Spanyol mendominasi permainan sejak menit awal dan menekan Swiss di areanya sendiri, namun Swiss memperagakan permainan efektif dengan pressure ketat dibumbui tackle keras untuk mengimbangi kekuatan Spanyol.
Usaha Swiss mematikan lini tengah Spanyol dengan mengawasi ketat pergerakan motor La Furia Roja, Xavi dan Andres Iniesta, cukup berhasil. Dan meski bermain lebih superior dalam penguasaan bola, Spanyol tak mampu menembus ketatnya pertahanan yang dibangun Swiss.
Peluang terbaik Spanyol baru didapat di pertengahan babak pertama kala tembakan jarak dekat Gerard Pique menerima umpan Iniesta bisa digagalkan kiper Swiss, Diego Benaglio yang bermain gemilang. Sementara satu-satunya peluang Swiss diperoleh di menit 26 ketika tendangan bebas Reto Ziegler bisa ditepis Iker Casillas.
Dominasi Spanyol di babak pertama tak dibarengi dengan penyelesaian akhir yang sempurna sehingga memasuki turun minum, kedua tim harus puas dengan hasil imbang tanpa gol.
Memasuki babak kedua, Spanyol tetap tak menurunkan tempo permainan dan kembali mereka mengancam gawang Benaglio lewat tendangan keras Xabi Alonso yang masih melayang tinggi di atas mistar gawang Swiss, dan beberapa menit berselang giliran tembakan David Silva yang melenceng dari gawang lawan.
Kegagalan Spanyol memanfaatkan peluang mereka harus dibayar mahal ketika di menit 52 serangan balik Swiss memporak-porandakan pertahanan Spanyol.
Eren Derdiyok yang membawa bola menusuk ke kotak penalti disapu oleh Casillas, namun bola jatuh di kaki Gelson Fernandes yang melepas tembakan ke arah gawang. Pique berhasil membendung serangan itu, namun bola kembali pada Fernandes yang sukses menyarangkan bola ke gawang Spanyol meski berusaha dijegal oleh Casillas.

Gol Gelson Fernandes ke gawang Spanyol (c)AFP
Spanyol yang tersentak oleh gol tersebut segera meningkatkan tempo dan berkali-kali melancarkan serangan ke jantung pertahanan Swiss, namun kembali buruknya penyelesaian akhir membuat mereka gagal membobol gawang Benaglio.
Peluang terbaik Spanyol datang di menit 70 ketika berawal dari sepak pojok, Xabi Alonso menerima bola di luar kotak penalti dan melepas tembakan keras namun bola masih membentur mistar gawang Benaglio.
Swiss pun mencatat peluang emas untuk menambah keunggulan di menit 74 ketika lewat serangan balik, kembali mereka menerobos ke kotak penalti dan Derdiyok berhasil melewati penjagaan dua bek Spanyol sebelum melepas tembakan dari jarak dekat, sayang bola cuma membentur tiang dekat gawang Casillas.
Spanyol terus melakukan tekanan bertubi-tubi namun hingga peluit panjang ditiup wasit, Swiss berhasil bertahan dari gempuran Spanyol dan meraih kemenangan historis di ajang Piala Dunia. (bola/row)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Juventus Cemas, Kenan Yildiz Terancam Absen 2 Bulan Usai Cedera Lawan Frosinone
Liga Italia 25 Agustus 2026, 10:44
-
Newcastle Sepakat Rekrut Nico Gonzalez dari Manchester City
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 10:04
-
Jadwal Lengkap Serie A 2026/2027
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:59
-
Jadwal Lengkap La Liga 2026/2027
Liga Spanyol 25 Agustus 2026, 09:52
-
Jadwal Lengkap Premier League 2026/2027
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 09:47
-
Juventus Capai Kesepakatan Rekrut Kamil Grabara dari Wolfsburg
Liga Italia 25 Agustus 2026, 09:24
-
Manchester City Sepakat Datangkan Allan Elias dari Palmeiras
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:44
-
5 Pelajaran Chelsea vs Fulham: Cole Palmer Bersinar dalam Debut Impian Xabi Alonso
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 08:04
-
Workout Selesai, Nongkrong Menanti: Ini Cara Balik Fresh Tanpa Extra Time
Lain Lain 25 Agustus 2026, 08:00
-
Xabi Alonso Bela Robert Sanchez Usai Bikin 2 Blunder Kontra Fulham
Liga Inggris 25 Agustus 2026, 07:24
LATEST EDITORIAL
-
5 Alternatif Bek Kiri Manchester United jika Gagal Mendapatkan Lewis Hall
Editorial 12 Agustus 2026, 12:51
-
6 Pemain yang Bisa Dijual Real Madrid demi Datangkan Rekrutan Baru
Editorial 5 Agustus 2026, 10:59
-
5 Pemain yang Masih Bisa Direkrut Manchester United Sebelum Bursa Transfer Ditutup
Editorial 4 Agustus 2026, 13:00
-
7 Transfer yang Bisa Dituntaskan Manchester United Pekan Ini
Editorial 3 Agustus 2026, 10:59
















KOMENTAR