Bola.net - Pebalap Movistar Yamaha MotoGP, Valentino Rossi meyakini bahwa insiden yang terjadi antara dirinya dengan Marc Marquez di dua lap terakhir MotoGP Argentina, Minggu (19/4) adalah kesalahan pebalap Repsol Honda itu sendiri. Hal ini disampaikan Rossi melalui Crash.net.
Rossi yang sempat tertinggal jauh dari Marquez, sukses menyusul di lap-lap akhir. Pada dua lap menjelang finis, keduanya terlibat aksi saling salip. Sayang, saat mendekati tikungan kelima, garis balap mereka bersinggungan dan Marquez menyentuh bagian belakang motor Rossi. Ia pun terjatuh dan gagal finis.
"Sayang sekali ia terjatuh, tapi itu karena ia melakukan kesalahan. Saat menyalipnya, saya tahu ia akan menyerang balik. Ia pun menyenggol saya di tengah tikungan. Motornya melaju ke arah saya dan saya berkata 'Sialan! Aku tahu kau agresif tapi kupikir tidak sebegitunya!' Lalu ketika saya membuka gas untuk akselerasi, saya mendengar senggolan lagi," ujar Rossi yang merebut kemenangan.
Rossi pun mengaku tak tahu Marquez terjatuh hingga melihat sebuah motor Honda berada di tepi lintasan pada lap berikutnya. "Ketika saya melewati lintasan lurus, saya lihat saya unggul atas Andrea Dovizioso, jadi saya menyadari terjadi sesuatu pada Marc. Pada lap berikutnya, saya lihat motor Marc. Marc tahu saya lebih cepat, jadi ia menghalalkan segala cara, tapi dia sedikit berlebihan," tutupnya. [initial]
(cn/kny)
Rossi yang sempat tertinggal jauh dari Marquez, sukses menyusul di lap-lap akhir. Pada dua lap menjelang finis, keduanya terlibat aksi saling salip. Sayang, saat mendekati tikungan kelima, garis balap mereka bersinggungan dan Marquez menyentuh bagian belakang motor Rossi. Ia pun terjatuh dan gagal finis.
"Sayang sekali ia terjatuh, tapi itu karena ia melakukan kesalahan. Saat menyalipnya, saya tahu ia akan menyerang balik. Ia pun menyenggol saya di tengah tikungan. Motornya melaju ke arah saya dan saya berkata 'Sialan! Aku tahu kau agresif tapi kupikir tidak sebegitunya!' Lalu ketika saya membuka gas untuk akselerasi, saya mendengar senggolan lagi," ujar Rossi yang merebut kemenangan.
Rossi pun mengaku tak tahu Marquez terjatuh hingga melihat sebuah motor Honda berada di tepi lintasan pada lap berikutnya. "Ketika saya melewati lintasan lurus, saya lihat saya unggul atas Andrea Dovizioso, jadi saya menyadari terjadi sesuatu pada Marc. Pada lap berikutnya, saya lihat motor Marc. Marc tahu saya lebih cepat, jadi ia menghalalkan segala cara, tapi dia sedikit berlebihan," tutupnya. [initial]
Baca Juga:
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Lorenzo: Valentino Rossi Menakjubkan
Otomotif 20 April 2015, 18:00
-
Pakai Jersey Maradona, Valentino Rossi Sampaikan 'Kode'?
Otomotif 20 April 2015, 16:30
-
Yamaha: Senggolan Itu Salah Marquez
Otomotif 20 April 2015, 15:05
-
Timbang Messi, Valentino Rossi Lebih Suka Maradona
Bolatainment 20 April 2015, 14:38
-
Rossi Yakin Marquez Takkan Ubah Gaya Agresifnya
Otomotif 20 April 2015, 13:32
LATEST UPDATE
-
Jadwal Semifinal Piala Dunia 2026, 15-16 Juli 2026
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:15
-
Man of the Match Argentina vs Swiss: Julian Alvarez
Piala Dunia 12 Juli 2026, 11:00
-
Bola Tidak Kena Kabel, FIFA Nyatakan Gol Pertama Jude Bellingham Sah!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 10:14
-
Ini Dua Rahasia Jude Bellingham Bisa Bawa Inggris Comeback Lawan Norwegia
Piala Dunia 12 Juli 2026, 09:14
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 08:08
-
Wayne Rooney: Apa Jadinya Inggris Tanpa Jude Bellingham?
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:55
-
Pengakuan Jujur Thomas Tuchel: Inggris Hoki Bisa Kalahkan Norwegia!
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:34
-
Man of the Match Norwegia vs Inggris: Jude Bellingham
Piala Dunia 12 Juli 2026, 07:00
-
Tempat Menonton Siaran Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 02:52
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55

























KOMENTAR