
Bola.net - Pembalap Monster Energy Yamaha, Fabio Quartararo, mengakui bahwa sejak awal dirinya memang tak muluk membidik kemenangan di MotoGP Sachsenring, Jerman, Minggu (20/6/2021). Pasalnya, selain trek ini daerah kekuasaan Marc Marquez dan Honda, ia memang sudah kesulitan dan tak nyaman berkendara sejak sesi latihan.
Dalam balapan ini, El Diablo start dari posisi kedua, namun sempat melorot ke posisi enam pada Lap 4. Ia pun harus susah payah memperbaiki posisi, melawan Aleix Espargaro, Miguel Oliveira, Johann Zarco, dan Jack Miller. Namun, ia tetap berpikir tenang dan terus mengendalikan usia ban depan keras dan ban belakang mediumnya.
Sejak sesi pemanasan (WUP), Quartararo sudah tahu kemenangan sulit diraih. Seperti dugaannya, Marquez dan Oliveira finis di dua besar karena ritme dan kecepatan mereka lebih mumpuni. Namun, ia lega bisa finis ketiga, meraih podium perdana di Sachsenring, dan mengasapi tiga rider Ducati yang jadi rival utamanya dalam perebutan gelar.
Hanya Coba Kalahkan Ducati dan Naik Podium
"Hari yang baik, karena pagi ini kami lihat kelemahan di Sektor 2 yang saya tahu bakal bikin saya kesulitan, dan itulah yang terjadi dalam balapan. Saya sangat lamban di Tikungan 6-7. Pada bagian lainnya, kami cukup oke, namun di tikungan itu, di mana saya miring cukup lama, saya kesulitan," ungkap Quartararo kepada Crash.net.
"Semua itu terlihat jelas pada pagi hari, dan kami bilang, 'Oke, kita punya ritme yang baik, namun memperebutkan kemenangan tampaknya sulit, karena dua rider lainnya (Marquez dan Oliveira) super cepat. Jadi, target saya hanyalah finis di depan para rider Ducati dan coba naik podium. Kami pun berhasil," lanjutnya.
Quartararo pun menyatakan, selain lemah di Sektor 2 trek Sachsenring, ia juga tampil buruk di tikungan pertama, yang justru menjadi tempat favorit para rivalnya untuk menjalani aksi saling salip sepanjang balapan. Rider berusia 22 tahun ini menyatakan, ia malah kesulitan di tikungan itu karena sulit melakukan pengereman agresif.
Sudah Tahu Marquez dan Oliveira Bakal 'Kabur'
"Tikungan pertama cukup buruk bagi saya. Sulit mengerem lebih lambat. Ini poin yang harus saya perbaiki karena saya tak nyaman. Saat hujan turun, saya juga memikirkan Le Mans, namun Sachsenring sungguh mimpi buruk untuk menyalip. Saya tahu, jika Miguel duduk di posisi kedua, maka ia dan Marc bakal 'kabur'," tuturnya.
"Saya pun berkata, 'Baiklah, aku berada di belakang Aleix dan Jack, aku hanya harus mengendalikan ban', dan dalam balapan ini saya banyak belajar. Podium ini juga sangat penting ketika kami tak punya sensasi yang tepat," pungkas pembalap asal Prancis ini.
Mengingat Pecco Bagnaia finis kelima, Miller finis keenam, dan Zarco finis kedelapan, maka posisi Quartararo di puncak klasemen pun makin kokoh. Kini ia mengoleksi 131 poin, unggul 22 poin dari Zarco yang ada di peringkat kedua, disusul Miller (100) dan Bagnaia (99) di peringkat ketiga dan keempat.
Sumber: Crashnet
Video: Sujud Syukur Marc Marquez Usai Menangi MotoGP Sachsenring
Baca Juga:
- Bikin Terharu, Inilah 4 Kemenangan 'Comeback' Terbaik di MotoGP
- Honda: Kemenangan Marc Marquez Tak Jamin Masalah Sudah Teratasi
- Kaget Menang di Jerman, Honda: Marc Marquez Memang Sulit Ditebak!
- Jack Miller Senang Lihat Marc Marquez Emosional Usai Menang Lagi
- Fabio Quartararo: Dari Planet Lain, Marc Marquez Terbaik dalam Sejarah
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Pedro Acosta: Berkat Jack Miller, Saya Bisa Menang di Sachsenring
Otomotif 22 Juni 2021, 16:01
-
Pol Espargaro Bakal Tiru Seluruh Setup Motor Marc Marquez Mulai Assen
Otomotif 22 Juni 2021, 14:59
-
Marc Marquez: Saya Hanya Takut Tak Bisa Kembali Hidup Normal
Otomotif 22 Juni 2021, 13:32
-
Jadwal Pekan balap MotoGP, Moto2, Moto3, dan MotoE Assen, Belanda 2021
Otomotif 22 Juni 2021, 11:52
LATEST UPDATE
-
Christos Tzolis Bisa Jadi Jawaban untuk Kelemahan Arsenal Musim Lalu
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 11:44
-
Michele Di Gregorio Menuju Bournemouth, Juventus Siap Lepas Sang Kiper
Liga Italia 22 Agustus 2026, 11:04
-
5 Pelajaran dari Kemenangan Arsenal atas Coventry: Pesan Keras untuk Rival
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 10:24
-
Rapor Pemain Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard Bersinar
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:34
-
Arsenal 3-0 Coventry City: Juara Bertahan Awali Musim dengan Kemenangan Meyakinkan
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 08:04
-
Arsenal Puncaki Klasemen Premier League usai Lumat Coventry City
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 07:34
-
Catatan Menarik Arsenal vs Coventry: Arteta Cetak Rekor, Havertz Makin Tajam
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:55
-
Jadwal Liga Inggris di SCTV Pekan Ini, 22-25 Agustus 2026
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 06:38
-
Jadwal Timnas Voli Putri Indonesia di AVC Womens Continental 2026: Disiarkan MOJI dan Vidio
Voli 22 Agustus 2026, 06:35
-
Manchester United Sepakat Datangkan Carlos Baleba dari Brighton
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 05:39
-
Inter Milan Resmi Rekrut Curtis Jones dari Liverpool
Liga Italia 22 Agustus 2026, 05:09
-
Hasil Liga Arab Saudi: Cristiano Ronaldo Cetak Gol, Al-Nassr Hajar Al-Riyadh 4-0
Asia 22 Agustus 2026, 04:57
-
Man of the Match Arsenal vs Coventry City: Martin Odegaard
Liga Inggris 22 Agustus 2026, 04:33
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR