Dirinya diberondong serangkaian pertanyaan oleh pihak kepolisian Paris yang menjadi sebuah bagian investigasi yang mereka jalankan, namun pihak pengacara Ribery yang bernama Sophie Bottai, menjelaskan status kliennya hanyalah sebagai saksi.
"Dia ditanyai hanya sebagai saksi, ini semua hanya karena dia merupakan bagian dari skuad dan saling mengenal dengan pemain lainnya, dan cukup sampai di sini, itu saja" tutur Sophie.
Pihak pengadilan memastikan masih akan memanggil sejumlah anggota skuad milik Raymond Domenech yang lain dalam beberapa waktu ke depan, karena penyelidikan kasus prostitusi ilegal ini memang masih berjalan.
Sebelumnya dilaporkan ada tiga anggota skuad Les Blues Prancis yang terlibat dalam skandal seks ini, dan salah satu anggota tersebut telah berhubungan secara langsung dengan tenaga prostitusi yang masih di bawah umur (di bawah 18 tahun).
Berdasarkan laporan dari sebuah sumber yang melakukan investigasi menyebutkan pemain yang terkait mengaku tidak mengetahui bahwa PSK yang ia kencani masih di bawah usia legal untuk terlibat dalam bisnis prostitusi, tempat kejadian sendiri kabarnya terjadi di sebuah klub malam yang berletak di kawasan Champs-Elysées, Paris.
Sementara Presiden Federasi Sepak Bola Prancis (FFF), Jean-Pierre Escalettes, yang jelas ikut tercoreng mukanya hanya sedikit berkomentar ketika ditanya permasalahan pelik yang melanda timnya.
"Saya paham betul kasus ini masih dalam proses investigasi dan masih sedang berjalan, jadi tidak bijak jika saya menjawabnya di saat masih seperti ini," tuturnya.
Terkuaknya kasus ini jelas menjadi hantaman keras untuk kesekian kalinya bagi timnas Prancis, yang sebelumnya juga lolos secara tidak mengesankan ke Piala Dunia 2010 terkait kasus hand ball, Thierry Henry, di babak Play Off.
L'Equipe menyebut pihak pengadilan akan menahan skuad Les Blues yang terlibat dalam kasus ini jika terbukti bersalah, meski bisa saja mereka dilepaskan dengan jaminan. Namun langkah tersebut bisa saja membuat mereka (timnas Prancis) akan kehilangan sejumlah sponsor mereka. (afp/times/lex)
TAG TERKAIT
BERITA TERKAIT
LATEST UPDATE
-
Karakter Impian Pratama Arhan di Persija: Pekerja Keras dan Disiplin
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 19:23
-
Prancis di Piala Dunia 2026: Terbaik, Skilful, dan Paling Berbahaya
Piala Dunia 10 Juli 2026, 17:53
-
Herdman Ingin Bawa Timnas Indonesia Angkat Trofi Piala AFF 2026
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 17:37
-
Hadapi Musim yang Padat, Persib Kelola Fisik dan Mental
Bola Indonesia 10 Juli 2026, 16:58
-
Luis De La Fuente: Belgia Dulu, Baru Prancis!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 15:00
-
Romelu Lukaku: Belgia Punya Semua yang Dibutuhkan untuk Jegal Spanyol!
Piala Dunia 10 Juli 2026, 14:30
LATEST EDITORIAL
-
6 Alternatif Enzo Fernandez untuk Real Madrid
Editorial 3 Juli 2026, 14:19
-
Makin Panas! 5 Opsi Klub Baru Julian Alvarez, Barcelona Jadi Tujuan Impian
Editorial 24 Juni 2026, 15:34
-
6 Kemenangan Terbesar dalam Sejarah Piala Dunia
Editorial 15 Juni 2026, 16:55





















KOMENTAR