
Bola.net - CEO Ducati Motor Holding, Claudio Domenicali, akhirnya mengakui tak ada lagi pabrikan yang mendominasi persaingan di MotoGP. Hal ini ia nyatakan setelah melihat level performa Aprilia pada awal musim 2026.
Dalam lima tahun sebelumnya, Ducati sangat berkuasa. Mereka meraih kemenangan dan podium dengan banyak rider berbeda, bahkan sukses meraih empat gelar dunia. Gara-Gara ini, MotoGP sampai dijuluki 'Ducati Cup'.
Namun, sejak Marc Marquez cedera bahu jelang akhir musim lalu, Ducati tak lagi jadi pabrikan yang paling bersinar. Mereka justru dibayang-bayangi oleh Aprilia, yang para pembalapnya kini kompak tampil mentereng.
Juga Ditentukan Performa Pembalap

Bahkan, ancaman tak hanya datang Aprilia. Lewat Pedro Acosta, KTM juga terbukti punya potensi kompetitif, meski performanya belum sekonsisten Aprilia dan Ducati. Domenicali pun sangat memahami situasi ini.
"Banyak pabrikan tentu telah mengalami kemajuan. Ducati tentu saja menjadi motor terbaik dalam empat atau lima tahun terakhir, tetapi saat ini angkanya jauh lebih seimbang," ujarnya via GPOne, Senin (27/4/2026).
"Sulit mengatakan dengan pasti di mana posisi tiap orang, karena itu juga tergantung performa pembalap. Namun, jelas tak ada lagi dominasi seperti sebelumnya. Itu normal dalam olahraga. Saat aturan sangat stabil dalam waktu lama, angkanya cenderung jadi sangat mirip," lanjutnya.
Sulit Cari Kemajuan Jika Sudah Kompetitif
Di lain sisi, Domenicali juga mengaku sulit bagi Ducati untuk mencari kemajuan, karena level performa motor dan para pembalap mereka juga sudah sangat tinggi.
"Semua berusaha memperbaiki diri, dan lebih sulit memperbaiki sesuatu yang sudah bekerja sangat baik daripada sesuatu yang masih punya ruang untuk peningkatan. Kini kami semua jauh lebih dekat," tutupnya.
Dalam empat seri pertama MotoGP 2026, dan dari total delapan balapan yang sudah digelar, Ducati 'baru' meraih tiga kemenangan, yakni 2 kemenangan Sprint dan 1 kemenangan Grand Prix.
Sumber: GPOne
Baca Juga:
- Sebut GP Miami 2026 Balapan Terbaik Kimi Antonelli di Formula 1, Toto Wolff: Semoga Tetap Rendah Hati!
- Sabian Fathul Ilmi Sukses Menangi Yamaha R3 BLU CRU Asia-Pacific Championship 2026 di 'The Bend'
- Makin Jauh Ditinggal Kimi Antonelli, George Russell Ogah Pusingkan Hasil Formula 1 GP Miami 2026
- Mobil Rusak Akibat Senggolan, Lewis Hamilton Sedih Kecewakan Ferrari di Formula 1 GP Miami 2026
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Jepang vs Tunisia: Ayase Ueda
Piala Dunia 21 Juni 2026, 13:10
-
Swedia akui Kedigdayaan Belanda, Tapi Harusnya Bisa Main Lebih Baik Lagi!
Piala Dunia 21 Juni 2026, 10:45
-
Man of the Match Ekuador vs Curacao: Eloy Room
Piala Dunia 21 Juni 2026, 09:04
-
Soal Rumor Cristian Romero Merapat ke MU, Begini Kata Fabrizio Romano
Liga Inggris 21 Juni 2026, 08:30
-
Link Streaming Piala Dunia 2026: Tunisia vs Jepang
Piala Dunia 21 Juni 2026, 08:02
-
MU Kelamaan, Klub EPL Ini Mau Tikung Transfer Mateus Fernandes
Liga Inggris 21 Juni 2026, 07:34
LATEST EDITORIAL
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55
-
10 Target Transfer Arsenal yang Patut Dipantau di Piala Dunia 2026
Editorial 12 Juni 2026, 14:41
-
10 Negara dengan Koleksi Trofi Mayor Terbanyak, Argentina Ungguli Brasil
Editorial 11 Juni 2026, 14:28
























KOMENTAR