Demi mengamankan tiga poin, Uruguay memainkan pola menyerang sejak menit awal dengan memasang tiga penyerang sekaligus di lini depan: Forlan, Luis Suarez dan Edinson Cavani, hasilnya mereka pun mendominasi serangan sepanjang pertandingan.
Setelah melancarkan sejumlah serangan namun tak berbuah hasil, Uruguay baru menuai hasil di menit 25 ketika dari luar kotak penalti Forlan melepas tendangan keras yang mengirim bola melayang menembus sisi atas gawang Afrika Selatan tanpa bisa dijangkau kiper Itumeleng Khune.
Unggul satu gol, Uruguay terus menekan pertahanan Bafana Bafana dan mereka nyaris menambah keunggulan di menit 32 andai tendangan Luis Suarez tak menyamping di sisi gawang Afrika Selatan.
La Celeste melanjutkan dominasi mereka di babak kedua dan mereka mendapat peluang untuk menambah keunggulan ketika Cavani menerima crossing Alvaro Pereira namun ia gagal menyarangkan bola ke gawang lawan.
Menit 53 kapten Diego Lugano yang berdiri tak terkawal berusaha menyundul tendangan bebas Forlan namun bola bisa ditepis Khune.
Afrika Selatan sendiri memiliki peluang emas di menit 66 kala Katlego Mphela berhasil menerima umpan silang Siboniso Gaxa di depan gawang Uruguay, tetapi sundulannya melenceng dari gawang Fernando Muslera.
Usaha Afrika Selatan untuk mengejar ketinggalan mendapatkan pukulan telak ketika di menit 76 kiper Itumeleng Khune menerima kartu merah akibat dianggap menjatuhkan Luis Suarez di kotak terlarang.
Forlan yang maju menjadi eksekutor menyelesaikan tugasnya dengan baik kala mengecoh kiper pengganti Moeneeb Josephs dan membawa Uruguay unggul 2-0.
Uruguay menambah duka tuan rumah di menit akhir ketika Alvaro Pereira menerima umpan crossing Luis Suarez di depan gawang Afrika Selatan dan melesakkan bola melewati kiper Joseph.
Kemenangan ini membawa Uruguay sementara memuncaki Grup A dengan poin 4, dan membuka lebar peluang mereka lolos ke babak berikutnya. Sementara Afrika Selatan menghadapi jalan terjal karena di laga terakhir mereka harus menghadapi juara dunia 1998, Prancis. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Psywar? Didier Deschamps: Spanyol Unggulan Lolos ke Final, Bukan Prancis!
Piala Dunia 14 Juli 2026, 12:30
-
Paul Scholes Ingatkan MU: Youri Tielemans Saja Tidak Cukup!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 11:00
-
Semifinal Piala Dunia 2026: 8 Pemain yang Bisa Menjadi Kunci ke Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:08
-
Prancis Tak Siapkan Strategi Khusus untuk Hentikan Lamine Yamal
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:05
-
Kolom Opini: Prancis vs Spanyol, Saat Adaptasi Menjadi Mazhab Baru
Piala Dunia 14 Juli 2026, 10:00
-
Legenda MU Acungi Jempol Transfer Youri Tielemans: Langkah yang Cerdas!
Liga Inggris 14 Juli 2026, 10:00
-
Pulang dari Piala Dunia 2026, Tim Nasional Norwegia Disambut Bak Juara
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:59
-
Gabung MU, Andrey Santos Tidak Sabar Disulap Tangan Dingin Carrick
Liga Inggris 14 Juli 2026, 09:30
-
Inggris vs Argentina: Adu Mental dan Ketahanan Menuju Final
Piala Dunia 14 Juli 2026, 09:13
-
Youri Tielemans Tes Medis di MU Hari Ini, Segera Diperkenalkan ke Publik
Liga Inggris 14 Juli 2026, 08:59
-
Prancis, Spanyol, dan Sebuah Hati yang Terbagi
Piala Dunia 14 Juli 2026, 08:29
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55




















KOMENTAR