Jerman sudah harus bermain dengan 10 pemain setelah Zieler dikartu merah wasit. Beberapa saat kemudian, Messi gagal menyarangkan bola kala penaltinya mampu digagalkan kiper pengganti Marc-Andre ter Stegen.
Meski unggul jumlah pemain, gol pembuka Argentina baru bisa terlahir menjelang babak pertama usai. Itupun berkat gol bunuh diri pemain Jerman Sami Khedira. Messi membuat keunggulan Tim Tango bertambah sebelum Angel Di Maria semakin membenamkan Tim Panser. Gol hiburan Jerman terlahir melalui tandukan keras pemain belakang Benedikt Howedes.
Zieler mendapatkan kartu merah pada menit ke-32 setelah ia terlebih dulu menjatuhkan Jose Ernesto Sosa di dalam kotak penalti tim Jerman. Selain itu, mereka juga mendapat tambahan hukuman berupa tendangan penalti. Beruntung, tendangan Messi berhasil dimentahkan oleh kiper pengganti Ter Stegen.
Pada menit 39 Messi mencoba untuk membayar kesalahannya. Akan tetapi usaha penyerang Barcelona ini masih sedikit melebar dari gawang Stegen. Miroslav Klose mencoba membuka keunggulan, sayangnya bola juga masih belum menemui sasaran.
Menit 45 benar-benar menjadi petaka bagi Jerman. Antisipasi Khedira atas sepak pojok Argentina malah berbuah gol bunuh diri bagi timnya. Argentina unggul satu gol hingga turun minum.
Keunggulan jumlah pemain dimanfaatkan betul oleh Messi dan kawan-kawan. Terbukti pada menit 52 kapten Argentina itu, berhasil membayar kegagalannya melalui sepakan kaki kirinya berhasil menaklukkan Ter Stegen.
Menit 65, Messi kembali mendapatkan peluang. Sayangnya, finishing yang ia lakukan masih sedikit melebar di sisi kiri gawang Jerman. Ialah Di Maria yang memupus asa tuan rumah melalui gol spektakulernya di menit 73. Sepakan pemain Real Madrid dari jarak 30 yard berhasil membobol gawang Ter Stegen untuk kali ketiga.
Gol pelipur lara anak asuh Joachim Loew hadir di menit 81. Ialah Howedes yang berhasil menanduk bola hasil umpan Mario Gotze ke gawang yang dikawal Sergio Romero. Hasil akhir 1-3 merangkum pertandingan antara Jerman melawan Argentina. [initial]
Video - Highlights Jerman 1-3 Argentina (espn/bgn)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
-
Falcao: Saya Bisa Samai Messi dan Ronaldo
Liga Spanyol 16 Agustus 2012, 20:30
-
Mascherano: Yang Terbaik, Messi Pantas Jadi Kapten
Liga Spanyol 16 Agustus 2012, 14:40
-
Sabella: Ini Salah Satu Penampilan Terbaik Tango
Piala Dunia 16 Agustus 2012, 10:44
-
Loew: Kartu Merah Membuat kami Syok
Piala Dunia 16 Agustus 2012, 10:00
-
Messi: Tak Ada Rivalitas Dengan Ronaldo
Liga Spanyol 16 Agustus 2012, 08:00
LATEST UPDATE
-
Nonton Live Streaming Pertandingan Proliga 2026 di MOJI Hari Ini, 9 Januari 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:43
-
Arteta Kecewa tapi Bangga: Arsenal Perlebar Jarak Jadi 6 Poin Meski Imbang
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:36
-
Catatan Menarik Arsenal vs Liverpool: The Reds Jadi Batu Sandungan The Gunners
Liga Inggris 9 Januari 2026, 09:34
-
Jadwal Lengkap Proliga 2026, 8 Januari-26 April 2026
Voli 9 Januari 2026, 09:21
-
AC Milan dan Pelajaran Mahal Tentang Kedewasaan
Liga Italia 9 Januari 2026, 08:55
-
Jadwal Lengkap Malaysia Open 2026, 6-11 Januari 2026
Bulu Tangkis 9 Januari 2026, 08:50
-
Kapan El Clasico di Final Piala Super Spanyol 2026: Barcelona vs Real Madrid
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:37
-
Jadwal Barca vs Madrid di Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 9 Januari 2026, 08:07
-
PSM vs Bali United: Tekad Pasukan Ramang Hentikan Tren Buruk
Bola Indonesia 9 Januari 2026, 07:44
-
Hasil Lengkap, Klasemen, Jadwal dan Top Skor Serie A 2025/2026
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:41
-
Man of the Match Milan vs Genoa: Lorenzo Colombo
Liga Italia 9 Januari 2026, 07:11
LATEST EDITORIAL
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52
-
Prediksi Starting XI Chelsea di Bawah Liam Rosenior: Revolusi Taktik Dimulai
Editorial 5 Januari 2026, 15:25
-
7 Pemain yang Pernah Menangis Karena Jose Mourinho, Ada Cristiano Ronaldo
Editorial 5 Januari 2026, 13:58


























KOMENTAR