
Bola.net - Gelandang bertahan Belgia, Radja Nainggolan berhasil membawa AS Roma finis di peringkat kedua sekaligus mengklaim satu tempat di fase grup Liga Champions 2015-16. Oleh karenanya spekulasi tentang masa depannya terus berhembus dengan Manchester United dan City serta Liverpool sebagai peminat utama.
Walaupun sudah berulang kali menegaskan niatnya untuk bertahan bersama I Lupi, spekulasi itu tak pernah berhenti mengaitkan dirinya. Berbicara kepada FourFourtwo , Radja kembali menegaskan dirinya belum tertarik pindah ke negara lain, meskipun ia tidak menutup atas apa pun kemungkinan yang bakal terjadi di masa depannya.
"Sebelumnya saya fokus untuk mendapatkan tempat di Liga Champions. Apa yang bisa saya katakan adalah, saya sangat bahagia di Roma. Setelah karier saya di Serie A, saya merasa separuh Italia dan di sini sudah seperti rumah sendiri. Saya memang bisa berbicara enam bahasa, tapi saya tidak berniat untuk pindah ke negara lain. Tapi sekali lagi, semuanya bisa terjadi pada level ini. Kita lihat saja apa yang bakal terjadi." tuturnya.
Rupanya, Radja juga tidak menutup-nutupi bahwa dirinya kerap menyaksikan pertandingan-pertandingan Premier League. Khususnya karena beberapa rekan-rekan sesama Belgia-nya bermain di Chelsea dan Tottenham Hotspur.
"Premier League adalah kompetisi yang paling sering dibicarakan di dunia. Secara berkala saya menyaksikan pertandingan dari rekan-rekan Belgia saya di Chelsea dan Spurs dan di sana begitu banyak pemain-pemain kelas dunia." imbuhnya. [initial]
(fft/dct)
Walaupun sudah berulang kali menegaskan niatnya untuk bertahan bersama I Lupi, spekulasi itu tak pernah berhenti mengaitkan dirinya. Berbicara kepada FourFourtwo , Radja kembali menegaskan dirinya belum tertarik pindah ke negara lain, meskipun ia tidak menutup atas apa pun kemungkinan yang bakal terjadi di masa depannya.
"Sebelumnya saya fokus untuk mendapatkan tempat di Liga Champions. Apa yang bisa saya katakan adalah, saya sangat bahagia di Roma. Setelah karier saya di Serie A, saya merasa separuh Italia dan di sini sudah seperti rumah sendiri. Saya memang bisa berbicara enam bahasa, tapi saya tidak berniat untuk pindah ke negara lain. Tapi sekali lagi, semuanya bisa terjadi pada level ini. Kita lihat saja apa yang bakal terjadi." tuturnya.
Rupanya, Radja juga tidak menutup-nutupi bahwa dirinya kerap menyaksikan pertandingan-pertandingan Premier League. Khususnya karena beberapa rekan-rekan sesama Belgia-nya bermain di Chelsea dan Tottenham Hotspur.
"Premier League adalah kompetisi yang paling sering dibicarakan di dunia. Secara berkala saya menyaksikan pertandingan dari rekan-rekan Belgia saya di Chelsea dan Spurs dan di sana begitu banyak pemain-pemain kelas dunia." imbuhnya. [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Mourinho Disebut Tergila-gila Pada Traore
Liga Inggris 4 Juni 2015, 23:39
-
Vialli Yakin Mourinho Bisa Bangkitkan Falcao
Liga Inggris 4 Juni 2015, 22:42
-
Level Percaya Diri Meningkat, Willian Berhutang Pada Dunga
Piala Dunia 4 Juni 2015, 21:25
-
Wonderkid Pencetak 97 Gol Ini Pilih Liverpool Ketimbang Chelsea
Liga Inggris 4 Juni 2015, 20:01
-
Matic: Mourinho Terlalu Banyak Beri Libur
Liga Inggris 4 Juni 2015, 20:00
LATEST UPDATE
-
Akhirnya Thomas Tuchel Buka Suara Soal Cole Palmer
Piala Dunia 24 Mei 2026, 07:38
-
Cari Pengganti Lewandowski, Barcelona Lirik Harry Kane!
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 07:27
-
Apa Rasanya Juara Bareng Persib Bandung, Eliano Reijnders?
Bola Indonesia 24 Mei 2026, 05:58
-
Man of the Match Valencia vs Barcelona: Guido Rodriguez
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:33
-
Man of the Match Real Madrid vs Athletic Bilbao: Thiago Pitarch
Liga Spanyol 24 Mei 2026, 04:31
LATEST EDITORIAL
-
Ke Mana Pep Guardiola Setelah Man City? Ini 7 Kandidat Tujuannya
Editorial 20 Mei 2026, 16:16
-
Daftar Manajer Termuda Juara Premier League, Mikel Arteta Masuk
Editorial 20 Mei 2026, 14:19
-
5 Destinasi Potensial Dani Carvajal Setelah Tinggalkan Real Madrid
Editorial 19 Mei 2026, 10:00
-
4 Pelatih yang Bisa Gantikan Pep Guardiola di Manchester City
Editorial 19 Mei 2026, 09:39
-
5 Pemain yang Bisa Jadi Fondasi Jose Mourinho di Real Madrid
Editorial 18 Mei 2026, 12:25























KOMENTAR