Bola.net - Kesuksesan Argentina mencapai final Piala Dunia masih dianggap sebagai momen paling indah bagi Angel Di Maria. Meski akhirnya harus kecewa karena kalah dari Jerman, Di Maria tetap bangga dengan kesuksesan negaranya mencapai partai puncak.
Di Maria menganggap kesuksesan mencapai final lagi merupakan sebuah sejarah baru bagi Argentina. Terlebih lagi, semua pemain juga sudah memberikan kemampuan terbaik mereka dalam pertandingan itu.
"Mencapai final Piala Dunia adalah momen paling membahagiakan bagi saya. Itu adalah momen paling spesial yang pernah saya alami. Kami tidak bisa menang, tapi sudah memberikan segalanya di lapangan. Kami berhasil menulis sejarah baru," terang Di Maria kepada situs resmi Copa America.
Di Maria mengakui bahwa kekalahan itu membuat timnas Argentina generasinya gagal meraih titel legenda dari publik Argentina. Namun ia secara umum bangga bisa membawa Milan kembali ke pentas tertinggi.
"Argentina sudah bisa kembali bisa masuk ke final Piala Dunia. Kami selalu mengatakan ingin bisa menjadi legenda meski kami akhirnya tidak bisa melakukannya. Tapi prestasi itu akan tetap bersama kami." [initial]
(gl/hsw)
Di Maria menganggap kesuksesan mencapai final lagi merupakan sebuah sejarah baru bagi Argentina. Terlebih lagi, semua pemain juga sudah memberikan kemampuan terbaik mereka dalam pertandingan itu.
"Mencapai final Piala Dunia adalah momen paling membahagiakan bagi saya. Itu adalah momen paling spesial yang pernah saya alami. Kami tidak bisa menang, tapi sudah memberikan segalanya di lapangan. Kami berhasil menulis sejarah baru," terang Di Maria kepada situs resmi Copa America.
Di Maria mengakui bahwa kekalahan itu membuat timnas Argentina generasinya gagal meraih titel legenda dari publik Argentina. Namun ia secara umum bangga bisa membawa Milan kembali ke pentas tertinggi.
"Argentina sudah bisa kembali bisa masuk ke final Piala Dunia. Kami selalu mengatakan ingin bisa menjadi legenda meski kami akhirnya tidak bisa melakukannya. Tapi prestasi itu akan tetap bersama kami." [initial]
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
'Messi Sangat Rendah Hati di Lapangan'
Amerika Latin 20 Juni 2015, 20:07
-
Pemain Jamaika Ini Gembira Luar Biasa Akan Melawan Messi
Amerika Latin 20 Juni 2015, 20:02
-
Simeone Tak Bisa Bandingkan Messi Dengan Maradona
Amerika Latin 20 Juni 2015, 19:14
-
Simeone: Tak Ada Pemain Lain Yang Mendekati Level Messi
Amerika Latin 20 Juni 2015, 18:59
-
Neymar dan Vidal Bermasalah, Ini Komentar Pelatih Argentina
Amerika Latin 20 Juni 2015, 17:21
LATEST UPDATE
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Argentina vs Swiss
Piala Dunia 12 Juli 2026, 01:59
-
Link Live Streaming Piala Dunia 2026: Norwegia vs Inggris
Piala Dunia 12 Juli 2026, 00:48
-
Vinicius Junior Bakal Jadi Wakil Kapten Real Madrid
Liga Spanyol 12 Juli 2026, 00:07
-
Update Jurgen Klopp Sebagai Pelatih Baru Jerman: Sudah, tapi Belum
Piala Dunia 11 Juli 2026, 23:27
-
Neco Williams Masuk Radar Transfer MU, Disiapkan untuk Saingi Luke Shaw
Liga Inggris 11 Juli 2026, 22:12
-
Gelandang Afrika Selatan Jayden Adams Meninggal Dunia
Piala Dunia 11 Juli 2026, 21:08
-
Jalan Menuju AS Roma untuk Alejandro Garnacho
Liga Italia 11 Juli 2026, 19:31
-
Alasan Romantis Sandy Walsh Pilih Nomor Punggung 6 di Persib
Bola Indonesia 11 Juli 2026, 17:49
-
Momen Emas Ole Romeny untuk Bangkit Bersama Fortuna Sittard
Piala Dunia 11 Juli 2026, 17:35
-
Jose Mourinho Blokir Kepindahan Federico Valverde ke Manchester United
Liga Spanyol 11 Juli 2026, 17:00
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55


























KOMENTAR