
Bola.net - Kapten Argentina, Lionel Messi, menjadi penentu kemenangan 2-0 atas Austria pada laga kedua Grup J Piala Dunia 2026 di Dallas, Senin waktu setempat. Dua gol yang dicetaknya tidak hanya membawa tim meraih tiga poin penting, tetapi juga mengantarkannya menjadi pencetak gol terbanyak sepanjang sejarah turnamen ini.
Pencapaian itu tidak datang dengan mudah. Di awal pertandingan, Messi sempat gagal mengeksekusi penalti sebelum akhirnya bangkit dan mencetak gol pada menit ke-30 serta masa injury time.
Momen gagal penalti itu menjadi yang ketiga bagi Messi di luar adu penalti sejak debutnya di Piala Dunia pada 2006. Namun, penampilan gemilangnya sepanjang laga langsung menutup kesalahan tersebut dan membawa Argentina mengendalikan pertandingan.
Setelah laga usai, Messi berbicara terbuka tentang kekecewaan yang sempat ia rasakan. Pengalaman itu, menurutnya, menjadi pelajaran penting di tengah perjalanan Argentina mempertahankan gelar.
Amarah di Awal yang Berbuah Manis

Penalti yang gagal di awal pertandingan sempat mengganggu ritme permainan Argentina. Bola hasil tendangan Messi melenceng dari sasaran setelah wasit memberikan penalti melalui tinjauan VAR.
Situasi itu membuat tensi pertandingan meningkat. Namun, ketenangan dan pengalaman para pemain Argentina membantu tim keluar dari tekanan dan perlahan mengambil alih kendali laga.
"Hari ini ada momen ketika saya sangat kesal karena gagal mengeksekusi penalti itu," kata Lionel Messi. "Tendangan saya sangat buruk. Untungnya kami bisa membalikkan keadaan, unggul, dan meraih tiga poin yang sangat penting."
"Sejak awal kami memang menargetkan kemenangan di setiap pertandingan. Kami adalah Argentina dan selalu ingin menang melawan siapa pun. Tapi kami juga tahu itu tidak mudah, semuanya harus dibuktikan di lapangan. Dan hari ini kami berhasil melakukannya," lanjut Messi.
Evaluasi Laga Ketat Kontra Austria
Austria memberikan perlawanan sengit sejak menit pertama. Permainan cepat yang mereka terapkan beberapa kali membuat lini tengah Argentina kesulitan mengembangkan permainan.
Meski lawan tidak banyak menciptakan ancaman berbahaya ke gawang Argentina, pertandingan tetap berjalan berat. Tim asuhan Lionel Scaloni harus bekerja keras untuk memastikan kemenangan.
"Tentu saja kemenangan selalu menjadi target kami," ujar Messi. "Kami tahu pertandingan tidak akan mudah. Di Piala Dunia ini semua laga terasa sulit dan tidak ada tim yang memberi ruang begitu saja."
"Sangat sulit bagi kami untuk menguasai bola selama yang kami inginkan," tambahnya. "Mereka memang tidak banyak mengancam gawang kami, tetapi pertandingan berjalan sangat ketat dan mereka bermain dengan tempo yang cepat."
Target Awal Tercapai di Puncak Grup J
Enam poin dari dua pertandingan membuat Argentina kokoh di puncak klasemen Grup J. Hasil itu sekaligus memastikan langkah mereka ke babak 32 besar lebih cepat dari jadwal.
Kepastian lolos memberi keuntungan tersendiri bagi Argentina. Mereka kini memiliki ruang untuk mempersiapkan diri dengan lebih tenang sebelum memasuki fase gugur.
"Saya senang dengan jalannya pertandingan dan tentu saja dengan kemenangan ini," kata Messi.
"Kami berhasil meraih enam poin dan lolos ke babak 32 besar, yang memang menjadi salah satu target awal kami. Kami juga berada di posisi teratas grup. Sekarang kami bisa sedikit lebih tenang karena target pertama sudah tercapai, lalu fokus memikirkan langkah berikutnya."
"Dan ya, saya menjalani semua ini sebagai sesuatu yang spesial, seperti yang selalu saya rasakan. Saya menikmati bermain dan menikmati setiap momen di lapangan," tutupnya.
Sesuai jadwal, Argentina akan menghadapi Yordania pada pertandingan terakhir fase grup pada 28 Juni. Laga itu akan menentukan apakah mereka mampu mengunci status sebagai juara Grup J sebelum memasuki babak gugur.
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Belum Menyerah! Inter Milan Nego Liverpool Lagi untuk Curtis Jones
Liga Italia 17 Agustus 2026, 23:59
-
Dewata Challenge Series 2026: Eliano Reijnders Siap Bermain Lawan Bali United
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 23:36
-
Klub Saudi Pro League Bermiant Pada Pedro Neto, Chelsea Tergoda Jual?
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 23:30
-
Real Madrid Siap Lepas Eduardo Camavinga ke MU, Minta Harga Segini
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 23:00
-
Michael Carrick Pelatih Bagus, Tapi Tidak Akan Sanggup Bawa MU Juara!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 22:34
-
Rodri Pilih Nomor Punggung Ini di Barcelona, Ada yang Harus Mengalah!
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 22:12
-
Mariano Peralta Merasa Makin Nyetel di Persib Bandung
Bola Indonesia 17 Agustus 2026, 22:12
-
Barcelona Siapkan Manuver Kejutan: Viktor Gyokeres Masuk Radar Transfer
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 21:23
-
Here We Go! AC Milan Gelontorkan Rp 1 Triliun untuk Boyong Pemain Timnas Belgia Ini
Liga Italia 17 Agustus 2026, 20:57
-
Tidak Ada yang Gratis Bagi Marcus Rashford di MU: Dia Harus Berjuang!
Liga Inggris 17 Agustus 2026, 20:30
-
3 Tahun Deco di Barcelona: Sang Arsitek Era Baru Blaugrana
Liga Spanyol 17 Agustus 2026, 20:16
-
Juventus Incar 2 Pemain AC Milan Sekaligus: Youssouf Fofana dan Fikayo Tomori
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:18
-
Juventus Resmikan Transfer John Lucumi dari Bologna
Liga Italia 17 Agustus 2026, 19:04
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
























KOMENTAR