
Dalam laga tersebut, Jepang, yang digadang-gadang menjadi tim kuda hitam, mampu memberikan perlawanan sengit pada Paraguay. Bahkan, anak asuh Takeshi Okada ini seakan tak pernah berhenti meneror pertahanan paraguay, yang digalang penjaga gawang kawakan Justo Villar.
Jepang mampu mengancam gawang Villar, di awal laga melalui Yoshito Okubo. Sayangnya, tembakan Okubo masih melebar dari gawang Villar.
Paraguay, langsung membalas serangan Jepang ini. Sayang, sundulan Edgar Benitez, memanfaatkan umpan silang Roque Santa Cruz, masih melambung di atas gawang Eiji Kawashima.
Menit ke-21, lagi-lagi Paraguay memiliki peluang emas. Lucas Barrios yang menyelinap di antara pemain belakang Jepang, mampu melepaskan sebuah tembakan ke gawang Jepang, yang sayangnya, masih tepat mengarah ke Kawashima.
Kurang dari semenit kemudian, Daisuke Matsui sukses menguasai bola liar di luar kotak penalti Jepang. Sayang , tendangan jarak jauhnya masih menerpa mistar gawang Paraguay.
Menit ke-29, Santa Cruz kembali mendapat peluang, ketika bola mengarah kepadanya. Sayang, tendangan voli kaki kiri pemain Manchester City itu masih melebar.
Lima menit menjelang turun minum, giliran Keisuke Honda yang mendapat kesempatan emas. Namun, tendangan kerasnya dari jarak 18 meter masih melebar dari gawang Villar.
Di babak kedua, Nestor Ortigoza nyaris membuat Paraguay unggul, ketika dia bisa mengobrak-abrik lini pertahanan Jepang. Namun, tendangan kerasnya mampu diblok pemain belakang Samurai Biru, Yuto Nagatomo. Dan berakhirlah satu-satunya kesempatan emas bagi kedua tim yang terjadi di babak kedua.
Lima menit babak pertama perpanjangan waktu, Paraguay kembali memporak-porandakan pertahanan Jepang. Sayangnya, sundulan Barrios memanfaatkan umpan silang Morel hanya jatuh tepat di pelukan Kawashima.
Jepang sendiri bukannya nihil peluang. Sebuah tendangan bebas Honda memaksa Villar bersusah payah menyelamatkan gawangnya, dan menjaga gawang Paraguay tetap perawan hingga babak kedua perpanjangan waktu berakhir.
Dalam adu penalti, Oscar Cardozo menjadi pahlawan Paraguay. Eksekusi penaltinya mampu menaklukkan Kawashima dan memastikan kemenangan Paraguay, setelah sebelumnya eksekusi Yuichi Komano hanya membentur mistar gawang Paraguay. (bola/den)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Prediksi Liverpool vs Newcastle 1 Februari 2026
Liga Inggris 31 Januari 2026, 03:01
-
Prediksi Elche vs Barcelona 1 Februari 2026
Liga Spanyol 31 Januari 2026, 00:59
-
Proliga 2026: Jakarta Pertamina Enduro Bangkit di Saat Tepat, Medan Falcons Jadi Korban
Voli 30 Januari 2026, 22:47
-
Negosiasi Transfer Marcus Rashford: Barcelona Ajukan Opsi Lain ke MU
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 19:39
-
Prediksi BRI Super League: Malut United vs Bhayangkara FC 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:43
-
Presiden Barcelona Amankan Dua Pemain La Masia: Tidak Dilepas!
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:43
-
Prediksi BRI Super League: Persis vs Persib 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:39
-
Prediksi BRI Super League: Madura United vs PSBS Biak 31 Januari 2026
Bola Indonesia 30 Januari 2026, 18:33
-
Setelah Kalah Memalukan, Real Madrid Akui Masalah di Lini Tengah
Liga Spanyol 30 Januari 2026, 18:13
LATEST EDITORIAL
-
7 Klub yang Paling Berpeluang Merekrut Raheem Sterling Usai Berpisah dengan Chelsea
Editorial 30 Januari 2026, 13:06
-
7 Bintang Muda yang Mencuri Perhatian di Liga Champions 2025/26
Editorial 28 Januari 2026, 13:57
-
Arsenal di Ambang Sejarah Liga Champions, Mampukah Menyapu Bersih Fase Liga?
Editorial 28 Januari 2026, 13:46
-
5 Pemain yang Pernah Berseragam Borussia Dortmund dan Inter Milan
Editorial 27 Januari 2026, 16:30




















KOMENTAR