banyak orang, terutama fans Juventus, yang menginginkan trio striker Paulo Dybala, Cristiano Ronaldo, dan Gonzalo Higuain terus dimainkan. Namun seperti Maurizio Sarri, Fabio Cannavaro selaku eks pemain Juventus melihat ketiganya sebagai beban.
Tidak bisa dimungkiri kalau ketiga sosok tersebut merupakan penyerang terbaik Juventus pada saat ini. Sebagai informasi, 30 dari 44 gol yang dibukukan Bianconeri di ajang Serie A berasal dari aksi ketiganya.
Proses gol yang mereka ciptakan pun melibatkan kerja sama apik. Contohnya seperti waktu Paulo Dybala mencetak gol ke gawang Udinese bulan Januari lalu, yang di mana keduanya melakukan operan satu-dua dengan kompak.
Jadi, adalah hal yang wajar kalau fans Juventus ingin terus melihat ketiganya dimainkan secara berbarengan dalam setiap pertandingan. Namun sang pelatih, Maurizio Sarri, berulang kali mengucapkan bahwa memainkan ketiganya sangat riskan.
Scroll ke bawah untuk membaca informasi selengkapnya.
Trio Juventus Menjadi Beban
Pada beberapa kesempatan, Sarri mengungkapkan bahwa memainkan ketiganya bisa mengorbankan keseimbangan di tubuh Juventus. Sebab Bianconeri bisa terkena akibatnya jika mereka tidak memberikan hasil yang diharapkan.
Cannavaro memiliki pendapat yang sama. Kendati bukan lagi 'orang dalam', namun pelatih Guangzhou Evergrande tersebut bisa melihat kalau memainkan Ronaldo, Dybala, dan Higuain secara berbarengan memiliki resiko yang besar.
"Mungkin ini kadang terjadi - seperti waktu di Naples - bahwa beberapa hal tidak bekerja dengan baik dan trio itu jadi beban untuk tim," ujar Cannavaro kepada La Gazzetta dello Sport.
"Selain mengkonfirmasi dirinya sendiri, Ronaldo sangat efektif di depan. Namun belakangan ini, hanya dia yang mencetak gol. Mereka membutuhkan keseimbangan," lanjutnya.
Tidak Lagi Dominan
Pada akhir pekan kemarin, mereka menelan kekalahan sewaktu bertemu Hellas Verona dalam laga Serie A. Sempat unggul lebih dulu berkat aksi Cristiano Ronaldo, Juventus justru gagal meraih tiga angka karena kalah dengan skor tipis 1-2.
Hasil itu membuat Juventus turun ke peringkat dua, digeser Inter Milan yang berhasil mengalahkan AC Milan di pekan yang sama. Cannavaro pun berkesimpulan kalau supremasi Juventus dalam kompetisi domestik sudah memudar.
"Mereka tidak lagi dominan seperti musim lalu, namun mereka tetap masih berada di atas. Dan di Eropa, saya tidak yakin mereka akan mengalami masalah dengan Lyon," tambahnya.
"Klub ini sudah berinvestasi banyak untuk memenangkan Liga Champions dan anda harus bersabar serta mengembangkan kondisi keseluruhan anda," pungkasnya.
(Football Italia)
Baca Juga:
- Maurizio Sarri Bertemu Presiden Juventus, Diskusi Masalah Apa?
- Juventus Resmi Perpanjang Kontrak Wojciech Szczesny Sampai 2024
- Messi Duet dengan Ronaldo di Juventus? Gak Mustahil Kok!
- Diminta Pilih Messi Atau Ronaldo, Jawaban Trent Justru Mengejutkan
- Zlatan Ibrahimovic vs Cristiano Ronaldo: Duel-duel Sebelumnya
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Massimiliano Allegri Latih Tim asal Kota Manchester Musim Depan?
Liga Inggris 12 Februari 2020, 21:30
-
Juventus Sodorkan Kontrak Baru untuk Giorgio Chiellini
Liga Italia 12 Februari 2020, 21:15
-
Andai Lionel Messi dan Guardiola Bergabung, Begini Perkiraan Formasi Juventus
Liga Italia 12 Februari 2020, 18:52
-
Liverpool Siapkan Kontrak Baru untuk Virgil van Dijk, Berapa Kenaikan Gajinya?
Liga Inggris 12 Februari 2020, 12:10
LATEST UPDATE
-
Persib Bandung Ditinggal Bojan Hodak Usai Hat-trick Juara?
Bola Indonesia 25 Mei 2026, 19:12
-
Tyrell Malacia Ucapkan Salam Perpisahan untuk Fans Manchester United
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:52
-
Skuad Spanyol untuk Piala Dunia 2026: Barcelona 8, Real Madrid 0
Piala Dunia 25 Mei 2026, 18:24
-
Membandingkan Gaji Pemain West Ham dengan Gaji Pemain Championship
Liga Inggris 25 Mei 2026, 18:03
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00

























KOMENTAR