
Bola.net - Pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, tak mau mematok target gelar dunia di MotoGP 2026. Menurutnya, usai absen 14 seri musim lalu, dan absen dari tes pramusim di Sepang, Malaysia, ia harus fokus pada proses adaptasi.
Martin absen dari Tes Sepang, 3-5 Februari 2026, setelah menjalani operasi kedua di tulang scaphoid tangan kiri dan tulang bahu kanannya pada Desember 2025. Namun, ia tetap hadir di sirkuit untuk mendampingi timnya.
Selain mempertahankan motivasinya untuk balapan, Martin memilih hadir demi mengamati kinerja Aprilia, serta mempelajari data yang dikumpulkan sang tandem, Marco Bezzecchi, dan sang test rider, Lorenzo Savadori.
Merasa Motor Baru Aprilia Lebih Mudah Dikendarai

Dalam pengamatannya selama tes, Martin yakin Aprilia meneruskan tren positif yang ditunjukkan 'Bez' pada 2025. Kepada Motorsport Espana, Minggu (8/2/2026), ia mengaku merasa RS-GP mengalami kemajuan.
"Saya rasa kami lanjut dari titik terakhir (2025), yang merupakan tanda baik. Saya tak ingin terlalu optimistis, tapi saya rasa motornya bekerja dengan sangat baik. Ini utamanya akan bergantung pada adaptasi saya," ujarnya.
"Saya rasa motor ini sedikit lebih mudah dikendarai dari yang saya jajal di Tes Valencia, jadi saya senang. Tampaknya juga sedikit lebih baik. Kami hanya perlu menambahkan beberapa detail dan mengerjakannya untuk maju sedikit lagi," lanjut Martin.
Akankah Punya Peluang Juara Dunia Lagi?
Dalam wawancara yang sama, rider berusia 28 tahun ini juga ditanya apakah ia terpikir bisa mendapatkan peluang untuk kembali memperebutkan gelar dunia, yang ia raih pada 2024 bersama Prima Pramac Racing dan Ducati.
"Saya rasa itu akan bergantung pada seberapa baik saya beradaptasi dengan Aprilia terbaru," ungkap juara dunia Moto3 2018 dan MotoGP 2024 ini.
"Jika saya bisa adaptasi dengan cepat dan menemukan kepercayaan diri dalam dua atau tiga balapan, apa pun bisa terjadi, karena motornya bekerja dengan baik," pungkas Martin.
Sumber: Motorsport Espana
Baca Juga:
- Jorge Martin Akan Comeback di Tes Pramusim MotoGP Thailand 2026, Sebut Kinerja Aprilia Luar Biasa
- Skuad Rookie Turunkan Pembalap Veteran, Ini 6 Potret Livery Cadillac F1 Team di Formula 1 2026
- Resmi Jadi CEO Baru Red Bull KTM Tech 3, Guenther Steiner Merasa Jadi 'Rookie' di MotoGP
- Tak Cuma Pembalap, Kontrak 5 Tim Satelit MotoGP Juga Bakal Habis pada Akhir 2026
- Menanti Maverick Vinales Jadi Rider Pertama yang Menangi Balapan MotoGP dengan 4 Motor Berbeda
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Kini Jadi Pelatih Maverick Vinales di MotoGP, Jorge Lorenzo Merasa 'Hidup Kembali'
Otomotif 9 Februari 2026, 19:50
-
Jorge Lorenzo Ngaku Sempat Kaget Dipercaya Maverick Vinales Jadi Pelatihnya di MotoGP
Otomotif 9 Februari 2026, 19:46
-
Masih Tegang Jalani Adaptasi di MotoGP, Diogo Moreira Banyak Belajar dari Marc Marquez
Otomotif 9 Februari 2026, 16:31
LATEST UPDATE
-
Man of the Match Bosnia dan Herzegovina vs Italia: Esmir Bajraktarevic
Piala Dunia 1 April 2026, 07:00
-
Man of the Match Spanyol vs Mesir: Pedro Porro
Piala Dunia 1 April 2026, 06:55
-
Permintaan Maaf Gattuso Usai Italia Gagal ke Piala Dunia 2026
Piala Dunia 1 April 2026, 05:20
-
Bukan Prank April Mop, Italia Gagal (Lagi) ke Piala Dunia
Piala Dunia 1 April 2026, 05:17
LATEST EDITORIAL
-
3 Alternatif Murah Julian Alvarez untuk Barcelona di Bursa Transfer
Editorial 30 Maret 2026, 11:45
-
5 Pencapaian Luar Biasa Mohamed Salah di Liverpool
Editorial 27 Maret 2026, 15:50
-
5 Kiper Pengganti Potensial untuk Chelsea, Solusi dari Krisis di Bawah Mistar
Editorial 26 Maret 2026, 14:56
























KOMENTAR