
Bola.net - Midfielder Galatasaray, Wesley Sneijder mengaku jika dirinya merasa berat untuk meninggalkan timnya saat ini. Pasalnya, ia merasa diselamatkan oleh tim dari kota Istanbul.
Spekulasi kepindahan Sneijder ke Chelsea belakangan santer diberitakan, menyusul kembalinya manajer Jose Mourinho ke Stamford Bridge. Sebelum memperkuat Gala, Sneijder merupakan salah satu pemain yang pernah meraih sukses bersama Mou di Internazionale Milan.
Hubungan dekat keduanya diakui gelandang asal Belanda tersebut menjadi hal yang ingin diulanginya di Premier League, bersama The Blues. Akan tetapi, Sneijder punya alasan mengapa ia begitu menyayangi klubnya saat ini.
"Saya telah menemukan sebuah negara dan kultur baru. Takkan mudah untuk pergi dan meninggalkan mereka," tutur Sneijder.
"Klub memiliki ekspektasi pada saya. Manajemen telah bekerja sangat keras pada transfer saya sebelumnya. Saya tak bisa pergi ke mana-mana karena saya berhutang pada mereka."
Alasan tersebut terbilang masuk akal, karena Gala merupakan tim yang menyelamatkan karier Sneijder setelah sempat ditepikan Nerazzurri, di era kepelatihan Andrea Stramaccioni. (gl/atg)
Spekulasi kepindahan Sneijder ke Chelsea belakangan santer diberitakan, menyusul kembalinya manajer Jose Mourinho ke Stamford Bridge. Sebelum memperkuat Gala, Sneijder merupakan salah satu pemain yang pernah meraih sukses bersama Mou di Internazionale Milan.
Hubungan dekat keduanya diakui gelandang asal Belanda tersebut menjadi hal yang ingin diulanginya di Premier League, bersama The Blues. Akan tetapi, Sneijder punya alasan mengapa ia begitu menyayangi klubnya saat ini.
"Saya telah menemukan sebuah negara dan kultur baru. Takkan mudah untuk pergi dan meninggalkan mereka," tutur Sneijder.
"Klub memiliki ekspektasi pada saya. Manajemen telah bekerja sangat keras pada transfer saya sebelumnya. Saya tak bisa pergi ke mana-mana karena saya berhutang pada mereka."
Alasan tersebut terbilang masuk akal, karena Gala merupakan tim yang menyelamatkan karier Sneijder setelah sempat ditepikan Nerazzurri, di era kepelatihan Andrea Stramaccioni. (gl/atg)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lima Alternatif Pengganti Falcao Untuk Chelsea
Editorial 17 Juni 2013, 23:45
-
David Luiz Tertarik Proyek PSG
Liga Champions 17 Juni 2013, 21:59
-
Pandangan Mourinho Soal Financial Fair Play
Liga Inggris 17 Juni 2013, 21:30
-
Ketahuan Merokok, Ashley Cole Bisa Didepak Mourinho
Liga Inggris 17 Juni 2013, 19:45
-
Rangkuman Rumor Transfer Pekan Kedua Juni
Editorial 17 Juni 2013, 19:31
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR