Kedua tim membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang mereka lolos ke babak selanjutnya tanpa memandang hasil pertandingan lain antara Ghana melawan Jerman, namun Serbia yang memiliki peluang lebih besar memiliki ambisi yang sama besarnya untuk lolos, mengambil inisiatif serangan sejak kickoff dimulai.
Memanfaatkan keunggulan teknik serta kecepatan, Serbia mencatat peluang pertama di menit kelima ketika Milos Krasic menusuk ke kotak penalti Australia namun tendangannya dari sudut sempit masih bisa ditepis kiper Mark Schwarzer.
Enam menit kemudian Krasic kembali membuang peluang emas untuk membawa Serbia unggul ketika dari sebuah serangan balik ia menerima umpan terobosan Milos Ninkovic dan memperdaya Schwarzer, namun tendangannya melebar dari gawang Australia.
Serbia terus mendominasi serangan sementara Australia berusaha menemukan ritme permainan mereka, dan sekali lagi Schwarzer menggagalkan peluang Serbia ketika ia membendung tembakan jarak dekat Branislav Ivanovic yang berdiri bebas di dalam kotak penalti.
The Socceroos mencatat satu peluang terbaik sebelum turun minum ketika di menit 32 crossing mereka berhasil menaklukkan pemain belakang Serbia namun sundulan Tim Cahill masih melebar.
Australia bermain lebih tenang di babak kedua, dan mereka nyaris memimpin kala tendangan bebas Mark Bresciano dari depan kotak penalti masih bisa dihalau penyerang Serbia, Nikola Zigic yang turun membantu pertahanan.
Serbia kembali membuktikan serangan balik mereka amat berbahaya ketika di menit 53 Milan Jovanovic berhasil lolos dari pengawalan lini belakang Australia dan dari sisi kiri ia melepas umpan silang ke kotak penalti, namun tembakan Zigic yang menerima bola justru melayang di atas gawang Schwarzer.
Australia akhirnya memecah kebuntuan mereka di menit 69 ketika dari umpan lambung Luke Wilshire, Cahill melompat menaklukkan Nemanja Vidic dan menyundul bola menembus sudut gawang Serbia tanpa bisa dijangkau Vladimir Stojkovic.
Gol tersebut membangkitkan momentum Australia, terlebih setelah Jerman mengungguli Ghana dengan skor 1-0 di Johannesburg, dan Socceroos kembali menambah gol empat menit kemudian ketika Brett Holmann dengan bebas membawa bola dari tengah lapangan sebelum melepas tendangan keras dari luar kotak penalti Serbia, menembus sudut bawah gawang Stojkovic.
Tertinggal dua gol, Serbia baru bermain panas dan mereka mengejar ketinggalan di menit 84 setelah Schwarzer gagal membendung tendangan Zoran Tosic dan bola yang mental dari tangkapannya berhasil disambut Marko Pantelic yang berdiri bebas di tengah kotak penalti.
Gol Pantelic tersebut membuat pemain Serbia kembali agresif namun waktu yang tersisa tak cukup bagi mereka untuk menyamakan kedudukan meski mereka mencatat sejumlah peluang yang gagal diselesaikan dengan baik sebelum peluit panjang ditiup wasit.
Kemenangan ini tak cukup bagi Australia untuk mengamankan tiket ke 16 besar setelah mereka kalah dalam selisih gol dari Ghana, namun setidaknya tambahan tiga poin membuat mereka lepas dari dasar klasemen dan finis di posisi ketiga, menggeser Serbia ke posisi buncit. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Head-to-Head Barcelona vs Real Madrid Jelang Final Piala Super Spanyol 2026
Liga Spanyol 11 Januari 2026, 00:10
-
Joan Garcia Siap Jalani Debut El Clasico Sebagai Kiper Terbaik Eropa
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:57
-
Prediksi Bayern vs Wolfsburg 11 Januari 2026
Bundesliga 10 Januari 2026, 23:56
-
Prediksi Man United vs Brighton 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:51
-
Rodrygo Goes Dipastikan Fit, Siap Guncang El Clasico Final Piala Super Spanyol
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:48
-
Prediksi Fiorentina vs Milan 11 Januari 2026
Liga Italia 10 Januari 2026, 23:47
-
Prediksi Portsmouth vs Arsenal 11 Januari 2026
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:41
-
Hansi Flick Pastikan Lamine Yamal Siap Hadapi El Clasico
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 23:33
-
5 Pertanyaan yang Harus Dijawab Ole Gunnar Solskjaer dalam Wawancara Manajer Man Utd
Liga Inggris 10 Januari 2026, 23:00
-
Lavani Tunjukkan Dominasi, Kalahkan Garuda Jaya 3-0 di Laga Perdana Proliga 2026
Voli 10 Januari 2026, 22:47
-
Rekor Sempurna Hansi Flick di Final Jadi Ancaman Real Madrid
Liga Spanyol 10 Januari 2026, 22:38
LATEST EDITORIAL
-
8 Mantan Anak Buah Ole Gunnar Solskjaer yang Masih Bertahan di Manchester United
Editorial 9 Januari 2026, 11:22
-
Peringkat 9 Manajer Manchester United Setelah Sir Alex Ferguson, Siapa Terbaik?
Editorial 7 Januari 2026, 13:52
-
4 Mantan Bintang Man United yang Pernah Jadi Pelatih Sementara di Old Trafford
Editorial 7 Januari 2026, 12:55
-
4 Pemain Gratis yang Bisa Direkrut Manchester United Musim Depan
Editorial 5 Januari 2026, 15:52




















KOMENTAR