Demi memenuhi ambisinya untuk bertahan di persaingan Piala Dunia, Nigeria sampai melakukan sebuah terapi khusus untuk fokus pada pertandingan melawan Yunani. Tim Elang Super memilih untuk berlatih khusus di sebuah lokasi di pantai Samudera Hindia di sebelah utara Kota Durban.
Tidak diketahui apakah Nigeria telah sukses mengembalikan konsentrasi mereka dalam menghadapi Yunani. Namun, yang jelas, mereka optimis mampu lolos dari hadangan "Tim Para Dewa" ini. "Saya tahu, anak asuh saya akan mengatasi situasi ini dengan baik. Jadi, dari sudut pandang saya, saya optimis kami bakal mampu melaju ke babak berikutnya," ujar sang pelatih, Lars Lagerback.
"Kemenangan dalam laga ini, dan laga berikutnya bakal sangat berarti bagi kami," tandas pria yang berpengalaman menangani timnas Swedia selama sembilan tahun ini.
Keyakinan Lagerback diamini oleh salah seorang penggawanya, Obafemi Martins. Penyerang yang kini merumput di Wolfsburg ini mengaku bahwa Elang Super bakal bertempur mati-matian untuk meraih kemenangan dalam laga yang bakal dihelat di Free State.
"Laga melawan Yunani sangatlah penting bagi kami karena kami harus meraih tiga poin penuh di laga ini. Kami sangat berpeluang untuk mewujudkan hal itu," papar Martins.
Optimisme kubu Nigeria ini tak berlebihan. Mereka bisa tampil dengan kekuatan penuh. Apalagi, Taye Taiwo telah sembuh dari cedera, dan berlatih sejak hari Minggu kemarin.
Yang membuat Lagerback sedikit pusing adalah apakah dia akan tetap memasang Chinedu Obasi di sisi kanan, atau menggantinya dengan Peter Odemwingie. Obasi bermain mengesankan saat melawan Argentina, namun, dia bermasalah dengan staminanya yang cepat terkuras.
Di lain pihak, Yunani, yang menjadi lawannya, tidak ingin menyerah begitu saja. Mereka ingin menghapus mimpi buruk di Piala Dunia 1994. Waktu itu, di Amerika Serikat, mereka harus menelan kekalahan tiga kali berturut-turut dan tak mencetak satu golpun.
Menanggapi ambisi mereka ini, Dimitris Salpingidis yakin bahwa mereka bakal bangkit dari hasil buruk yang mereka raih di partai perdana. "Kami memiliki kemampuan untuk itu, Kami masih belum tersingkir dari turnamen. Masih ada dua laga lagi dan kami masih memiliki kesempatan untuk bermimpi. kami akan melakukan yang terbaik untuk menjaga mimpi kami," ikrar, penyerang yang merumput di Panathinaikos ini.
Untuk menjaga mimpi Yunani, sang arsitek, Otto Rehhagel tampaknya akan melakukan banyak perubahan. Salah satunya dengan memasukkan Socratis Papastathopoulos dan Sotirios Kyrgiakos, untuk memperkuat lini pertahanan sekaligus untuk memperkuat daya gempur Yunani.
Patut ditunggu hasil laga antara dua tim pesakitan ini. Siapapun yang menang, akan memiliki kesempatan untuk menjaga impian mereka. Bagi yang kalah? Mereka harus segera mengemas impian mereka dan mempersiapkan diri untuk lolos ke ajang serupa empat tahun lagi. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
5 Statistik yang Membuktikan Bruno Fernandes Layak Jadi PFA Player of the Year 2026
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 20:14
-
AC Milan Bisa Meledak Bersama Ruben Amorim: Bukan Pelatih Biasa!
Liga Italia 26 Agustus 2026, 18:44
-
Transfer Tottenham Musim 2026/2027: Sudah Habiskan Rp10,37 Triliun!
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 17:47
-
Alejandro Balde Sudah Ambil Keputusan, Manchester United Dipastikan Gigit Jari!
Liga Inggris 26 Agustus 2026, 16:58
LATEST EDITORIAL
-
5 Pemain Manchester United yang Pernah Memakai Nomor 20 Sebelum Carlos Baleba
Editorial 26 Agustus 2026, 12:06
-
4 Klub yang Bisa Jadi Pelabuhan Nicolas Jackson, Aston Villa Paling Berpeluang?
Editorial 25 Agustus 2026, 11:33
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59





















KOMENTAR